Tampilkan postingan dengan label Ahlussunnah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ahlussunnah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Februari 2018

Ribuan Massa Hadiri Puncak Acara

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Puncak acara penyelenggaraan Global Peace Festival yang diselenggarakan di Gelora Bung Karno, Ahad (17/10)  dihadiri oleh ribuan massa yang terdiri dari para santri, pelajar dan mahasiswa.



Ribuan Massa Hadiri Puncak Acara (Sumber Gambar : Nu Online)
Ribuan Massa Hadiri Puncak Acara (Sumber Gambar : Nu Online)

Ribuan Massa Hadiri Puncak Acara

Secara bersama-sama mereka menyerukan tentang pentingnya perdamaian yang belakangan ini terus menghadapi tantangan.

Beberapa perguruan tinggi yang terlibat aktif dalam acara ini diantaranya adalah Universitas Indonesia, Universitas Nasional, Universitas Guna Darma, UIN Jakarta, Universitas Kristen Indonesia, Presiden University, London School, Budi Luhur dan lainnya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Seluruh badan otonom juga mengerahkan anggotanya untuk memeriahkan acara ini seperti IPNU, IPPNU, Fatayat NU, Muslimat NU, Pagar Nusa, Ansor NU dan lainnya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Acara ini dimeriahkan dengan sejumlah pentas seni yang mewakili tradisi di Indonesia, seperti tari saman, barongsai, Soreang yang merupakan tradisi masyarakat lereng Merbabu, lagu-lagu daerah dan lainnya. Turut pula ditampilkan hadrah yang sudah akrab bagi warga NU. Marching band siswa Maarif NU Blitar yang telah menjadi juara tingkat internasional juga unjuk kebolehan.

Audiens juga dihibur dengan pentas seni dari para artis terkenal seperti Harvey Malaiholo, Mike Mohede serta Maudi Wilhemina. Para penonton yang sebagian besar masih berusia muda menantikan aksi dari penyanyi Rossa, Evelyn Young, Sarwana serta Slank menutup acara. Tak ketinggalan Slanker dengan setia mengikuti kemana pujaan mereka beraksi.

Pada kesempatan tersebut program power of rupiah yang merupakan upaya mengumpulkan dana melalui koin-koin untuk membantu kelompok tidak mampu, yang telah berjalan sekitar sebulan ini diserahkan kepada panitia yang selanjutnya akan dikelola oleh PBNU untuk kelompok masyarakat miskin dan anak tak mampu sekolah.

Program ini bertemakan aksi kecil harapan besar, tidak bermaksud untuk mengumpulkan milyaran rupiah, tetapi lebih pada upaya memberdayakan masyarakat untuk membantu orang lain.

Hadir pada acara tersebut KH Said Aqil Siradj, pendiri Global Peace Foundation Hung Jim Moon, Ketua MK Mahfud MD, Menakertrans Muhaimin Iskandar, sekitar seratus peserta Global Peace Leadership Conference dari 17 negara serta para tokoh lintas agama. (mkf) Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Ahlussunnah, Internasional, Olahraga Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Minggu, 18 Februari 2018

Puncak Harlah PCNU Cirebon Dimajukan Sehari

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Puncak harlah ke-88 NU oleh PCNU kabupaten Cirebon yang semula dijadwalkan jatuh pada Ahad (16/3), dimajukan menjadi Sabtu (15/3). Pemindahan jadwal acara ini dilakukan karena  mempertimbangkan ketertiban umum mengingat hari yang dijadwalkan jatuh pada hari pertama kampanye.

Puncak Harlah PCNU Cirebon Dimajukan Sehari (Sumber Gambar : Nu Online)
Puncak Harlah PCNU Cirebon Dimajukan Sehari (Sumber Gambar : Nu Online)

Puncak Harlah PCNU Cirebon Dimajukan Sehari

“NU biasa mengalah seperti ini demi menjaga kondusifitas dan keamanan di tengah masyarakat,” kata Rais Syuriyah PCNU Cirebon KH Usamah Mansur di hadapan sedikitnya 1000 warga NU yang mamadati area acara puncak harlah ke-88 NU di halaman Kantor PCNU Cirebon, Sumber, Cirebon, Sabtu (15/3) malam.

Acara ‘NU Bersholawat’ yang rencananya menghadirkan Habib Syekh bin Abdul Qadir Assegaf di stadion Ranggajati Cirebon, diurungkan. Karena, kegiatan kemasyaratan yang melibatkan masa besar selama masa kampanye di lapangan terbuka, tidak diperkenankan.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Puncak acara ditutup dengan ceramah ke-NUan yang disampaikan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. Sebelum ceramah, jajaran PCNU Cirebon membagikan hadiah kepada sejumlah pemenang perlombaan yang dilangsungkan sepekan sebelum puncak harlah. Perlombaan itu meliputi penulisan ilmiah ke-NUan, cerdas cermat, genjring, dan mewarnai logo NU.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Usai ceramah, warga NU disuguhkan pementasan grup wayang cepak dari Jamblang. Pementasan ini mengusung cerita masuknya Islam ke tanah Cirebon. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Ahlussunnah, Ubudiyah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Selasa, 13 Februari 2018

Sejumlah MA dan SMA se-Jatim Ikuti Olimpiade Matematika di Unipdu

Jombang, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Himpunan Mahasiswa Matematika atau Himatika Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Peterongan Jombang kembali menyelenggarakan kompetisi matematika tingkat provinsi. Kegiatan kali ini untuk tingkat MA dan SMA, dari sebelumnya yakni MTs dan SMP. 

Pada sambutan pembukaan, Prof Dr KH Ahmad Zahro menyampaikan bahwa Fakultas MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) terbilang sangat kreatif. “Walaupun kecil, tapi bisa membuktikan dengan kegiatan yang sangat bermutu, salah satunya adalah Program Kreatifitas Mahasiswa atau PKM,” kata Rektor Unipdu tersebut, Ahad (28/1).

Sejumlah MA dan SMA se-Jatim Ikuti Olimpiade Matematika di Unipdu (Sumber Gambar : Nu Online)
Sejumlah MA dan SMA se-Jatim Ikuti Olimpiade Matematika di Unipdu (Sumber Gambar : Nu Online)

Sejumlah MA dan SMA se-Jatim Ikuti Olimpiade Matematika di Unipdu

Selanjutnya Profesor Zahro, sapaan akrabnya menjelaskan bahwa Fakultas MIPA selalu mendapatkan hibah penelitian PKM yang diselenggarakan Ristek Dikti. “Ke depan, Fakultas Matematika Unipdu diharap tambah berkembang dan menjadi pioner di lingkungan kampus bahkan dalam kancah nasional,” kata guru besar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya ini.

Dyah Novita Larasati selaku ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan yang diselenggarakan Himatika Unipdu tidak semata menjadi kewajiban memajukan organisasi internal kampus. “Tetapi juga sebagai tanggung jawab mahasiswa dalam menjunjung tinggi almamater yaitu mengembangkan Unipdu menjadi kampus go to internasional,” tandasnya.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti 60 peserta dari 30 sekolah di berbagai kota se-Jatim seperti Sidoarjo, Probolinggo, Nganjuk, Mojokerto, Malang, Jombang, hingga kota-kota di Madura. Selama olimpiade berlangsung, juga diisi lomba swafoto antar sekolah. (Ibnu Nawawi

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Kajian Sunnah, Khutbah, Ahlussunnah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Jumat, 09 Februari 2018

Rugikan Ribuan Madrasah Sore, LP Ma’arif NU Minta Mendikbud Diganti

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama?

Ketua Pengurus Pusat Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama H. Arifin Junaidi menegaskan pihaknya memiliki madrasah formal sejumlah 48 ribu. Menurut dia, murid dan guru lembaga tersebut menolak kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Sekolah 5 Hari.?

Rugikan Ribuan Madrasah Sore, LP Ma’arif NU Minta Mendikbud Diganti (Sumber Gambar : Nu Online)
Rugikan Ribuan Madrasah Sore, LP Ma’arif NU Minta Mendikbud Diganti (Sumber Gambar : Nu Online)

Rugikan Ribuan Madrasah Sore, LP Ma’arif NU Minta Mendikbud Diganti

“Jika kebijakan ini dipaksakan, Prgunu (Persatuan Guru Nahdlatul Ulama) dan Ma’arif akan datang ke Jakarta,” ungkapnya pada konferensi bersama Pengurus Besar PBNU menyikapi kebijakan Sekolah 5 Hari di gedung PBNU, Jakarta, Kamis (15/6). ?

Karena, menurut laporan yang diterima dari lembaga-lembaga M’arif di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Lampung, Makassar, Banjarmasin, Maluku, kebijakan tersebut sangat merasahkan.?

“Saya telah berkomunikasi dengan LP Ma’arif di Makassar, di Banjarmasin; terjadi keresahan yang luar biasa kebijakan Mendikbud ini,” katanya.?

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Ia menambahkan, sebelumnya Mendikbud akan membuat kebijakan Full Day School (FDS). Kemudian diubah menjadi kebijakan Sekolah Lima Hari dengan belajar selama 8 jam sehari. Ini adalah kebijakan yang sama saja, beda nama.?

“Mendikbud telah bikin gaduh. Kami meminta Presiden untuk menggantinya,” tegasnya. ?

Arifin menambahkan, di luar 48 ribu madrasah di bawah LP Ma’arif terdapat 70 ribu Madrasah Diniyah Takmiliyah yang waktu belajarnya sore hari. Dengan demikian, kebijakan tersebut akan 7 juta murid Madrasah Diniyah Takmiliyah tersebut. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Aswaja, Ahlussunnah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kamis, 25 Januari 2018

Peserta Liga Santri Nusantara 2016 Naik Lima Kali Lipat

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kemenpora kembali menginisiasi persiapan gelaran Liga Santri Nusantara (LSN) II/2016. Kali ini, peserta kompetisi akan meningkat lima kali lipat dibanding LSN tahun 2015.

Menurut Ketua LSN Abdul Ghaffar Rozin, konsep tahun ini akan berbeda karena jumlah region meningkat menjadi 32 region. "Sebelumnya tak sebanyak tahun ini. Dengan region yang nambah, otomatis peserta juga nambah menjadi 1024 tim dari seluruh Indonesia," kata ketua Pengurus Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) atau asosiasi pesantren NU ini, Selasa (16/5) malam.

Peserta Liga Santri Nusantara 2016 Naik Lima Kali Lipat (Sumber Gambar : Nu Online)
Peserta Liga Santri Nusantara 2016 Naik Lima Kali Lipat (Sumber Gambar : Nu Online)

Peserta Liga Santri Nusantara 2016 Naik Lima Kali Lipat

Selain meningkatkan kuantitas, lanjut dia, secara kualitas pertandingan di LSN dipastikan bakal meningkat. Itu seiring kerja sama yang sudah dilakukan dengan Asosiasi Wasit Profesional Indonesia (Awapi).

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Ada 130-an wasit yang akan dilibatkan memimpin di tiap region, dengan regulasi dan tata kelola yang lebih baik. "Kalau sebelumnya masih ada banyak kekurangan, sekarang sudah di evaluasi. Termasuk verifikasi pemain, untuk mencegah pencurian umur," tegas dia.

Di sisi lain, Asdep Olahraga Pendidikan Kemenpora, Arifin ?Majid menjelaskan bahwa anggaran pada tahun ini meningkat. Apalagi, ada APBN yang siap mendukung kegiatan ini. "Kalau jumlahnya kebutuhan anggaran mencapai Rp 20-an miliar, tapi APBN menyiapkan tak sebanyak itu. Sisanya dari sponsorship," papar dia.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kemenpora menurut dia melihat ada kesuksesan dalam pelaksanaan pada 2015 lalu. Banyak pemain bagus lahir, dan mereka siap untuk disalurkan masuk dalam tim Pelajar Asia U-18. "Nanti pemain terbaik yang terpilih pada 2015, akan memperkuat Timnas Pelajar U-18 untuk 2016," tandasnya. (Red: Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Ahlussunnah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Selasa, 23 Januari 2018

IKA-PMII: Negara Bergerak ke Arah Penghilangan Tanggung Jawab

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Pasca reformasi dan amandemen UUD 1945, pengertian negara mulai berbelok. Tujuan negara yang semestinya memberi kesejahteraan sebesar-besarnya kepada rakyat seperti diamanatkan konstitusi berangsur lenyap.

IKA-PMII: Negara Bergerak ke Arah Penghilangan Tanggung Jawab (Sumber Gambar : Nu Online)
IKA-PMII: Negara Bergerak ke Arah Penghilangan Tanggung Jawab (Sumber Gambar : Nu Online)

IKA-PMII: Negara Bergerak ke Arah Penghilangan Tanggung Jawab

Pandangan ini disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Arief Mudatsir Mandan pada pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-5 IKA-PMII bertema "Menegaskan Kedaulatan Indonesia di Tengah Percaturan Geolpolitik Dunia” di Jakarta, Senin (1/7) sore.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Arief mengatakan, pembelokan tersebut menuju pengertian hanya tanggung jawab secara prosedural dalam segenap tatakrama formalitas politik kekuasaan, seperti pemilu, pembatasan masa jabatan kekuasaan, keberadaan lembaga-lembaga negara, dan seterusnya.

”Negara secara perlahan bergerak kepada penghilangan kemaslahatan rakyat, jaminan keamanan, pemenuhan kebutuhan rakyat secara fisik dan batin, dan individual maupun kolektif,” tuturnya.

Menurut Arief, kedaulatan perekonomian nasional yang terliberalisasi dengan dipersilakannya kekuatan luar telah mengeksploitasi ekonomi Indonesia serta mendorong hancurnya sendi-sendi jati diri bangsa dan kemandirian sebagai sebuah negara.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

”Jika negara abai dan dalam menjalankan peran tidak berfungsi, maka rakyat wajib memberikan petisi, memberikan koreksi, guna mengembalikan kedaulatan agar tetap di tangannya,” tegasnya.

Ia berharap, Munas ke-5 IKA-PMII yang baru akan berakhir pada Rabu ini tidak hanya menghasilkan pemimpin baru yang lebih baik tapi juga menyumbangkan gagasan dan kiprah bagi perbaikan bangsa dan negara secara keseluruhan.

”Sebagai bagian terpenting dari ujung tombak NU, kader PMII dan alumninya memiliki peran strategis dalam mendorong Indonesia kembali ke khittahnya, mengembalikan kedaulatan di tangan rakyat sepenuhnya,” jelas Arief.

Penulis: Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Pahlawan, Ahlussunnah, Ubudiyah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Sastra Purnama, Cara Gusdurian Semarang Sebar Pesan Damai

Semarang, Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Di tengah maraknya ujaran kebencian dan berita hoaks di media yang dapat memecah belah keutuhan NKRI, para penggerak Gusdurian terus berusaha menebar perdamaian. Jumat malam (03/11), ratusan pemuda yang tergabung dalam komunitas Gusdurian Semarang, Gusdurian Malang, Sabda Perubahan, dan Gubuk Tulis menyelenggarakan

Sastra Purnama, Cara Gusdurian Semarang Sebar Pesan Damai (Sumber Gambar : Nu Online)
Sastra Purnama, Cara Gusdurian Semarang Sebar Pesan Damai (Sumber Gambar : Nu Online)

Sastra Purnama, Cara Gusdurian Semarang Sebar Pesan Damai

Sastra Purnama





Sastra Purnama adalah  acara seni dan sastra yang diselenggarakan di setiap malam bulan purnama. Mengangkat tema Harmoni Cinta dalam Bhinneka, Sastra Purnama kali ini juga disambut antusias oleh berbagai komunitas di Semarang.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Acara diisi dengan pembacaan puisi, orasi Media Damai, orasi cinta oleh salah satu penggerak Gusdurian Semarang. Acara juga menampilkan musik-musik akustik dan performance art dari berbagai kalangan, baik dari tokoh agama, perwakilan komunitas dan individu. Sebelum penutup, dengan Al Muiz Liddinillah selaku pendiri komunitas Gubuk Tulis membacakan doa literasi dengan khidmad.

Dalam orasi media damai disebutkan, menurut Kominfo ada 800ribu situs penyebar hoaks di Indonesia saat ini di tengah rendahnya budaya minat baca masyarakat, tidak heran apabila sebaran hoaks semakin tidak terbendung. 

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Para pemuda harus lebih giat lagi menjadi aktifis literasi baik di dunia nyata ataupun di dunia maya, intinya bagaimana masyarakat dapat terbantu memiliki bahan bacaan yang baik, agar tidak mudah terprovokasi oleh isu dan berita hoaks,” kata Muhammad Yasin dalam orasinya. 

Abdul Ghofar, Koordinator Gusdurian Semarang mengatakan  perbedaan adalah sesuatu yang indah, seperti pelangi yang terdiri  dari beragam warna. Dengan adanya Sastra Purnama ini, harapannya Indonesia pada umumnya dan Semarang khususnya mampu menjaga  dan merawat kerukunan antar sesama manusia.  

“Kemanusiaan adalah titik temu diantara  keberbedaan kita. Inilah harmoni cinta yang muncul ditengah kemajemukan latar belakang agama,  ras,  suku diantara kita," kata Abdul Ghofar.

Acara yang berlangsung di Pelataran Gereja Katolik Santa Theresia Bongsari Semarang ini ditutup dengan menyanyikan lagu Satu Nusa Satu Bangsa oleh seluruh tamu yang hadir dengan dipandu Romo Didik, Pastor Kepala Paroki. (Nabila/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Cerita, Ahlussunnah, Anti Hoax Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Selasa, 09 Januari 2018

Ansor Dapuk Lion Air Sebagai Pesawat Resmi

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Gerakan Pemuda Ansor (GP) Ansor mendapuk maskapai Lion Air sebagai pesawat resmi selama pelaksanaan Silaturahmi Akbar dan Kongres XV GP Ansor yang dilaksanakan di Yogyakarta pada 26 November 2015.

Ansor Dapuk Lion Air Sebagai Pesawat Resmi (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Dapuk Lion Air Sebagai Pesawat Resmi (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Dapuk Lion Air Sebagai Pesawat Resmi

Ketua Umum GP Ansor Nusron Wahid dan CEO Lion Group Edward Sirait secara resmi melakukan pemasangan logo kongres di badan pesawat Lion Air di Bandara Soetta, Cengkareng, Selasa.

"Kenapa pakai Lion, karena sudah sesuai dengan kemampuan daya beli anggota Ansor," kata Nusron Wahid saat menyampaikan sambutan di acara Peluncuran Official Airline.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Dipilihnya Lion Air juga karena rute penerbangannya sesuai dengan sebaran anggota Ansor di daerah.

Ia menyampaikan, dengan adanya kerja sama ini nantinya Lion Air yang tergabung dalam Lion Air Group akan digunakan sebagai transportasi udara peserta kongres.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

CEO Lion Group Edward Sirait dalam kesempatan yang sama mengatakan, kerja sama dengan GP Ansor merupakan kebanggaan dan kehormatan tersendiri bagi Lion Air.

"Kami mengharapkan kongres yang akan diselenggarakan di Yogyakarta nanti akan berjalan dengan lancar, aman, tertib serta mendapatkan hasil yang diharapkan dan diinginkan demi kebaikan kita semua," tuturnya.

Bagi Lion Air, lanjut Edward, kerja sama dengan organisasi kepemudaan ini bukan yang pertama. Sebelumnya, Lion Air juga menjalin kerja sama sebagai official airline untuk beberapa organisasi dan gerakan dalam mendukung kongres.?

Kongres XV GP Ansor akan digelar di Pondok Pesantren Ki Ageng Pandanaran di Yogyakarta selama tiga hari yakni tanggal 26-28 November 2015. Sekitar 3.000 utusan dari unsur pimpinan pusat, pimpinan wilayah, dan pimpinan cabang se-Indonesia menghadiri kongres ini. (Antara/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Ahlussunnah, Santri Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Selasa, 02 Januari 2018

Bahas Kalender Hijriah Tunggal, Kemenag Datangkan Para Ahli Falak

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama 

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar Seminar Internasional Fiqih Falak di Hotel Arya Duta, Jakarta, Rabu (29/11). 

Bahas Kalender Hijriah Tunggal, Kemenag Datangkan Para Ahli Falak (Sumber Gambar : Nu Online)
Bahas Kalender Hijriah Tunggal, Kemenag Datangkan Para Ahli Falak (Sumber Gambar : Nu Online)

Bahas Kalender Hijriah Tunggal, Kemenag Datangkan Para Ahli Falak

Acara yang mengangkat tema "Peluang dan Tantangan Implementasi Kalender Hijriah Tunggal" secara global ini diadakan selama tiga hari (28-30/11). 

Hadir pada acara ini Menteri Agama Republik Indonesia H Lukman Hakim Saifuddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Jamaluddin, Delegasi dari 14 negara yang terdiri atas Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Arab Saudi, Turki, Mesir, Iran, Yordania, Maroko, Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Inggris, India, dan Irlandia. Perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), beberapa Ormas Islam, beberapa pesantren di Indonesia, dan para akademis perguruan tinggi Indonesia. 

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam H Muhammadiyah Amin mengaku kalau pelaksanaan seminar ini sudah sangat tepat. Sebagai negara yang mayoritas berpenduduk muslim, katanya, Indonesia sudah selaiaknya mengambil bagian dalam menciptakan konsep tunggal penyatuan kalender global. 

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Menurutnya, Pemerintah Republik Indonesia yang dikomandoi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia bersama negara-negara maju serta negara-negara Asia Tenggara berkomitmen untuk melaksanakan pertemuan antar negara-negara dunia guna merumuskan konsep tunggal penyatuan Kalender Hijriah. 

Amin menjelaskan bahwa seminar ini diadakan untuk mengumpulkan para ahli falak internasional dari beberapa negara guna menghasilkan pandangan penyatuan global tentang Kalender Hijriah. 

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Sementara tujuan dari seminar ini untuk meningkatkan kualitas keilmuan ahli falak, menjadi wadah ahli falak yang konkrit, dan menemukan titik temu pemikiran para ahli falak terkait penyatuan global. 

Acara Seminar sendiri dibuka Menteri Agama H Lukman Hakim Saifuddin dengan menabuh gong. (Husni Sahal/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Ahlussunnah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Sabtu, 30 Desember 2017

Aher Buka Konferensi Wilayah IPPNU Jabar

Karawang, Internet Marketer Nahdlatul Ulama - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) resmi membuka Konferensi Wilayah (Konferwil) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jawa Barat XV di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 3, Cilamaya, Karawang, Sabtu (26/11) sore. Aher dalam kesempatan ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa mempersiapkan diri menghadapi perkembangan zaman.

"Hari ini negara-negara di Asia sudah menunjukkan kekuatannya, dimulai dari Jepang, Korea, dan China. Indonesia, harusnya sudah siap menghadapi kemajuan itu," ujar Aher.

Aher Buka Konferensi Wilayah IPPNU Jabar (Sumber Gambar : Nu Online)
Aher Buka Konferensi Wilayah IPPNU Jabar (Sumber Gambar : Nu Online)

Aher Buka Konferensi Wilayah IPPNU Jabar

Kemajuan negara-negara Asia itu tidak lepas dari komitmentnya dalam menyejahterakan masyarakatnya.

"Inilah kemudian hari ini kita terus berupaya bagaimana bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat seperti yang tertera dalam sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia," tegasnya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Selain kesejahteraan sosial, Aher berkomitmen untuk bisa mencerdaskan masyarakat, baik mental maupun spiritual.

"Sebagaimana tuntunan Nabi SAW bahwa mencari ilmu hukumnya wajib. Kita berupaya memberikan akses agar masyarakat bisa menikmati mencari ilmu tersebut," pungkasnya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Hadir dalam pembukaan Konferwil Ketua KPUD Jawa Barat Yayat Hidayat, Ketua PWNU Jawa Barat KH Hasan Nuri Hidayatullah, Ketua GP Ansor Jawa Barat Deni Ahmad Haidar, dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana. (Ade Mahmudin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Hadits, Ahlussunnah, Nahdlatul Ulama Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kamis, 21 Desember 2017

Saat Putra Sayyidina Umar Diejek Teman-temannya

Keluarga Khalifah Umar bin Khattab memiliki pola hidup sederhana. Saking sederhananya, konon kendati menjabat sebagai khalifah di Mekah, pakaian yang dikenakannya memiliki empat belas tambalan. Salah satunya ditambal dengan kulit kayu.

Suatu ketika usai pulang sekolah, Abdullah bin Umar menangis di hadapan ayahnya, Umar bin Khattab. Umar pun bertanya, “Kenapa engkau menangis, anakku?”

Saat Putra Sayyidina Umar Diejek Teman-temannya (Sumber Gambar : Nu Online)
Saat Putra Sayyidina Umar Diejek Teman-temannya (Sumber Gambar : Nu Online)

Saat Putra Sayyidina Umar Diejek Teman-temannya

"Teman-teman di sekolah mengejek dan mengolok-olokku karena bajuku penuh dengan tambalan. Di antara mereka mengatakan, ‘Hai Kawan-kawan, perhatikan berapa jumlah tambalan putra Amirul Mukminin itu’," ungkap Ibnu Umar dengan nada sedih.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Setelah mendengar curhatan putranya, Amirul Mukminin langsung bergegas menuju baitul mal (kas negara) dengan maksud akan meminjam beberapa dinar untuk membelikan baju anaknya. Karena tidak bertemu dengan pejabat bagian kas negara, ia pun menitipkan surat kepada penjaga kas negara tersebut yang isinya sebagai berikut:

"Dengan surat ini, perkenankanlah aku meminjam uang kas negara sebanyak 4 dinar sampai akhir bulan, pada awal bulan nanti, gajiku langsung dibayarkan untuk melunasi utangku.”

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

(Baca juga: Gaya Hidup Putri Rasulullah)

Setelah pejabat kas negara membaca surat pengajuan utang itu, dikirimlah surat balasan:

”Dengan segala hormat, surat balasan kepada junjungan khalifah Umar Bin Khatab. Wahai Amirul Mukminin mantapkah keyakinanmu untuk hidup sebulan lagi, untuk melunasi utangmu, agar kamu tidak ragu meminjamkan uang kepadamu. Apa yang Khalifah lakukan terhadap uang kas negara, seandainya meninggal sebelum melunasinya?

Selesai membaca surat balasan dari pejabat kas negara, Khalifah pun langsung menangis, dan berseru kepada anaknya:

“Hai anakku sungguh aku tidak mampu membelikan baju baru untukmu dan berangkatlah sekolah seperti biasanya, sebab aku tidak bisa meyakinkan akan pertambahan usiaku sekalipun hanya sesaat.” Anak itu pun menangis mendengar ujar ayahnya. (Ahmad Rosyidi)

(Disarikan dari Kitab Durrtun Nashihin fil Wadhi wal Irsyad karya Utsman bin Hasan al-Khubawi)



Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Meme Islam, Makam, Ahlussunnah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Selasa, 19 Desember 2017

NUCARE-LAZISNU Jateng Serahkan Bantuan 50 Juta untuk Dai Bahtiar

Sukoharjo, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PWNU Jawa Tengah menyerahkan donasi sebesar 50 juta untuk membantu proses penyembuhan penyakit yang diderita Dai Bahtiar, putra almarhum Ketua PCNU Sukoharjo H. Nagib Sutarno di kediaman Dai, di Polokarto Sukoharjo, Kamis (5/1).

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, Dai Bahtiar, menderita sakit setelah ia mengalami kecelakaan saat hendak berangkat ke pesantren. Kecelakaan tersebut membuat kakinya cidera dan akhirnya setelah beberapa kali dioperasi terpaksa dilakukan amputasi.

NUCARE-LAZISNU Jateng Serahkan Bantuan 50 Juta untuk Dai Bahtiar (Sumber Gambar : Nu Online)
NUCARE-LAZISNU Jateng Serahkan Bantuan 50 Juta untuk Dai Bahtiar (Sumber Gambar : Nu Online)

NUCARE-LAZISNU Jateng Serahkan Bantuan 50 Juta untuk Dai Bahtiar

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan dari Ketua PWNU Jateng KH Abu Hapsin dan Sekretaris KH M Arja Imroni, Ketua LAZISNU Jateng, Muh Mahsun. Turut hadir pula Rais Syuriah PCNU Sukoharjo KH Abdullah Faishol.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Ketua LAZISNU Jateng Muh Mahsun, berharap bantuan ini dapat meringankan biaya pengobatan yang menelan biaya cukup banyak. "Semoga kepedulian warga Nahdliyyin dan donatur lainnya dapat meringankan beban keluarga. Amin," ujar dia.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Sementara itu, Sekretaris LAZISNU Jateng, Zainuddin Zein menambahkan bantuan ini merupakan hasil penggalangan dana dari program NUCARE-LAZISNU Jateng. "Insyaallah kita teruskan sampai Pebruari, semoga dana yang terkumpul nanti juga bisa untuk membeli kaki palsu," ungkapnya.

Perwakilan dari pihak yang menerima bantuan tersebut, berterimakasih atas donasi yang diberikan dari para donatur. Kami sampaikan terima kasih, mohon ada pendampingan dan bimbingan dari keluarga besar NU, terang Istri Alm. H Nagib, Hj. Siti Zumrotun. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Habib, Halaqoh, Ahlussunnah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kamis, 14 Desember 2017

Sampah dan Cerita Kemapanan Ekonomi Kita

Oleh Muhammad Ishom



Banyak orang memandang sebelah mata terhadap keranjang sampah. Mereka berpikir keranjang sampah adalah tempat kotor karena fungsinya sebagai penampung sampah. Memang benar demikian. Tetapi persoalannya di balik image negatif itu, keranjang sampah sebenarnya bisa bercerita tentang kita. 

Cobalah luangkan waktu sejenak untuk mencoba melihat apa saja yang ada dalam keranjang sampah kita. Keragaman dan volume sampah serta berbagai merek produk di dalamnya bisa bercerita tentang tingkat kemakmuran, gaya hidup dan status sosial kita. Jadi keranjang sampah memiliki fungsi lain yang bisa mencerminkan hal-hal pribadi tentang kita. 

Sampah dan Cerita Kemapanan Ekonomi Kita (Sumber Gambar : Nu Online)
Sampah dan Cerita Kemapanan Ekonomi Kita (Sumber Gambar : Nu Online)

Sampah dan Cerita Kemapanan Ekonomi Kita

Keragaman sampah bisa bercerita bahwa kita memiliki banyak pilihan terkait apa yang kita konsumsi. Jika sampah tetangga sebelah kita tidak seaneka ragam sampah kita, itu bisa berarti mungkin mereka tidak memiliki banyak pilihan karena terbatasnya budget. Jadi beragamnya sampah bisa menunjukkan budget kita untuk konsumsi sehari-hari cukup longgar. 

Jika memang demikian maka secara ekonomi mungkin kita lebih makmur daripada tetangga sebelah kita. Atau, kitalah yang kurang bisa menahan nafsu untuk menuruti keinginan perut sehingga apa saja masuk ke dalamnya. Ini artinya jangan-jangan kita termasuk abdul buthun, yakni manusia penghamba perut. 

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Manusia seperti itu sudah pasti akan memproduksi sampah dalam jumlah yang lebih besar daripada mereka yang lebih suka berpuasa dalam kehidupan sehari-harinya. Jadi volume sampah yang tinggi bisa jadi menujukkan bahwa kita memiliki gaya hidup konsumtif. Orang konsumtif sudah pasti memproduksi sampah dengan volume lebih tinggi daripada mereka yang bisa menahan diri dari gaya hidup konsumtif. . 

Gaya hidup kita sesungguhnya tidak hanya tercermin dalam volume sampah yang tinggi, tetapi juga dalam merek-merek produk yang tertera dalam barang-barang yang telah menjadi sampah. Kaleng atau botol minuman dengan merek tertentu yang dibeli dari pusat-pusat perbelanjaan seperti mall tentu lebih bergengsi daripada wadah minuman tanpa merek seperti kantong plastik untuk es teh yang dibeli dari warung makan PKL pinggir jalan. 

Ketika sampah-sampah kita banyak terdiri dari barang-barang bermerek dengan keragaman dan volume yang tinggi, dari situlah sebenarnya bisa dibaca hal-hal tentang diri kita sebagaimana telah diuraikan di atas.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Namun, sadarkah kita semakin tinggi tingkat kemakmuran kita, kita bisa semakin konsumtif. Itu artinya semakin banyak kita memproduksi sampah. Semakin banyak sampah kita produksi, samakin tinggi tingkat pencemaran terhadap lingkungan. Semakin kita konsumtif, semakin tinggi tingkat eksploitasi terhadap bumi dan isinya.

Ingatlah Tuhan telah berfirman, kerusakan di bumi disebabkan oleh ulah manusia sendiri sebagaimana tertulis di dalam Al-Qur’an, Surah Ar-Ruum, ayat 41:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya: “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (kejalan yang benar)."

Maka keserderhanaan hidup sebagimana telah dicontohkan Rasulullah SAW dengan banyak berpuasa, makan ketika lapar dan berhenti makan sebelum kenyang, sesungguhnya merupakan hal yang sangat terpuji karena itu berarti bersikap tidak konsumtif dan karenanya tidak banyak memproduksi sampah. Ini berarti bersikap lebih ramah terhadap lingkungan. Sikap ini semakin relevan dengan tuntutan zaman sekarang di mana telah ada kesadaran bersama untuk berikhtiar menjaga bumi dari pencemaran dan eksploitasi yang membabi buta. 

Penulis adalah dosen Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Habib, Tegal, Ahlussunnah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kamis, 07 Desember 2017

Peduli Lingkungan, Siswa Ta’mirul Tanam 1000 Pohon

Boyolali, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Untuk menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan, anak bisa dilatih mencintai alam sedari dini. Semisal dengan mengajak mereka, untuk menghijaukan kembali lahan yang gundul tanpa pepohonan.

Peduli Lingkungan, Siswa Ta’mirul Tanam 1000 Pohon (Sumber Gambar : Nu Online)
Peduli Lingkungan, Siswa Ta’mirul Tanam 1000 Pohon (Sumber Gambar : Nu Online)

Peduli Lingkungan, Siswa Ta’mirul Tanam 1000 Pohon

Seperti yang dilakukan para siswa Sekolah Dasar (SD) Ta’mirul Islam Surakarta, mereka dilatih untuk memiliki kepedulian terhadap alam, dengan cara menanam ribuan bibit pohon mahoni di kawasan Desa Ngesrep, Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Sabtu (17/10) sore.

Ketua Panitia kemah bakti Rudi Handoko penanaman 1000 pohon tersebut, dilaksanakan bekerjasama dengan Koramil Ngemplak. “Secara simbolis kita tanam 100 pohon di lokasi ini, sedangkan sisanya kita serahkan kepada pihak Koramil” terang Rudi.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kegiatan penanaman 1000 pohon ini juga disambut dengan baik pihak Koramil Ngemplak. Danramil Ngemplak, Guntur Raharjo, mengatakanpihaknya berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Kami mengapresiasi kegiatan positif seperti ini. Semoga pohon yang sudah ditanam bisa dirawat dengan baik,” kata dia.

Salah satu siswa yang ikut menanam pohon, Muhammad Luthfi, mengaku senang dapat membantu untuk menghijaukan kembali lahan yang gundul. “Ini pengalaman pertama saya menanam pohon, semoga nanti pohonnya bisa tumbuh besar dan bermanfaat,” ujar siswa kelas VI SD Ta’mirul itu.

Ditemui terpisah, Kepala Sekolah SD Ta’mirul Islam, Slamet, mengungkapkan acara menamam pohon ini menjadi rangkaian kegiatan kemah bakti sosial Pramuka SD/MI/SMP Ta’mirul Islam, yang dilaksanakan selama 2 hari, Sabtu-Ahad (16-17/10).

“Selain acara menanam pohon, pada kegiatan kali ini kami juga membagikan 1 ton beras dan bantuan pendidikan untuk siswa tidak mampu di lingkungan setempat. Kami harapkan dengan kegiatan ini, para siswa lebih mandiri dan peduli kepada sesama,” ungkap Slamet.

Dalam kegiatan yang bertajuk “Kembali ke Desa” ini, para siswa medapatkan banyak pengalaman, mulai dari berlatih mendirikan tenda hingga ketrampilan lainnya. (Ajie Najmuddin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Ahlussunnah, Warta Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Rabu, 22 November 2017

Ratusan Warga NU Garut Gelar Pawai Syiar Aswaja

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama - Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Dano Kecamatan Leles Kabupaten Garut memiliki cara tersendiri dalam memperkuat pemahaman aswaja. Mereka mendukung pawai syiar Aswaja yang diikuti sedikitnya 1500 orang, Kamis (5/5).

Peserta pawai yang datang dari pelbagai daerah ini menempuh rute selama 2 jam perjalanan. Selama perjalanan para peserta mengampanyekan Islam Aswaja sambil bersholawat.

Ratusan Warga NU Garut Gelar Pawai Syiar Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)
Ratusan Warga NU Garut Gelar Pawai Syiar Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)

Ratusan Warga NU Garut Gelar Pawai Syiar Aswaja

Lomba membuat nasi tumpeng dan membuat jampana menambah kemeriahan pawai syiar Aswaja. Acara ini terselenggara atas kerjasama MUI dan Yayasan Al-Mustofa Tambakbaya Desa Dano. Kendati baru pertama kali digelar, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum perbaikan kualitas ibadah.

Menurut Katib Syuriyah NU Desa Dano Dadan Ahmad Zaini Dahlan, acara ini ditargetkan dapat memberi pemahaman yang mendalam kepada umat mengenai paham Ahlussunnah wal jama’ah.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Hal ini penting dilakukan di tengah kemunculan paham di luar Aswaja yang cenderung berbahaya,” kata Dadan. (Red Alhafiz K)

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Ahlussunnah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Minggu, 05 November 2017

GP Ansor Siapkan Pendirian BMT Se-Jatim

Pasuruan, Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur bekerja sama dengan Sharia Business Consulting (SBC) Sidogiri mengadakan pelatihan Pendirian dan Pengelolaan BMT di Gedung SBC Sidogiri Kota Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (28/05).

Dalam sambutannaya Ilham Wahyudi, Direktur SBC Sidogiri berharap kegiatan ini bisa meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader GP Ansor untuk mengelola dan mengembangkan koperasi berbasis syariah.

GP Ansor Siapkan Pendirian BMT Se-Jatim (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Siapkan Pendirian BMT Se-Jatim (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Siapkan Pendirian BMT Se-Jatim

"Ansor hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan solusi keuangan anggota dengan menumbuhkan koperasi syariah, pelatihan ini tidak hanya sekadar sharing seputar mendirikan saja, melainkan bagaimana mengelola secara istiqamah, amanah, dan Profesional nantinya," kata pengurus PP GP Ansor ini.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

GP Ansor di semua tingkatan diharapkan mampu mengembangkan ekonomi Islam melalui Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS). SBC Sidogiri siap membantu dalam pelatihan dan pendampingan.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

"Jumlah peserta pelatihan sebanyak 60 kader perwakilan dari PC GP Ansor se-Jatim diharapkan benar-benar bisa merealisasikan ilmu dan pengalaman di tengah-tengah masyarakat dan jangan hanya sekadar mengikuti pelatihan saja," kata Syukron Dosi, pengurus PW Ansor Jatim.

GP Ansor Jatim mempunyai misi meneruskan sejarah Nahdlatut Tujjar dan jaringan keuangan Islam yang telah diwariskan para pendiri Nahdlatul Ulama supaya perekonomian umat makin mandiri, kuat dan besar. "Hingga, manfaatnya dirasakan oleh umat manusia." Harap Syukron.

Adapun pemateri pelatihan seluruhnya dari BMT UGT Sidogiri Pasuruan, antara lain KH Mahmud Ali Zein, Ketua Pengurus BMT UGT Sidogiri dan beberapa Direksi BMT UGT yang lain. Pelatihan ini adalah langkah awal dari jalinan kerja sama antara GP Ansor Jatim dengan BMT Sidogiri Pasuruan, sebagai bentuk upaya Ansor untuk mendayagunakan LKMS GP Ansor bagi anggota dan masyarakat, khususnya yang bergerak di sektor riil dan keuangan. (Rof Maulana/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Ahlussunnah, Kajian Islam, Ubudiyah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Sabtu, 28 Oktober 2017

Pentas Seni Iringi Pelantikan NU Taktakan

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Kesenian khas Banten, debus, dipentaskan pada pelantikan Majelis Wakil Cabang NU Kecamatan Taktakan, Kota Serang, di alun-alun kecamatan, pada Senin (25/3). Selain debus, ditampilkan juga kendang tipak timplung.

Menurut Ketua MWC NU Taktakan KH Rahmatullah, pagelaran seni tersebut adalah meneladani perjuangan Walisongo dalam menyebarkan Islam. “Sejarahnya kan begitu, wali-wali itu menyebarkan Islam dengan kesenian,” katanya kepada Internet Marketer Nahdlatul Ulama, Selasa, (26/3).

Pentas Seni Iringi Pelantikan NU Taktakan (Sumber Gambar : Nu Online)
Pentas Seni Iringi Pelantikan NU Taktakan (Sumber Gambar : Nu Online)

Pentas Seni Iringi Pelantikan NU Taktakan

Ia juga menambahkan, bahwa NU itu mengikuti jejak perjuangan Walisongo dalam berdakwah karena seni itu lebih mudah diterima masyarakat.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Menurutnya, pelantikan tersebut dihadiri sekitar 1500 orang. Panitia hanya menyediakan kursi 1200, sehingga masih banyak hadirin yang nongkrong di bawah pohon sekitar area pelantikan.

Mereka sangat antusias mengikuti acara karena secara umum, Banten adalah Nahdliyin, sehingga ketika ada pelantikan NU, merasa memiliki dan menjadi bagian.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Penulis: Abdullah Alawi

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Ulama, Ahlussunnah, Tegal Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Rabu, 25 Oktober 2017

Mudji Sutrisno: Jadi Presiden Terlalu Kecil bagi Gus Dur

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Kehidupan Presiden ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur tak hanya berkesan di kalangan umat Islam. Sebuah pujian pun datang dari rohaniawan Katolik Prof Dr Mudji Sutrisno. Ia menilai, Gus Dur sanggup mengayomi semua golongan.

“Gus Dur mengemas Islam menjadi Islam yang ramah, humanis, dan humoris. Bahkan, menurut saya, (jabatan) presiden itu terlalu kecil bagi seorang Gus Dur, mestinya ya tetap jadi guru bangsa, sebab itu melebihi status apapun,” ujar budayawan ini.

Mudji Sutrisno: Jadi Presiden Terlalu Kecil bagi Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)
Mudji Sutrisno: Jadi Presiden Terlalu Kecil bagi Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)

Mudji Sutrisno: Jadi Presiden Terlalu Kecil bagi Gus Dur

Pernyataan tersebut Mudji lontarkan pada acara peluncuran buku “Gus Durku, Gus Dur Anda, Gus Dur Kita” karya Muhammad AS Hikam di Function Room, Toko Buku Gramedia Matraman, Jakarta, Ahad (22/9). Selain penulis buku, Hadir pula? Ketua PP Lebumi Zastrouw al-Ngatawi sebagai narasumber.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Mudji berpendapat, kelebihan Gus Dur yang lain adalah komitmennya dalam memperjuangkan demokrasi sebagai sistem politik yang mampu melindungi minoritas maupun mayoritas.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Dalam kesempatan yang sama, Zastrouw menyebut Gus Dur sebagai komunikator ulung yang mampu memahamkan pemikiran keagamaan yang sebetulnya rumit menjadi mudah, dan menjelaskan permasalahan yang dianggap sederhana oleh orang lain secara ilmiah dan rasional.

“Gus Dur kalau dalam istilah saya itu Amfibi Sosial, yaitu mampu hidup dan menyesuaikan diri dan meloncat-loncat di beberapa alam, dari alam bawah ke alam atas, dari alam imajiner ke alam empirik,” imbuhnya.

Zastrouw menilai, Gus Dur merupakan sosok yang tidak pernah mendikotomikan antara tradisionalitas dengan modernitas. “Modernitas yang dianggap superior, di mata Gus Dur adalah sesuatu yang biasa, tradisionalitas yang dipandang secara pegoratif dan seolah-olah disepelakan diangkat oleh Gus Dur ke permukaan,” katanya. (Fathoni/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Ahlussunnah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Jumat, 20 Oktober 2017

NU di Daerah Rindu "Sentuhan" PBNU

Bengkulu, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Kunjungan rombongan dari PBNU untuk memberikan bantuan kepada nahdliyin yang menjadi korban gempa bisa menjadi pengobat rindu atas perhatian yang diberikan oleh PBNU kepada PCNU, Majelis Wakil Cabang (MWC) dan Ranting di Bengkulu.

“Kami bersyukur sekali, rombongan PBNU bisa berkunjung kemari. Kalau tidak ada gempa, belum tentu kami mendapat perhatian dan berkunjung ke sini,” tutur KH Yasirun Azizi, Rais PCNU Mukomuko dalam dialog dengan tim penanggulangan bencana NU Selasa malam (18/9) di desa Lebak Mukti Kec. Transtrunjam Mukomuko.

Tim penanggulangan bencana PBNU yang dipimpin oleh Avianto Muhatdi datang bersama sejumlah pengurus PWNU, GP Ansor, IPNU, IPPNU Banser, dan tim dokter. Disini mereka memberikan bantuan yang diperlukan seperti terpal, beras, susu bayi, pembalut wanita dan pengobatan gratis. Bantuan ini sebenarnya bagian dari need assessment untuk dukungan yang bisa diberikan selanjutnya.

NU di Daerah Rindu Sentuhan PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)
NU di Daerah Rindu Sentuhan PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)

NU di Daerah Rindu "Sentuhan" PBNU

Mukomuko merupakan ujung propinsi Bengkulu. Diperlukan waktu sekitar 7 jam dari kota Bengkulu dengan kondisi jalan yang sempit, rusak-rusak akibat gempa dan naik turun dengan tikungan tajam. Daerah ini termasuk yang terparah akibat gempa yang terjadi pada Rabu (12/9). Para penduduk juga masih tidur ditenda karena gempa susulan masih sering terjadi.

Rombongan datang sekitar pukul 21.30 malam di masjid darurat yang dibangun di tanah lapang depan masjid yang retak-retak. Jamaah tarawih masih menunggu kedatangan rombongan PBNU untuk bisa bertemu dan menyampaikan kebutuhan yang mereka perlukan setelah terkena bencana yang datangnya tak diduga-duga. Kepala desa setempat juga menyempatkan diri untuk datang dan menjelaskan kondisi yang terjadi di desa itu.

Usai dialog, obrolan yang gayeng ala NU dengan para pengurus NU setempat selanjutnya dilakukan dan berlangsung sampai jam 2 malam dengan ditemani dengan kopi kental, informasi dan situasi di PBNU dan perkembangan NU di Mukomuko dipertukarkan.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Kami sangat berharap bisa memperoleh informasi dan perkembangan PBNU di Jakarta, maklum lokasi kami jauh dan aksesnya susah,” tutur seorang pengurus. Sejauh ini mereka belum mendapatkan media NU seperti majalah atau bisa mengakses Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Jaringan internet masih menjadi barang mewah.

Dari obrolan ringan tersebut, terungkap bahwa ancaman gerakan transnasional juga telah sampai di pelosok Mukomuko. Sudah terdapat masjid yang dulu dikelola ala NU kini telah dikuasai fihak lain. Berbagai bentuk kampanye dilakukan untuk merebut massa NU, namun berkat keikhlasan para kiai dan pengurus dalam menjalankan dakwah, NU tetap solid. Kegiatan dibaan, istighotsah, yasinan bahtsul masail dan kegiatan ala NU lainnya tetap dijalankan.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Juga dituturkan meskipun banyak rumah yang roboh, warga masih bisa bersyukur bahwa perkebunan sawit dan karet yang mereka miliki masih tetap bertahan. Awal-awal terjadinya bencana, mereka sangat khawatir jalanan rusak sehingga ditakutkan tak bisa menjual panen sawit dan kehabisan bahan pangan.

Warga berharap bisa segera merehabilitasi rumah dan bangunan yang rusak dari hasil penjualan hasil perkebunan yang mereka miliki. “Hari ini harga sawit turun, Cuma 1.100 rupiah per kilo,” tutur salah satu nahdliyin.

“Kami berharap rombongan PBNU bisa melihat rumah-rumah warga kita dan pesantren kami yang roboh.,” tutur Kiai Yasirun.

Rasa gembira atas kedatangan tim penanggulangan bencana PBNU juga diungkapkan oleh Sugiono yang mengikuti pengobatan gratis yang digelar di Ponpes Sabilul Huda di desa Bukit Makmur Kec. Ketahun Bengkulu Utara. “Terima kasih ya mas, sudah mengunjungi kami. Disini belum ada pengobatan dari pemerintah,” tuturnya.

Di pesantren ini, bangunan madrasah bantuan dari pemerintah retak-retak dan tak bisa digunakan lagi, tapi masjid yang dibangun dari hasil gotong royong tetap berdiri kokoh. Sebagian penduduk disini merupakan para transmigran yang datang era 80-an dari Wonogiri yang pindah ketika ada pembangunan waduk Gajah Mungkur. Berkat karet dan sawit, kini mereka jauh lebih makmur daripada ketika hidup di pulau Jawa. Setahun atau dua tahun sekali, mereka masih menengok sanak famili di kampung.

Pesantren Sabilul Huda yang diasuh Kiai Wahid (35) sebelumnya hanya pengajian langgar yang mengajar ngaji anak-anak para transmigran. Atas inisiatif bersama, keberadaan lembaga ini terus dikembangkan untuk menjaga dan mentransfer nilai-nilai keislaman dan ke-NU-an kepada generasi penerus. Disini pula kantor secretariat Pengurus Anak Cabang GP Ansor Didirikan dan melaksanakan berbagai kegiatan. (mkf)



Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Ahlussunnah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Sabtu, 30 September 2017

Kenapa Isu Syi’ah Ditebar? Inilah Penjelasan Habib Luthfi

Jepara, Internet Marketer Nahdlatul Ulama



Ketua Jamiyyah Ahlith Thoriqoh Al-Mutabaroh An-Nahdliyyah (Jatman) Habib Muhammad Luthfi bin Yahya Pekalongan membaiat seribu santri dalam rangka memperingati Hari Santri yang digelar di halaman Masjid Baiturrahim, Tengguli, Bangsri, Jepara, Kamis (27/10)?

Dalam ceramahnya, Habib Luthfi mengingatkan para pemuda supaya paham sejarah baik sejarah pahlawan kenegaraan maupun sejarah Walisongo sehingga kecintaannya tidak mudah dikendorkan oleh pihak-pihak lain.?

Kenapa Isu Syi’ah Ditebar? Inilah Penjelasan Habib Luthfi (Sumber Gambar : Nu Online)
Kenapa Isu Syi’ah Ditebar? Inilah Penjelasan Habib Luthfi (Sumber Gambar : Nu Online)

Kenapa Isu Syi’ah Ditebar? Inilah Penjelasan Habib Luthfi

"Para pemuda harus tahu sejarah!" tegasnya.?

Dalam kesempatan itu, Habib sepuh ini juga menekankan, kaum muslimin agar tidak mudah terprovokasi tentang isu Syiah yang ditebar oleh oknum yang tak bertanggungjawab. Ia kemudian menjelaskan panjang tentang kenapa isu Syiah ini ditebar.?

"Isu Syiah ini dibuat supaya antara kiai dan habaib pecah, supaya orang tidak lagi percaya dengan Walisongo karena Walisongo itu keturunan Sayyidina Ali. Kalau orang sudah tidak percaya Walisongo maka akan kehilangan sejarah, Jika sejarah hilang, akan mudah dihancurkan," tandasnya kembali.?

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Pada akhir acara yang diselenggarakan oleh GP Ansor Ranting Tengguli dan Sarkub Jepara ini, Habib Luthfi membacakan ikrar kesetiaan kepada NKRI dengan diikuti santri-santri dari beberapa pesantren se-Kecamatan Bangsri. (Mundzir/Mukafi Niam)?

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Ahlussunnah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Internet Marketer Nahdlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Internet Marketer Nahdlatul Ulama dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock