Tampilkan postingan dengan label Fragmen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fragmen. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Februari 2018

Ribuan Pelajar-Santri Dukung Eksekusi Mati Terpidana Narkoba

Majalengka, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Ribuan pelajar dan santri Majalengka mendukung eksekusi mati terpidana narkoba Bali Nine segera dilakukan. Dukungan digelar dalam bentuk aksi tanda tangan petisi dukungan kepada Presiden Joko Widodo oleh pelajar dan santri Al-Mizan Ciborelang dalam acara karnaval yang bertajuk “Perdamaian untuk Bangsa” di Alun-alun Kecamatan Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (07/03).

Menurut Kordinator acara, Ade Duryawan, aksi ini adalah salah satu wujud kepedulian terhadap generasi bangsa yang? saat ini terancam masa depannya oleh Narkoba. “Saat ini ada sekitar 4,1 juta lebih pengguna narkoba di Indonesia. Kami mendukung eksekusi mati, sebab narkoba betul-betul telah menghancurkan masa depan generasi bangsa ini,” tegas Ade di sela-sela acara.

Ribuan Pelajar-Santri Dukung Eksekusi Mati Terpidana Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)
Ribuan Pelajar-Santri Dukung Eksekusi Mati Terpidana Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)

Ribuan Pelajar-Santri Dukung Eksekusi Mati Terpidana Narkoba

KH Maman Imanulhaq, anggota DPR RI, yang turut menginisiasi kegiatan menegaskan bahwa Indonesia kini masuk dalam kondisi darurat narkoba. Karena itu , menurut Maman, selain tindakan tegas bagi bandar dan pengedar, hal penting lainnya adalah upaya pencegahan yang dilakukan secara masif oleh berbagai pihak, baik pemerintah, aparat, maupun masyarakat.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Maman menyebutkan, sejak dini anak-anak perlu diberi pemahaman akan bahaya narkoba, termasuk lewat pendidikan di sekolah dan rumah. Ia yakin kedua tempat ini bisa menjadi benteng yang kuat bagi pencegahan narkoba.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Anak-anak kita mesti dijaga baik-baik, karena mereka itu aset bangsa. Jangan sampai bangsa ini hancur gara-gara generasi penerusnya pecandu narkoba,” jelas anggota DPR RI Komisi VIII itu.

Iring-iringan karnaval yang melibatkan 41 SD/MI se-Majalengka tersebut tampak mengular sejauh 1 kilometer dan sempat memacetkan arus lalu lintas. Anak-anak terlihat antusias mengikuti pawai yang bertolak dari alun-alun Kecamatan Jatiwangi? dan berakhir di kompleks Pesantren Al-Mizan.

Sambil membawa berbagai macam poster dan mengenakan beragam atribut, sepanjang jalan peserta pawai meneriakkan yel-yel antinarkoba, antikorupsi, anti-free sex, antikekerasan anak, serta yel-yel dukungan mereka menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Karnaval merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Festival Al-Mizan ke-14 yang rutin digelar oleh Pondok Pesantren Al-Mizan Ciborelang, Jatiwangi, Majalengka. Selain karnaval, dalam rangka memeriahkan festival itu digelar juga kegiatan lain yang melibatkan partisipasi anak-anak, antara lain pameran pendidikan dan kreativitas anak, pagelaran seni budaya lokal, dan kompetisi futsal dan bola volley antar SD/MI se Majalengka. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Warta, Doa, Fragmen Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Jumat, 02 Februari 2018

Propaganda Kelompok Takfiri Jelas Gerakan Politik, Bukan Gerakan Agama

Subang, Internet Marketer Nahdlatul Ulama - Gerakan takfiri yang menuduh bahwa selain kelompoknya adalah kafir dinilai sebagai gerakan yang tidak murni gerakan agama tetapi ditunggangi gerakan politik. Dalam gerakan takfiri itu terdapat muatan politik yang ingin merebut kekuasaan yang sah.

"Ternyata gerakan takfiri ini ujung-ujungnya hormat bendera haram, pemerintah itu thaghut, Pancasila thaghut, tentara dan polisi thagut dan seterusnya sehingga pemerintahan yang ada sekarang harus digulingkan," kata Ketua MWCNU Cipeundeuy Kabupaten Subang KH Asep Zarkasih dalam pengajian walimatul arsy di Subang. Sabtu (16/9) malam.

Propaganda Kelompok Takfiri Jelas Gerakan Politik, Bukan Gerakan Agama (Sumber Gambar : Nu Online)
Propaganda Kelompok Takfiri Jelas Gerakan Politik, Bukan Gerakan Agama (Sumber Gambar : Nu Online)

Propaganda Kelompok Takfiri Jelas Gerakan Politik, Bukan Gerakan Agama

Ditambahkan, jika takfiri ini murni gerakan agama tentu saja akan mengusung nilai-nilai akhlak karena akhlak merupakan bagian penting yang tidak bisa lepas dari ajaran agama Islam. Dalam kisah Nabi Muhammad pun sudah banyak diceritakan tentang keluhuran akhlak Rasulullah dalam berdakwah.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Selain itu, kata dia, ajaran Islam yang cocok diterapkan di bumi Nusantara adalah ajaran Islam Ahlussunah wal Jamaah (aswaja) karena ajaran Aswaja telah terbukti berhasil menyatukan bangsa Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau, adat dan suku bangsa dan bahasa.

"Organisasi yang membentengi ajaran Ahlussunah wal Jamaah di Indonesia adalah NU," ujarnya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Ia melanjutkan, dalam berdakwah NU selalu mengedepankan akhlakul karimah sehingga NU bisa berdampingan dengan siapa pun dan kelompok mana pun termasuk dengan kelompok takfiri. Hanya saja kelompok ini selalu menganggap dan menuduh kafir kepada ajaran dan amaliah NU sehingga tuduhan-tuduhan miring yang dialamatkan kepada NU tersebut perlu diluruskan dan diklarifikasi. (Aiz Luthfi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Bahtsul Masail, Fragmen Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Rabu, 17 Januari 2018

Acara Masih Besok, Kursi Pertunjukan Malam Pembacaan Puisi Palestina Ludes

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama - KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) dan kawan-kawan akan menggelar Doa Untuk Palestina, malam pembacaan puisi-puisi Palestina di Graha Bakti Budaya, Kompleks Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat pada Kamis (24/8) malam. Tetapi beberapa hari sebelum acara dimulai, kursi penonton sudah habis dipesan di panitia penyelenggara.

“810 kursi habis,” kata Achmad Solechan, tim panitia penyelenggara, kepada Internet Marketer Nahdlatul Ulama, Selasa (22/8) sore.

Acara Masih Besok, Kursi Pertunjukan Malam Pembacaan Puisi Palestina Ludes (Sumber Gambar : Nu Online)
Acara Masih Besok, Kursi Pertunjukan Malam Pembacaan Puisi Palestina Ludes (Sumber Gambar : Nu Online)

Acara Masih Besok, Kursi Pertunjukan Malam Pembacaan Puisi Palestina Ludes

Menurut Solechan, panitia akan tetap memfasilitasi warga yang ingin mengunjungi pertunjukan malam puisi ini. Panitia akan berupaya agar pertunjukan di dalam ruangan tetap dapat disaksikan oleh mereka yang tidak kebagian kursi di dalam ruangan.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Tetapi kita menyediakan di area pelataran teras Graha Bhakti Budaya, layar proyektor yang bisa dinikmati penonton di luar. Jadi setiap yang datang tetap bisa mengikuti acara berlangsung,” kata Solechan.

Pertunjukan malam pembacaan puisi-puisi untuk Palestina ini didorong oleh keprihatinan Gus Mus dan kawan-kawannya atas nasib kemanusiaan warga Palestina yang teraniaya oleh Israel.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Mendengar berita-berita memilukan tentang Palestina dan saudara-saudara kita bangsa Palestina yang terus dizalimi penjajah Israel, justru di saat kita sendiri sedang dalam suasana merayakan kemerdekaan kita, aku dan kawan-kawan tergerak untuk menyelenggarakan lagi ‘Malam Palestina sebagai ungkapan rasa keprihatinan dan solidaritas kita kepada saudara-saudara kita yang tak kunjung merdeka itu,” kata Gus Mus dalam laman facebook-nya.

Mereka yang rencananya akan hadir adalah Gus Mus, Abdul Hadi WM, Sutarji Colzoum Bahri, KH M Quraish Shihab, Acep Zamzam Nur, Renny Djajusman, Fatin Hamamah, D Zawawi Imron, Butet Kertaredjasa, Slamet Rahardjo, Mahfud MD, Joko Pinurbo, Sosiawan Leak, Inayah Wahid, Najwa Shihab, Ratih Sanggarwati, Ulil Abshar Abdalla, Taufiq Ismail, Jamal D Rahman dan Anis Sholeh Basyin.

Acara yang diselenggarakan oleh Gus Mus dan kawan-kawan ini terbuka untuk umum dan gratis. Di acara ini nanti akan digelar perbincangan puisi-puisi Timur Tengah dan dimeriahkan oleh grup Laela Majnun dari Semarang.

Acara seperti ini, kata Solechan, bukan untuk kali pertama diadakan. Pada tahun 1982 acara malam Palestina pernah digelar. Gus Dur yang waktu itu menjadi Ketua DKJ meminta Gus Mus membaca puisi-puisi Arab. Di tahun itu pula Gus Mus pertama kali tampil membaca puisi di publik. (Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Cerita, Fragmen Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Senin, 15 Januari 2018

Selamat, Muslimat NU Juara 1 Mendongeng se-Garut

Surabaya,Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Anggota Muslimat NU atas nama Kokom Komariah berhasil merebut juara pertama pada lomba mendongeng yang diselenggarakan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Garut, Jawa Barat. Anggota Muslimat NU yang lain atas nama Ajeng Dewi merebut juara 3.

Menurut Kokom Komariah kegiatan yang berlangsung pada Ahad (13/4) dalam rangka memperingati Ulang Tahun GOW, Ulang Tahun Hari Jadi Garut, dan Hari Kartini tersebut diikuti 37 peserta.

Selamat, Muslimat NU Juara 1 Mendongeng se-Garut (Sumber Gambar : Nu Online)
Selamat, Muslimat NU Juara 1 Mendongeng se-Garut (Sumber Gambar : Nu Online)

Selamat, Muslimat NU Juara 1 Mendongeng se-Garut

Dia menceritakan, judul dongeng disediakan oleh panitia penyelenggara. Peserta bisa memilih di antara dua judul yaitu Sejarah Kabupaten Garut dan RAA Lasminingrat (tokoh perempuan Garut).

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Ngadongéngna nganggo bahasa Sunda, durasina 7 menit (peserta mendongeng harus menggunakan bahasa Sunda dalam durasi 7 menit),” katanya ketika dihubungi Internet Marketer Nahdlatul Ulama Senin (14/4).

Dari dua judul itu, Kokom yang juga salah seorang pengajar di Pesantren Nurulhuda Cisurupan, memilih Sajarah Kabupaten Garut.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Pada saat mendongeng, lanjut dia, peserta harus mengenakan kabaya Sunda tanpa membawa properti apa pun.

Sekretaris Pengurus Pusat Lebaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi) NU M. Dienaldo mengapresiasi kegiatan tersebut, baik kepada panitia yang menyelenggarakan maupun peserta yang ikut.

Sebab, menurut dia, hal itu merupakan bagian dari upaya menjaga kelestarian budaya masyarakatnya, dalam hal ini bahasa dan pakian. “Hal ini perlu dilakukan oleh Muslimat-Muslimat NU di tempat lain,” katanya ketika dihubungi Internet Marketer Nahdlatul Ulama dari Surabaya.

Lebih jauh, ia menyebut dongeng itu sangat penting dikuasai seorang ibu supaya dia bisa melakukan kepada anak-anak atau cucunya. Sebab dongeng sangat baik bagi imajinasi anak-anak.

“Hampir setiap orang besar punya pengalaman didongengin sama orang tuanya ketika kecil sehingga batinnya menjadi kaya,” katanya.

Di dalam dongeng, lanjut dia, terdapat nilai-nilai yang bisa diserap oleh anak tanpa merasa digurui. Meskipun ada cerita atau karakter yang tidak baik dalam dongeng, seorang anak akan bisa menyaringnya. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Syariah, Fragmen, Habib Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Rabu, 10 Januari 2018

Apa Pun, Cinta itu Milik Allah

Oleh KH Abd Nashir Fattah



Ketertarikan lelaki kepada wanita itu sudah tercipta dan terbentuk semenjak manusia itu masih berada di Surga. Saat itu, Allah SWT menempatkan abul basyar, Adam ‘alaihissalâm di Surga. Dia sendirian. Dia berjalan ke sana kemari tanpa ada yang menemani. Akhirnya dia tertidur. Pada saat dia tidur, Allah SWT menciptakan Hawa dari tulung rusuk pendek Adam sebelah kiri. Ketika terbangun dari tidurnya, dia melihat di sampingnya ada seorang wanita. Dia tertarik (dan hendak menyentuhnya). Kemudian Malaikat menegurnya: "Wahai Adam, tidak boleh (engkau menyentuhnya), sebelum engkau menyerahkan maharnya terlebih dahulu."

Apa Pun, Cinta itu Milik Allah (Sumber Gambar : Nu Online)
Apa Pun, Cinta itu Milik Allah (Sumber Gambar : Nu Online)

Apa Pun, Cinta itu Milik Allah

Adam ‘alaihissalâm bertanya: "Apa maharnya?" Malaikat menjawab: "(Maharnya adalah) membaca shalawat kepada Muhammad shallallâhu ‘alaihi wasallam sebanyak tiga atau dua puluh kali."

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Allah Swt berfirman:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

"Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaannya kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)." (Q.S. al Imran: 14)

Dalam kehidupan di dunia ini, manusia dihiasi dengan beraneka macam perhiasan, kenikmatan dan segala hal yang diingini, disenangi, dan dicintai. Namun yang pertama kali disebutkan oleh Allah subhanahu wata‘âlâ berkaitan dengan perhiasan ini adalah "wanita", hal ini dikarenakan fitnah (ujian, red) yang ditimbulkannya lebih berat dan dahsyat dibandingkan yang lainnya.

Baginda Rasul Saw bersabda:

? «? ? ? ? ? ? ? ? ? ?» [? ? ? ? ?1 ?120

"Tidak aku tinggalkan atas umatku suatu fitnah yang lebih membahayakan bagi lelaki selain wanita.”

Meskipun demikian, jika seorang lelaki menikahi wanita dengan tujuan agar dirinya terhindar dari perbuatan zina dan bermaksud untuk mempunyai banyak keturunan, maka hal yang demikian ini adalah dianjurkan, disunnatkan bahkan bisa jadi wajib hukumnya, sebagaimana banyak hadits yang menunjukkan, menjelaskan, dan menganjurkan hal tersebut.

Abdullah Ibnu Masud Ra. berkata: Rasulullah Saw. bersabda kepada kami:

? [? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?»[? ? ? ?: ?7 ?3? ? ? ?: ?2 ?1082

"Wahai anak-anak muda, barangsiapa di antara kalian telah mampu berkeluarga hendaknya dia nikah, karena nikah itu dapat menundukkan (memejamkan) mata dan memelihara kemaluan. Barangsiapa belum mampu nikah, hendaknya dia berpuasa, sebab puasa itu dapat mengendalikannya.”

Anas Ibnu Malik RA berkata: Rasulullah memerintahkan kami berkeluarga dan sangat melarang kami membujang. Beliau bersabda:

? [? ? ? ? ? ? ? ? ? [? ? ? "? ?"? ?7 ?131

"Nikahilah perempuan yang penyanyang dan subur, sebab aku akan berbangga dengan jumlah kalian yang banyak, di hadapan para Nabi besuk pada hari kiamat.”

Allah SWT menetapkan dan memberlakukan Syariat Islam itu pasti sejalan dengan fithrah manusia. Manusia mempunyai fithrah mencintai dan dicintai oleh lawan jenisnya. Untuk menyalurkannya, Allah SWT mensyariatkan pernikahan.

Dengan cinta kasih, pernikahan menjadi lebih indah, tenteram dan memberikan rasa tenang bagi keduanya. Apalagi cinta yang mendalam merupakan salah satu kekuatan yang bisa melanggengkan hubungan (mu’asyarah) antara seorang lelaki dengan wanita dalam mengarungi kehidupannya berumah tangga.

Seorang mukmin, baik lelaki maupun wanita, sesempurna dan setinggi apa pun ke imanannya, setinggi apa pun tingkat keshalehannya, dia tetaplah manusia biasa. Sifat-sifat kemanusiaanya tetap melekat kepadanya. Dia bisa memiliki cinta kasih yang mendalam dan tulus. Dia bisa memiliki rasa rindu yang sangat akan hadirnya seorang pendamping hidup yang dicintai dan mencintainya sepenuh hati. Dia bisa mempunyai keinginan untuk mendapatkan pendamping yang saling memahami dan mengerti kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Karena itu, seorang lelaki shalih dan wanita shalihah tidak akan sembarangan dalam memilih pendamping hidupnya, meski mengatasnamakan "cinta" yang fithri. Sebab di atas "cinta" yang fitri, masih ada cinta yang lebih tinggi dan agung yang patut dijadikan pertimbangan utama, yaitu cinta kepada Allah SWT, Rasul-Nya dan berjuang di jalan-Nya.

Cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya akan mendorong seseorang untuk menyandarkan segala pilihan calon pendampingnya diatas ketentuan Allah SWT dan Rasul-Nya. Termasuk dalam hal ini adalah pilihan untuk menentukan lelaki atau wanita yang mana, yang bagaimana dan yang seperti apa yang akan dijadikan pendamping hidupnya. Semuanya akan dia sandarkan kepada ketentuan-ketentuan Allah SWT dan Rasul-Nya. Tidak cukup dengan hanya didasarkan pada, atau bermodal "cinta" yang sifatnya fitri.

"Cinta" itu bisa datang dan pergi, kepada siapa saja, dari siapa saja, kapan saja dan di mana saja, karena memang "cinta" itu adalah milik Allah SWT. Karenanya, baginda Rasulullah SAW berdoa:

? «? ? ? ? ? ? ? ? ? ?»

"Ya Allah, inilah qasmi (menggilirku) dalam hal-hal yang aku miliki, maka jangan Engkau siksa aku dalam hal-hal yang tidak aku miliki.”

Dalam riwayat yang lain:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

?

"Ya Allah, inilah qismah-ku (menggilirku) dalam hal-hal yang aku miliki, maka jangan Engkau cela aku dalam hal-hal yang Engkau miliki dan (hal-hal yang) tidak aku miliki.”

Yang dimaksud dengan "Dalam hal-hal yang tidak aku miliki" adalah "cinta dan kecenderungan yang lebih kepada salah satu istri-istri Rasulullah SAW", demikian kata Imam as Suyuthi. Wallahu alam bisshawab.

Penulis adalah Rais Syuriyah PCNU Jombang



Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Fragmen Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Rabu, 03 Januari 2018

Himpunan Pengusaha Muda Way Kanan Dukung Penghentian Izin Penambahan Waralaba

Way Kanan, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Way Kanan Lampung mendukung seruan GP Ansor mengenai pengembalian donasi waralaba ke daerah. Sejalan dengan itu himpunan pengusaha ini juga mendukung rencana Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya menghentikan sementara izin penambahan perusahaan retail di daerah tersebut.

Himpunan Pengusaha Muda Way Kanan Dukung Penghentian Izin Penambahan Waralaba (Sumber Gambar : Nu Online)
Himpunan Pengusaha Muda Way Kanan Dukung Penghentian Izin Penambahan Waralaba (Sumber Gambar : Nu Online)

Himpunan Pengusaha Muda Way Kanan Dukung Penghentian Izin Penambahan Waralaba

"Kami sepakat dengan Ansor yang mengharapkan donasi waralaba bisa dikembalikan ke daerah. Beberapa waktu lalu kami ikut serta Bupati Adipati mengunjungi Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu. Instruksi bupati jelas, penambahan waralaba belum boleh dilakukan," ujar Sekretaris BPC Hipmi Way Kanan Markus Tri Cahyono di Blambangan Umpu, Ahad (20/3).

Hal tersebut, demikian Markus menambahkan, menunjukkan adanya koneksi pemikiran dan harapan antara pemerintah dan masyarakat. "Langkah bupati tepat guna menumbuhkan perekonomian masyarakat. Dan itu merupakan sesuatu yang hebat, sesuatu yang kami harapkan. Perusahaan waralaba harus melirik potensi industri rumah tangga, industri kecil menengah, tidak boleh abai seperti selama ini. Adakah produk masyarakat ikut dipasarkan oleh waralaba-waralaba di sini?" ujar Markus lagi.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Ketua Dewan Pembina GP Ansor Yozi Rizal mengaku gerah terhadap keberadaan waralaba yang beberapa tahun berdiri tetapi dinilai sejumlah pihak belum memberi manfaat bagi masyarakat dan daerah.

"Di mana ada perusahaan, di situ mereka harus memberi manfaat. Kalau waralaba tidak memberi kemanfaatan bagi masyarakat dan daerah lebih baik ditutup saja. Jika tidak ada organisasi kepemudaan lain yang mempersoalkan itu, Ansor yang akan terus mempersoalkan kemaslahatan waralaba di Way Kanan," kata mantan Wakil Ketua DPRD Way Kanan yang saat ini menjadi legislator Provinsi Lampung.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Bagaimana penggunaan uang donasi dari sisa pembelian masyarakat di waralaba-waralaba di Way Kanan hingga saat ini dinilai sejumlah masyarakat belum jelas. "Donasi tersebut digunakan untuk apa, disalurkan ke mana, bagaimana penyalurannya, untuk siapa, dan di mana patut dipertanyakan," ujar Ketua GP Ansor Way Kanan Gatot Arifianto.

Berdasarkan informasi sejumlah pekerja waralaba, donasi itu tersalur ke pusat waralaba perdagangan retail itu terlebih dahulu. "Karena ketidakjelasan tersebut, kita berhak bertanya. Tetapi akan lebih tepat kalau donasi yang dihimpun waralaba dari masyarakat Way Kanan disalurkan kembali ke daerah yang berdasarkan data Badan Pusat Statistik 2013 masih mempunyai 32.791 KK miskin. Waralaba tidak akan pailit karena itu, toh donasi masyarakat Way Kanan dikembalikan lagi ke Way Kanan," pungkas penggiat Gusdurian Lampung itu. (Syuhud Tsaqafi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Fragmen Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Senin, 25 Desember 2017

Serap Aspirasi Nahdliyin Melalui Istighotsah

Probolinggo, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo tiap sebulan sekali menggelar kegiatan istighotsah di tiap-tiap ranting secara bergantian.



Serap Aspirasi Nahdliyin Melalui Istighotsah (Sumber Gambar : Nu Online)
Serap Aspirasi Nahdliyin Melalui Istighotsah (Sumber Gambar : Nu Online)

Serap Aspirasi Nahdliyin Melalui Istighotsah

Kegiatan tersebut digelar sebagai sarana untuk menyerap aspirasi warga Nahdliyin yang berada di tingkat ranting.

Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Tongas Abdul Hamid kepada Internet Marketer Nahdlatul Ulama, Selasa (29/1). Menurutnya, kegiatan istighotsah ini bertujuan untuk mengamalkan ajaran tradisi NU Ahlussunnah wal Jamaah dan mendoakan masyarakat.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Biasanya setelah melakukan istighotsah, kami melakukan diskusi dengan seluruh pengurus ranting untuk menyerap aspirasi warga Nahdliyin di masing-masing ranting. Kesulitan-kesulitan yang disampaikan warga Nahdliyin selanjutnya kami bicarakan bersama untuk dicarikan solusi dan jalan keluarnya,” ujarnya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Menurut Hamid, istighotsah diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan banyak karunia dengan harapan bisa terus diberikan keselamatan, kesehatan dan kelancaran rizki yang halal.

“Istighotsah ini merupakan salah satu tradisi NU. Oleh karena itu saya berpesan kepada segenap masyarakat agar tidak meninggalkan tradisi-tradisi yang ada serta tetap berpedoman pada hal-hal yang telah dirumuskan oleh para ulama-ulama NU,” jelasnya.

Kesempatan berkumpul bersama tersebut juga digunakan oleh pengurus MWCNU Kecamatan Tongas untuk mensosialisasikan program Kartu Tanda Anggota Nahdltul Ulama (Kartanu) kepada segenap warga Nahdliyin termasuk manfaat dari keberadaan Kartanu tersebut.

“Kami berharap agar warga Nahdliyin yang ada di Kecamatan Tongas pada khususnya dan seluruh warga Nahdliyin pada umumnya untuk terus memasyarakatkan tradisi-tradisi NU. Sehingga nantinya bisa diteruskan oleh generasi-generasi muda NU yang akan datang sebagai pemegang estafet kepemimpinan di organisasi NU,” harapnya.

Redaktur ? ? : Mukafi Niam

Kontributor : Syamsul Akbar

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Quote, Fragmen Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Jumat, 15 Desember 2017

Kiai Ini Menata Sandal Milik Putra Gurunya

Kudus, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Di pesantren, setiap santri dilengkapi dengan ajaran adab serta tradisi tawadlunya. Mulai dahulu hingga sekarang kebiasaan menghormati siapa saja menjadi ciri khas santri Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyyah. Hal penting ini diajarkan hingga melekat menjadi karakter mereka sampai terbawa saat mereka pulang. Kelekatan karakter ini juga bisa dibuktikan pada? pemandangan yang tampak pada perhelatan Silaturrahim Nasional (Silatnas) Madrasah Taswiquth Thullab (TBS), Kudus yang digelar pada Sabtu (23/07).

Kiai Ini Menata Sandal Milik Putra Gurunya (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Ini Menata Sandal Milik Putra Gurunya (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Ini Menata Sandal Milik Putra Gurunya

Pada acara itu, Kiai Ahmad Arwan, seorang guru sepuh TBS sudah naik ke panggung terlebih dahulu. Ia diminta panitia untuk membuka acara. Di atas panggung, tampak beberapa kiai lain yang turut mendampingi, di antaranya KH Arifin Fanani, KH Munfaat Abdul Jalil, KH Hasan Fauzi Maschan dan beberapa kiai lain. Di tengah kegiatan berlangsung, KH Ulil Albab Arwani datang. Semua hadirin beranjak berdiri dari tempat duduknya hingga pengasuh Pesantren Yanbuul Quran ini duduk di atas panggung.

Karena panggung beralaskan karpet permadani, putra Kiai Arwani Amin ini tak berkenan memakai sandal hingga ke atas panggung. Ia lepas di bawah. Mendapati demikian, Kiai Arwan yang notabene sebagai santri Kiai Arwani langsung sigap mendekat menuju tempat sandal Kiai Albab dilepas kemudian sandal diputarkan (diwalik=jawa) menghadap sesuai posisi saat nanti akan dipakai pemiliknya sebagaimana lazim dalam dunia pesantren.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Hadirin terhenyak, mereka mendapat pelajaran berharga bahwa hormat kepada siapa saja terlebih kepada guru dan keluarganya memang tak memandang usia. Usia Kiai Albab lebih muda dari pada Kiai Arwan. Namun Kiai Arwan tetap menaruh hormat setinggi-tingginya atas jasa gurunya tersebut dengan menghormatinya beserta kelularga besarnya. Hal ini diakui oleh salah satu peserta, Hasan Busri.

"Kami sebagai alumni merasa mendapat pelajaran penting tentang arti hormat guru atas apa yang dicontohkan Mbah Kiai Arwan tadi," tutur alumnus asal Demak ini usai acara. Selain sebagai ajang ngaji bareng masyayikh, dalam pagelaran Silatnas ini juga diluncurkan website yang akan berisi konten-konten keislaman ala ahlis sunnah wal jamaah dengan alamat santrimenara.com. (Mundzir/Abdullah Alawi)

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Fragmen, Anti Hoax Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Sabtu, 09 Desember 2017

Venezuela Usir Dua Perusahaan Minyak AS

Caracas, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Lagi, Venezuela menunjukkan keberaniannya "melawan" Amerika Serikat (AS). Belum lama ini, Presiden Hugo Chavez memerintahkan dua perusahaan minyak AS yang beroperasi di wilayahnya untuk segera "angkat koper" dari negerinya. Pasalnya, dua perusahaan multinasional itu tidak mau mematuhi aturan pembagian saham yang ditetapkan pemerintah baru-baru ini.

Dua perusahaan minyak yang terancam didepak dari Venezuela itu adalah Exxon Mobil dan Conoco Phillips.

Venezuela Usir Dua Perusahaan Minyak AS (Sumber Gambar : Nu Online)
Venezuela Usir Dua Perusahaan Minyak AS (Sumber Gambar : Nu Online)

Venezuela Usir Dua Perusahaan Minyak AS

"Karena menolak peraturan baru yang berlaku, dua perusahaan itu harus meninggalkan Venezuela tanpa kompensasi apa pun dari pemerintah," tandas Menteri Energi Rafael Ramirez.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Saat ini, kepastian kepergian Exxon Mobil dan Conoco Phillips masih dalam tahap perundingan final dengan pemerintah Venezuela.

Ramirez menegaskan, era "keterbukaan minyak" sudah berakhir di negerinya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

"Sejak tahun lalu, kami sudah sangat jelas menyatakan bahwa kami (Venezuela) tidak tertarik bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang tidak bersedia mematuhi aturan dan hukum kami," paparnya sembari meninggalkan gedung parlemen Venezuela.

Sebaliknya, perusahaan asing yang patuh akan diberi kesempatan sekitar 25 tahun lagi untuk berkiprah di Venezuela.

Menurut Ramirez yang juga menjabat presiden perusahaan minyak negara Petroleos de Venezuela SA (PDVSA) itu, pemerintah tidak akan memberikan ganti rugi pengusiran kepada Exxon Mobil dan Conoco Phillips. Pasalnya, dua perusahaan tersebut sebenarnya sudah sangat memahami aturan bermain di negeri yang memiliki cadangan minyak bumi terbesar di dunia itu.

"Mereka sendirilah yang memilih diusir."

Sejak gencar menasionalisasi aset-aset penting negara beberapa waktu lalu, Chavez selalu memprioritaskan badan usaha milik pemerintah.

Sebagai negara penghasil minyak terbesar Amerika Latin yang juga anggota OPEC, PDVSA menjadi sorotan utama Venezuela.

Tahun lalu, Chavez mewajibkan seluruh perusahaan multinasional yang beroperasi di negaranya memberikan 60 persen sahamnya kepada PDVSA.

Menurut Badan Energi Internasional, Venezuela mampu menghasilkan 2,6 juta barel minyak per hari.

Sebelumnya, Ramirez dan sejumlah perusahaan minyak asing yang bersedia mematuhi aturan baru Venezuela, telah meneken kontrak baru.

Rabu pagi (30/8) lalu, dia mempresentasikan kontrak baru itu di hadapan parlemen, dalam pertemuan tertutup selama beberapa jam. Di bawah kontrak baru bernilai multimiliar dolar itu, perusahaan-perusahaan minyak asing yang beroperasi di tepian Sungai Orinoco tersebut berpotensi diikat dalam sebuah proyek patungan (joint ventures).

"Kami telah memaparkan seluruh informasi yang ada kepada komisi pemerintah. Selain itu, kami juga sudah memeriksa semua klausul baru yang ditambahkan dalam kesepakatan tersebut," terang Ramirez usai berunding dengan parlemen.

Termasuk, nilai kompensasi yang bakal mereka berikan kepada perusahaan asing tersebut atas investasi yang ditanamkan di PDVSA. Menurut dia, parlemen baru akan memberikan jawaban mereka atas kontrak baru itu, sekitar dua pekan lagi.

Hingga saat ini, masih ada empat perusahaan minyak asing yang bertahan di Venezuela di bawah aturan baru. Keempat perusahaan itu adalah BP PLC (BP), Chevron Corp. (CVX), Statoil ASA (STO) dan Total SA (TOT). Sementara, Exxon Mobil dan Conoco Phillips yang berasal dari negara importir minyak terbesar Venezuela, harus segera hengkang. (afp/jp/dar)Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Fragmen, Amalan, Nahdlatul Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Selasa, 05 Desember 2017

Bantu Warga Miskin, Program Ansor Brebes Peduli Diluncurkan

Brebes, Internet Marketer Nahdlatul Ulama - Guna memfasilitasi para donatur yang akan menyisihkan sebagian rezeki atau hartanya ke kaum dhuafa dan fakir miskin, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mencanangkan program bernama Ansor Brebes Peduli. ?

Secra resmi Ansor Brebes Peduli diluncurkan di Gedung PCNU Brebes, akhir pekan kemarin (7/8) bersamaan dengan acara halal bihalal pengurus PC GP Ansor setempat yang dihadiri pengurus pimpinan anak cabang (PAC) GP Ansor se-Kabupaten Brebes.

Bantu Warga Miskin, Program Ansor Brebes Peduli Diluncurkan (Sumber Gambar : Nu Online)
Bantu Warga Miskin, Program Ansor Brebes Peduli Diluncurkan (Sumber Gambar : Nu Online)

Bantu Warga Miskin, Program Ansor Brebes Peduli Diluncurkan

Edy Tristiyanto selaku koordinator Ansor Brebes Peduli menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk membantu mereka yang tidak mampu atau sedang tertimpa musibah. Dana saat ini sudah terkumpul Rp4.075.000 hasil dari swadaya pengurus GP Ansor dan akan disalurkan kepada Umiyatun, warga RW 4 Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari, Brebes. Umiyatun merupakan seorang janda beranak tiga penderita penyakit paru-paru yang sehari sehari-hari bekerja sebagai pemulung.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Mudah-mudahan ke depan makin banyak lagi donasi yang terkumpul dari para donatur sehingga Ansor bisa membantu lebih banyak warga yang tidak mampu,” lanjut Edy.

Sementara, Ahmad Munsip selaku Ketua PC GP Ansor Kabupaten Brebes menambahkan bahwa pihaknya mempunyai beberapa bidang garapan termasuk bidang sosial kemasyarakatan. Oleh karena itu, pengurus GP Ansor di semua tingkatan harus peka terhadap kondisi sosial yang ada di masyarakat, salah satunya para kaum dhuafa. “Slogan GP Ansor yaitu ngaji, ngader, makaryo (mengaji, mengader, dan berkarya) itu yang harus kita laksanakan sehingga kiprah, eksistensi dan karya GP Ansor di masyarakat bisa dirasakan,” tutup Munsip.

Acara peluncuran Ansor Brebes Peduli diisi Business Opportunity Presentation oleh Bumiputera Syariah Cabang Tegal untuk calon tenaga Financial Consultant Syari’ah sebagai tindak lanjut nota kesepahaman antara Pimpinan Wilayah GP Ansor Jateng dan Bumiputera. Turut Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua PCNU Kabupaten Brebes H Sodikin Rahman serta penasihat PC GP Ansor Kabupaten Brebes sekaligus Ketua KPU Brebes Muamar Riza Pahlevi. (Red: Mahbib)

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

?


Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Hadits, Fragmen Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Sabtu, 02 Desember 2017

PB IKA PMII Kini Punya Gedung Baru

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Pengurus Besar Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII) melakukan peresmian gedung baru di Jl Joe No 90, Kebagusan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (12/10).

Sekretaris Ikatan Keluarga Alumni (IKA) yang juga Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri meminta para pengurus IKA PMMI dapat selalu berdampingan sehinga cita-cita perjungan organisasi yang diharapkan bisa tercapai.

PB IKA PMII Kini Punya Gedung Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
PB IKA PMII Kini Punya Gedung Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

PB IKA PMII Kini Punya Gedung Baru

“Maksimalkan fasilitas yang ada dan tetap menjaga keutuhan bangsa dan negara dari ajaran eksterim seperti radikalisme dan terorisme,” kata Hanif.

Ketua IKA PMII A Mukowam,  mengajak semua kader dan alumni PMII berpartisipasi  dalam mengeksiskan ajaran ahlussunnah  wal jamaah.

“Manfaatkan gedung baru IKA PMMI sebagai sentral pergerakan kalangan muda Nahdiyin, bisa membesarkan  ahlussunnah  wal jamaah agar generasi bangsa tidak gentar melawan faham-faham radikalisme dan anti pancasila,” kata Kowam.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kowam berharap kantor yang baru tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan berbagai program unggulan dalam menjaga keutuhan NKRI.

Senada, Mantan Ketua PB Kopri PMII Luluk Nurhamidah berharap dengan gedung yang baru dapat terwujud pendirian sekolah dan yayasan pendidikan untuk dijadikan sarana sehinga skill dan kehlian di bidang kaderisasi bisa tercapai dengan baik.

Ahmad Baso selaku almuni berharap komitmen IKA PMII dalam menata konsep kaderisasi dari PB sampai pengurus daerah.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“(Kaderisasi) harus diperhatikan sehinga dunia intelektual juga dapat diperhatikan,” ungkapnya. (Ruzi/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Berita, Fragmen, Warta Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kamis, 30 November 2017

Manakah Lebih Utama, Merahasiakan Ibadah atau Menampakkannya?

Salah satu dosa besar adalah perbuatan riya’. Hal ini membuat sebagian orang ingin merahasiakan ibadah-ibadahnya karena takut riya’, tetapi tidak mungkin sebab banyak ibadah tidak bisa dirahasiakan seperti haji, shalat jamaah, menuntut ilmu, jihad di jalan Allah, dan sebagainya. Terkait dengan hal ini seseorang bertanya kepada  Allamah Sayyid Abdullah bin Alawi Al-Haddad, manakah lebih utama merahasiakan ibadah atau menampakkannya?

Ulama asal Hadhramaut Yaman yang masih dzuriah Rasulullah SAW tersebut memberikan jawaban atas pertanyaan di atas sebagaimana termaktub dalam kitab beliau berjudul an-Nafâis al-Uluwiyyah fil Masâil As-Shûfiyyah (Dar Al-Hawi, 1993, hal. 25) sebagai berikut: 

Manakah Lebih Utama, Merahasiakan Ibadah atau Menampakkannya? (Sumber Gambar : Nu Online)
Manakah Lebih Utama, Merahasiakan Ibadah atau Menampakkannya? (Sumber Gambar : Nu Online)

Manakah Lebih Utama, Merahasiakan Ibadah atau Menampakkannya?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. 

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Artinya: “Ketahuilah menampakkan ibadah adalah lebih utama bagi seseorang yang tidak khawatir akan dihinggapi rasa riya’ di dalam dirinya, terlebih jika orang tersebut mengharapkan perbuatannya dicontoh oleh saudaranya sesama Muslim; sedangkan merahasiakan ibadah lebih utama bagi seseorang yang khawatir akan dihinggapi rasa  riya’ dalam ibadahnya sementara ia tidak ingin amalnya dijadikan contoh. Adapun seseorang yang dapat menghindari riya’ dan ia tidak ingin amalnya dijadikan contoh, atau sebaliknya, maka lebih utama ia merahasiakan ibadahnya.” 

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Dari kutipan di atas dapat dijelaskan hal-hal sebagai berikut: 

Pertama, seseorang yang sudah mampu menguasai keadaan batinnya, seperti mencegah perbuatan riya’, tidak ada persoalan baginya menampakkan ibadah-ibadahnya, terlebih jika ia juga bermaksud melakukan syiar Islam, atau  agar ibadahnya diikuti orang lain. Hal seperti ini masuk akal sebab jika semua orang merahasiakan amal ibadahnya, tentu tidak ada syiar dan juga tidak ada contoh konkrit bagaimana sebuah ibadah diamalkan dengan baik dan benar.  

Kedua, seseorang yang masih dihinggapi rasa riya’ dalam hatinya, sebaiknya merahasiakan atau tidak menampakkan ibadah-ibadahnya, apalagi jika ia memang tidak ingin menjadi contoh karena, misalnya,  menyadari ibadahnya belum bisa ikhlas. Orang seperti ini kalau bersedekah sebaiknya secara rahasia dari pada berisiko dihinggapi rasa riya’. Bagaimanapun riya’ itu sudah pasti berdosa dan akan mengakibatkan ibadahnya tidak diterima oleh Allah SWT.  

Ketiga, seseorang yang telah mampu mengendalikan rasa riya’, tetapi ia sendiri tidak menginginkan dirinya menjadi contoh karena sebab-sebab tertentu seperti takut tidak kuat mendapat pujian dari orang lain, orang seperti ini lebih utama tidak  menampakkan ibadah-ibadahnya. 

Namun demikian orang tersebut sebaiknya secara bertahap belajar melatih diri  kuat menerima pujian dari orang lain sehingga pujian sebesar dan sebanyak apapun tidak mempengaruhi keadaan batinnya, seperti manjadi riya’,  takabur ataupun ujub. Bagaimanapun dalam masyarakat harus ada orang-orang yang bisa dicontoh atau menjadi teladan dalam kebaikan.   

Keempat, seseorang yang masih dihinggapi rasa riya’ tetapi ia menginginkan dirinya dicontoh orang lain dalam ibadahnya, orang seperti ini lebih utama tidak menampakkan ibadah-ibadahnya karena riya’ termasuk dosa besar. Dalam hal ini berlaku prinsip Darul mafasid muqaddamun ala jalbil mashalih (Upaya mencegah madharat harus lebih didahulukan dari pada upaya memperoleh kemanfaatan).

Dari seluruh uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa menampakkan ibadah adalah baik bagi mereka yang memang sudah mampu mengendalikan rasa riya’nya. Orang-orang seperti ini justru lebih utama tidak merahasiakan ibadahnya, apalagi mereka merupakan orang-orang berpengaruh dan menjadi panutan masyarakat.  Sedangkan mereka yang belum  mampu mengendalikan rasa riya’nya, lebih utama tidak menampakkan ibadah-ibadahnya walaupun dengan maksud memberikan contoh dan demi syiar Islam. 

Muhammad Ishom, dosen Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Fragmen, Internasional Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Sabtu, 25 November 2017

Orang yang Beribadah tapi Tertipu Selama Ramadhan

Khutbah I



? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Orang yang Beribadah tapi Tertipu Selama Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online)
Orang yang Beribadah tapi Tertipu Selama Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online)

Orang yang Beribadah tapi Tertipu Selama Ramadhan

Jamaah shalat jumat hafidhakumullah,

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Ramadhan hadir sebagai bulan yang paling istimewa di antara sebelas bulan lainnya. Keistimewaan tersebut terlihat dari dorongan untuk memperbanyak ibadah di bulan suci ini dan janji pelipatgandaan pahala bagi orang-orang yang tekun beribadah kepada Allah. Sebuah bulan yang hari demi harinya, jam demi jamnya, dan menit demi menitnya, detik demi detiknya sangat berharga. Bagaimana tidak bernilai, bila tidur orang puasa saja dimasukkan sebagai perbuatan ibadah, diamnya setara dengan membaca tasbih, dan amal kebaikan sejajar dengan amal berlipat-lipat di luar Ramadhan.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Atas dasar keutamaan ini, tidak heran bila banyak orang berbondong-bondong menunaikan ibadah Ramadhan sebanyak-banyaknya. Mereka tidak hanya menahan makan dan minum, tapi juga menjalankan rutinitas di luar amalan fardhu. Mereka mulai memenuhi masjid, gemar bertadarus Al-Quran, dzikir, shalat tarawih, memberi hidangan berbuka puasa, dan amalan-amalan sunnah lainnya.

Jamaah shalat jumat hafidhakumullah,

Tentu sangat menggembirakan menyaksikan gairah baru yang positif seiring dengan tibanya bulan penuh berkah ini. Masyarakat menjadi tampak semakin religius. Meskipun, kita tahu semangat yang sama tidak dialami oleh semua orang. Tetapi, setidaknya kita melihat gejala perkembangan yang lebih baik setidaknya selama satu bulan. Ramadhan mendorong banyak orang untuk mengubah diri, istirahat sejenak dari kesibukan duniawi yang melelahkan, dan meninggalkan hal-hal buruk. Semoga seluruh amalan tersebut terlaksana atas dasar keimanan yang kokoh sehingga dapat membersihkan kotoran-kotoran masa lalu, sebagaimana sabda Nabi:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah Ta’ala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaqun ‘alaih)

Jamaah shalat jumat hafidhakumullah,

Peningkatan intensitas dan frekuensi ibadah adalah hal yang baik. Hanya saja kita perlu seksama agar segenap upaya yang kita curahkan untuk beribadah tidak menguap sia-sia. Menguap sia-sia? Ya, ibadah tidak otomatis pasti bernilai ibadah. Ibadah juga mengandung jebakan-jebakan yang bila seorang hamba tidak hati-hati akan terperosok ke dalamnya. Imam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad bin Muhammad al-Ghazali dalam kitab al-Kasyfu wat Tabyin menyebutnya sebagai al-maghrurin (para ibadah ibadah yang tertipu). Menurut Imam al-Ghazali, ketertipuan tersebut karena seorang ahli ibadah keliru dalam menempatkan skala prioritas.

Tipuan (ghurur) itu terjadi antara lain ketika seseorang hanyut dalam kesibukan ibadah-ibadah sunnah dan mengabaikan hal-hal yang wajib. Beliau antara lain menyebut:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

"Mereka (ahli ibadah yang tertipu) mengabaikan hal-hal fardhu dan menyibukkan diri pada hal-hal sunnah. Kadang mereka tenggelam dalam kesibukkan itu hingga sampai pada perilaku berlebih-lebihan dan permusuhan."

Orang bisa saja sangat bersemangat menjalankan ibadah shalat tahajud dini hari sampai subuh. Tapi jika karena perbuatannya itu ia meninggalkan shalat subuh maka ia sesungguhnya sedang tertipu. Atau seseorang bisa saja aktif membangunkan sahur orang lain, tapi bila cara-cara yang digunakan mengganggu orang lain, seperti dengan membunyikan petasan, orang tersebut sesungguhnya juga tertipu. Sebab, ibadah mengajak orang sahur tidak boleh menelantarkan kewajiban kita untuk tidak mengusik ketenteraman orang lain.

Contoh lain di sekitar tentang hamba yang terperdaya ini adalah ketika seseorang sibuk soal shalat tarawih, memperdebatkan jumlah rakaatnya yang paling afdhal, menghujat pihak yang tidak sepaham, lalu menimbulkan pertengkaran antarkompok tidak sepaham. Padahal, melaksakan shalat tarawih adalah sunnah, sementara menjaga kerukunan dan persatuan adalah wajib. Terawih adalah perbuatan baik. Namun akan sayang sekali bila perbuatan baik tersebut lantas mengorbankan prebuatan lain yang lebih baik.

Jamaah shalat jumat hafidhakumullah,

Seorang terperdaya dengan ibadahnya juga ketika ia terlalu sibuk dengan tampilan luar daripada substansi. Misalnya pada kasus orang bertadarus Al-Quran. Mungkin ia sanggup mengkhatamkannya hanya dalam sehari semalam, menikmati tiap nada lantunan yang diekspresikan. Namun saat hatinya melayang-layang pada urusan duniawi, lupa akan makna lafal yang dibaca, hamba itu sesungguhnya sedang tertipu. Menurut Al-Ghazali, substansi membaca Al-Quran adalah meresapi makna di dalamnya. Sebab lezatnya Al-Quran bersumber dari makna, bukan dari lagu atau keindahan suara pembacanya.

Soal mengabaikan substansi ini sering kita dapati dalam banyak kasus ibadah-ibadah lain. Wudhu, sembahyang, sedekah, sekolah, puasa, zakat, haji, umrah, ikut pengajian, dan sejenisnya. Kerapkali perkara-perkara teknis mengalihkan fokus orang dari peduli terhadap tujuan dan aspek-aspek yang lebih substansial. Belum lagi bila ibadah-ibadah itu kemudian ditempeli sifat-sifat tercela, seperti pamer, bangga diri, ingin dipuji, dan lain-lain.

Penjelasan ini bukan berarti ibadah-ibadah yang sunnah tidak penting, atau perkara teknis sama sekali tidak dibutuhkan. Keterangan ghurur tersebut hendak mengingatkan kita bahwa jangan sampai urusan-urusan sekunder itu membuat kita lalai akan urusan-urusan primer, ibadah sunnah mengantarkan kita untuk mengabaikan ibadah wajib. Yang ideal tentu saja adalah kita sanggup melaksanakan kedua-duanya secara maksimal.

Semoga penjelasan ini mampu mengoreksi ibadah-ibadah alfaqir (khatib) pribadi dan jamaah sekalian sehingga kita semua bisa melewati sisa-sisa hari Ramadhan dengan lebih baik. Amiin ya rabbal ‘âlamîn. Wallâhu a‘lam bish shawâb.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Khutbah II



? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ! ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Alif Budi Luhur



Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Fragmen Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Selasa, 21 November 2017

IPNU-IPPNU Kota Yogyakarta Aksi Donor Darah

Yogyakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Yogyakarta mengajak masyarakat setempat melakukan aksi donor darah dan tes infeksi virus human immunodeficiency virus/acquired immunodeficiency syndrome (HIV/AIDS).

Kegiatan sosial ini dilaksanakan Sabtu (30/11) bekerjasama dengan mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan dan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam rangka memperingati hari AIDS sedunia yang jatuh 1 Desember kemarin.

IPNU-IPPNU Kota Yogyakarta Aksi Donor Darah (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Kota Yogyakarta Aksi Donor Darah (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Kota Yogyakarta Aksi Donor Darah

Aksi donor darah dipusatkan  di Jalan Gedong Kuning, Kota Yogyakarta, tepatnya di kompleks Masjid Al-Huda. Panitia berhasil mengumpulkan sedikitnya 10 kantong darah dari pendonor. Selanjutnya, darah akan dikirim ke Unit Transfusi Darah PMI Cabang Kota Yogyakarta untuk disalurkan kepada pasien yang membutuhkan.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Menurut Ketua Panitia Peringatan Hari AIDS Sedunia Afif Rizqon Haqqi, aksi ini merupakan wujud kepedulian  PC IPNU-IPPNU Kota Yogyakarta kepada masyarakat, khususnya di kalangan pelajar Kota Yogyakarta.

“Kita bisa secara implisit mensosialisasikan tentang bahaya dan cara penanggulangan HIV/AIDS,” ujarnya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Sesuai dengan tema “Jogjaku Kota Budaya: Terbebas dari HIV/AIDS”, malam harinya aksi ini ditutup pagelaran wayang kulit Ki Eko Suryo, Kepala Pariwisata dan Budaya Kota Yogyakarta. (Ayik-lq/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Fragmen, News, Pendidikan Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Senin, 20 November 2017

Referendum di Mesir Tewaskan 9 Orang

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Hari terakhir referendum atau jajak pendapat tentang rancangan konstitusi Mesir akan mulai dibuka pukul 09.00 waktu setempat, Rabu (15/01) ini.

Referendum di Mesir Tewaskan 9 Orang (Sumber Gambar : Nu Online)
Referendum di Mesir Tewaskan 9 Orang (Sumber Gambar : Nu Online)

Referendum di Mesir Tewaskan 9 Orang

Sampai Selasa (14/01), sedikitnya sembilan orang tewas akibat bentrokan antara aparat keamanan dan pendukung mantan Presiden Mohammed Morsi yang menyatakan memboikot referendum ini. Demikian laporan yang dilansir oleh laman BBC Indonesia.

Sejauh ini belum diketahui berapa jumlah warga Mesir yang memberikan suaranya. Stasiun TV Al-Hayat TV mengutip Kementerian kehakiman mengatakan suara yang suhad masuk "melebihi 50%" di hari pertama pemungutan suara.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Sekitar 160.000 tentara dan lebih 200.000 anggota kepolisian dikerahkan untuk mengamankan referendum di seluruh Mesir.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Bentrokan terjadi di tiga kota bagian selatan ibukota Kairo, Selasa (14/01).

Kampanye dukungan untuk konstitusi baru membanjiri siaran televisi dan radio milik negara. Namun kampanye yang menolak konstitusi baru sulit ditemukan di jalan-jalan.

Jajak pendapat ini bertujuan untuk mengganti konstitusi lama yang disahkan oleh Morsi, beberapa bulan sebelum dia disingkirkan oleh militer.

Sedangkan konstitusi baru disusun oleh sebuah komite yang berisi 50 orang dan hanya dua diantaranya berasal dari partai Islam.

Ikhwanul Muslimin, partai pendukung mantan Presiden Morsi, yang dinyatakan terlarang karena dianggap sebagai kelompok teror, menyerukan aksi boikot.

Pemerintahan sementara mengklaim bahwa rancangan ini memberikan lebih banyak kebebasan dan hak, serta menjadi kunci menuju stabilitas. (mukafi niam)

Foto: BBC

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Nahdlatul, Fragmen, Lomba Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Minggu, 12 November 2017

Ansor Siapkan Kadernya Isi Jabatan Strategis

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. GP Ansor sebagai badan otonom NU diharapkan bisa berkiprah disemua bidang kehidupan. Untuk mempersiapkan para kadernya dalam mengisi berbagai jabatan strategis, GP Ansor akan mengadakan workshop pengkaderan.

“Kita harapkan kader Ansor melakukan diaspora, mengisi berbagai posisi diberbagai bidang seperti politik, akademis, LSM, wirausaha dan lainnya,” tutur Sekjen GP Ansor Malik Haramain, Selasa.

Ansor Siapkan Kadernya Isi Jabatan Strategis (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Siapkan Kadernya Isi Jabatan Strategis (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Siapkan Kadernya Isi Jabatan Strategis

Workshop pengkaderan ini akan diikuti oleh pengurus wilayah dari seluruh Indonesia serta pengurus pusat. Malik menuturkan mereka yang diundang dari daerah adalah ketua bidang pengkaderan dan sekretaris wilayah.

“Kita baru saja membuat buku pengkaderan baru yang akan kita sosialisasikan kepada para peserta. Buku ini juga akan kita kirimkan ke cabang-cabang Ansor di seluruh Indonesia sebagai panduan pengkaderan di daerahnya masing-masing,” imbuhnya.

Pertemuan ini sekaligus sebagai upaya untuk refleksi dan memetakan posisi Ansor dalam kiprahny sebagai organisasi pemuda di Indonesia. “Kita berupaya melakukan sistematisasi gerakan Ansor dalam memperkuat jalur distribusi kader Ansor,” paparnya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Acara ini akan diselenggarakan pada 29-31 Maret di kawasan Puncak Bogor. Beberapa pengurus PBNU dan kader senior GP Ansor akan menjadi pemateri. (mkf)



Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Nusantara, Fragmen, Internasional Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Rabu, 08 November 2017

Apa Manfaat Keanggotaan Dewan Keamanan PBB bagi Saudi

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Untuk pertama kalinya, Saudi Arabia pada Kamis lalu menduduki anggota non permanen Dewan Keamanan PBB bersama dengan Chad, Chile, Lithuania dan Nigeria yang memperoleh kursi melalui sebuah pemilihan.

Namun demikian, hanya beberapa jam setelah kemenangan tersebut, Menlu Arab Saudi mengumumkan bahwa pemerintah Arab Saudi tidak akan menerima keanggotaan Dewan Keamanan selama dua tahun tersebut, sambil menyebutkan kegagalan badan PBB ini dalam mengatasi sejumlah permasalahan regional seperti pembunuhan massal di Suriah dan ketidakmampuan untuk membersihkan wilayah ini dari senjata pemusnah massal.

Apa Manfaat Keanggotaan Dewan Keamanan PBB bagi Saudi (Sumber Gambar : Nu Online)
Apa Manfaat Keanggotaan Dewan Keamanan PBB bagi Saudi (Sumber Gambar : Nu Online)

Apa Manfaat Keanggotaan Dewan Keamanan PBB bagi Saudi

Bahkan sebelum pengumuman dari pemerintah Saudi, seorang pakar yang berbicara pada Al Arabiya News ? menyebutkan, bahwa meskipun memiliki pengaruh besar dalam bidang agama dan ekonomi, Saudi akan menghadapi banyak hambatan di Dewan Keamanan. Semua dari lima anggota sementara hanya memiliki kekuatan terbatas karena tidak memiliki hak veto, yang secara eksklusif hanya dimiliki oleh lima anggota Dewan Keamanan yang permanen, yaitu Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Rusia dan China.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Afshin Molavi, seorang peneliti di the New America Foundation, sebuah lembaga pemikiran dan kebijakan publik yang berbasis di Washington mengatakan “Dalam berbagai isu besar seperti masalah Iran, Suriah dan senjata kimia, saya pikir lima besar masih dapat bertindak dalam berbagai cara.”

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Meskipun demikian, kursi dari 15 anggota dewan masih dinilai berharga karena para anggota dapat mempengaruhi perdebatan dalam masalah internasional seperti krisis Suriah dan sanksi pada Iran dan Korea Utara.

“Pengaruh Saudi masih dapat dipertimbangkan karena pertimbangan ekonomi dan politik di Timur Tengah dan isu ekonomi di dunia,” kata David Ottoway, ilmuwan senior di Woodrow Wilson Center di Washington, D.C pada Al Arabiya News.

Pengaruh terbatas

Namun demikian, seberapa besar pengaruh yang didapat Saudi Arabia, jika dia tetap bertahan di Dewan Keamanan- jika mempertimbangkan hanya memiliki satu kursi diantara 15 anggota lainnya.

Untuk meloloskan sebuah resolusi, Dewan Keamanan harus memperoleh persetujuan dari sembilan anggota, termasuk lima anggota permanen.

Ottoway menegaskan bahwa kekuatan dari anggota non permanen seperti Saudi Arabi “benar-benar terbatas”.

“Setiap anggota Dewan Keamanan dapat memunculkan isu-isu yang spesifik tetapi harus mendapat persetujuan dari seluruh anggota tetap dan ini tidaklah mudah,” tambahnya.

Lippman memberi catatan bahwa lima anggota tetap berusaha “mendominasi” atas anggota lainnya.? “Jika 14 anggota setuju, tetapi Rusia tidak, tak akan berarti apa-apa,” kata Lippman.

Alon Ben-Meir, seorang professor di Center for Global Affairs New York University percaya bahwa kekuatan Saudi di Dewan Keamanan mungkin dari kemampuannya membentuk aliansi dengan negara-negara lain yang terpilih.

Empat negara lain, Nigeria, Lithuania dan Chile “Dapat saling bekerjasama dengan Saudi,” kata Ben-Meir pada Al Arabiya News.

“Sehingga mereka dapat membentuk sebuah kelompok dan sebagai satu kelompok, mereka dapat memiliki penaruh yang lebih besar pada musyawarah di Dewan Keamanan,” kata Ben-Meir. (mukafi niam)

Foto: Huffingtonpost

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Halaqoh, Fragmen Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kamis, 19 Oktober 2017

Sekolah NU Diminta Pasang Plang NU

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Gubernur Banten, Hj Ratu Atut Chosiyah meminta warga NU Banten yang mengelola lembaga pendidikan di seantero Provinsi Banten untuk memasang plang NU di muka lembaga pendidikan mereka.

Sekolah NU Diminta Pasang Plang NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Sekolah NU Diminta Pasang Plang NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Sekolah NU Diminta Pasang Plang NU

Imbauan ini disampaikan oleh Gubernur Banten saat memberikan kata sambutan peresmian kantor baru PWNU Banten, Rabu (30/1) sore. Peresmian gedung baru PWNU Banten mengambil lokasi di sisi kantor baru PWNU Banten, jalan raya Jakarta, Kemang, Kota Serang.

“Menurut data statistik, warga Banten berjumlah 11 juta kepala. Dan mayoritas dari keseluruhan itu merupakan Nahdliyin. Jadi, pemasangan plang NU pada lembaga pendidikan mereka tidak menjadi masalah,” kata Hj Ratu Atut di podium.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Gubernur Banten menyatakan, pemasangan plang NU di muka lembaga pendidikan dimaksud agar lembaga pendidikan tersebut bertanggung jawab mengajarkan nilai-nilai ke-NU-an di lembaga mereka.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Selama ini pendidikan agama di Banten, sudah cukup baik. Madrasah maupun pesantren di wilayah Banten, berkembang cukup pesat. Tidak hanya di kota, perkembangan lembaga pendidikan agama juga berkembang bahkan di pedesaan Banten yang sulit dijangkau, tambah Gubernur Banten yang mengaku dibesarkan dalam tradisi NU.

Perkembangan pendidikan agama di Banten amat pesat. Berkat dukungan para kiai NU, lulusan madrasah dan pesantren mereka turut berkontribusi dalam membangun wilayah Banten. Alhamdulilah, NU di Banten telah memberikan manfaat bagi umat Islam di Banten khususnya sebagai rahmat bagi sekalian alam, tandas Gubernur Banten.

Di akhir pidatonya, Gubernur Banten membacakan dua pantun yang berisi pujian untuk NU yang disambut tawa sedikitnya 4000 hadirin, termasuk Ketua Umum PBNU. Sambutan peresmian kantor PWNU Banten, ditutup dengan penekanan tombol sirene dan penandatanganan prasasti kantor PWNU Banten oleh Gubernur yang disaksikan Ketua Umum PBNU, Ketua PWNU Banten, dan sejumlah jajaran Pemda Banten.

Redaktur: Mukafi Niam

Penulis ? : Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Fragmen, Pahlawan, Anti Hoax Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Minggu, 24 September 2017

Norma Agama dan Tradisi Berdamai dalam Adat

Pohuwato, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Selain tampilan yang serba Muslim, toleransi adalah salah satu ciri khas kawasan santri. Toleransi ini menjadi salah satu syarat dalam menjaga perdamaian dan perayaan serta peraturan-peraturan agama.

Norma Agama dan Tradisi Berdamai dalam Adat (Sumber Gambar : Nu Online)
Norma Agama dan Tradisi Berdamai dalam Adat (Sumber Gambar : Nu Online)

Norma Agama dan Tradisi Berdamai dalam Adat

"Agama-agama bersatu dalam tradisi dan norma-norma sosial yang disepakati tanpa perjanjian tertulis. Inilah yang disebut sebagai adat, yang menjamin terciptanya kerukunan dalam masyarakat yang heterogen," tutur Abu Bakar Polutu, salah seorang Imam Wilayah di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Kamis (5/4).

Menurut Abu Bakar, masyarakat Pohuwato sadar bahwa ajaran-ajaran agama harus dijalankan dengan tidak mengganggu umat yang beragama lain. Lebih dari itu, para pemeluk agama harus tetap saling membantu dalam kehidupan sosial keseharian, meskipun mereka menganut agama yang berbeda-beda.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

"Tradisi saling membantu inilah yang disebut sebagai adat. Meski mungkin saja, saling membantu adalah ajaran di masing-masing agama, namun Adat menjadikan masyarakat yang homogen sebagai benar-benar saudara," tutur pria berusia 81 tahun ini.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Lebih lanjut Abu Bakar menjelaskan, sebagai seorang Imam, dirinya berkewajiban untuk memimpin umat Islam dalam beribadah. Namun ada beberapa ritual ibadah yang pelaksanaannya telah menjadi bagian dari tradisi, karenanya perayaan tersebut dipimpin oleh seorang tokoh adat.

"Ritual-ritual keagamaan yang telah menjadi tradisi, seperti perayaan maulid Nabi, maka tidak bisa hanya dipimpin oleh seorang imam. Perayaan maulid dipimpin oleh tokoh adat karena melibatkan berbagai simbol lokal dan berbagai aspek kehidupan," tandasnya.

Di Gorontalo, Masyarakat Muslim dipimpin oleh para imam yang menjadi pemimpin ibadah di setiap level. Setiap Jamaah memiliki Imam, jamaah bisa terdiri dari jamaah musholla atau Masjid. Para imam jamaah ini dipimpin oleh seorang Imam Kelurahan. Para imam kelurahan di pimpin oleh Imam Kecamatan. Para imam kecamatan dipimpin oleh seorang Imam kabupaten dan para imam kabupaten dipimpin oleh seorang imam di tingkat provinsi.

Seorang Imam Jamaah bertanggungjawab sepenuhnya untuk memimpin pelaksanaan ibadah jamaahnya, termasuk memimpin sholat lima waktu. Imam jamaah diangkat oleh jamaahnya masing-masing, imam kelurahan, kecamatan, kabupaten dan provinsi diangkat oleh masing-masing level pejabat.

Khusus pada tingkat kabupaten dan provinsi, selain terdapat seorang imam, juga memiliki seorang kadi yang bertugas untuk menyelesaikan masalah-masalah yang menyangkut keagamaan di masyarakat. 

Dalam setiap pelaksanaan ritual adat, para pemimpin adat akan selalu berkonsultasi dan berdampingan dengan imam dalam memimpin ritual. Demikian sebaliknya, bila para imam jamaah menggelar acara-acara hari besar keagamaan, mereka pun akan selalu berdampingan dengan para pemimpin adat.

Penulis : Syaifullah Amin

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Tokoh, Fragmen Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Minggu, 10 September 2017

Satkorcab Banser Bantul Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim

Bantul, Internet Marketer Nahdlatul Ulama - Dalam rangka bulan suci Ramadhan 1438 H dan peringatan Harlah Koperasi Banser Khoirul Umah yang pertama, Satkorcab Banser Bantul menyelenggarakan buka puasa bersama dan santunan anak yatim di Madrasah Darul Hikmah, Pepe Ngentak, Trirenggo, Bantul.

Acara ini diikuti oleh pengurus harian Satkorcab Banser Bantul dan perwakilan Satkoryon Banser se-Kabupaten Bantul. Mereka mengundang 40 anak yatim yang berada di Kabupaten Bantul, Ahad (11/6) sore.

Satkorcab Banser Bantul Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim (Sumber Gambar : Nu Online)
Satkorcab Banser Bantul Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim (Sumber Gambar : Nu Online)

Satkorcab Banser Bantul Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim

"Di bulan Ramadhan ini Banser khususnya Satkorcab Banser Bantul banyak mengadakan kegiatan-kegiatan sosial. Dalam acara buka bersama dan santunan anak yatim ini, kami selain bekerja sama dengan Koperasi Banser Khoirul Ummah, kami juga bekerja sama dengan LAZISNU DI Yogyakarta dan juga Kyongnam Muslim Community (KMC) yang berada di Korea Selatan," kata Kasatkorcab Banser Bantul H Eko Widiyanto.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Sementara ketua panitia Kholiq Abdullah mengatakan, ini merupakan program perdana yang diadakan oleh Satkorcab Banser Bantul yang bekerjasama dengan Koperasi Banser Khoirul Ummah. Acara ini selain diadakan dalam rangka bulan Ramadhan, acara ini juga dilaksanakan dalam rangka memperingati Harlah Koperasi Khorul Ummah yang pertama. Dalam acara ini, anak yatim yang diundang berasal dari 17 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Bantul yang berjumlah 40 orang.

“Dengan diadakannya acara ini, harapannya bisa menjadikan ajang silaturahmi di antara sahabat-sahabat Banser dan juga berbagi kasih terhadap adik-adik kita yang membutuhkan,” ujar Kholiq Abdullah.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Manager LAZISNU Daerah Istimewa Yogyakarta Mambaul Bahri mengatakan, acara ini tidak akan terselenggara tanpa bantuan dan sumbangsih masyarakat Nahdliyin karena LAZISNU Daerah Istimewa Yogyakarta hanya sebagai perantara.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada donatur dan masyarakat Nahdliyin yang mempercayai LAZISNU dalam mengelola uang zakat dan sedekah masyarakat. Tidak lupa pula, kami sangat berharap masyarakat Nahdliyin yang memiliki rezeki yang lebih, dapat disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima zakat maupun sedekah melalui LAZISNU. Saya mewakili LAZISNU DI Yogyakarta mengucapkan terima kasih kepada Satkorcab Banser Bantul, mitra LAZISNU DI Yogyakarta dalam menasharufkannya," kata Mambaul Bahri.

Acara ini juga disambut baik oleh para wali anak yatim dan berharap acara mulia ini dapat dilangsungkan setiap tahunnya. (Rifqi Nur Fauzi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Halaqoh, Fragmen, Syariah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Internet Marketer Nahdlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Internet Marketer Nahdlatul Ulama dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock