Tampilkan postingan dengan label Ahlussunnah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ahlussunnah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Februari 2018

Ribuan Massa Hadiri Puncak Acara

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Puncak acara penyelenggaraan Global Peace Festival yang diselenggarakan di Gelora Bung Karno, Ahad (17/10)  dihadiri oleh ribuan massa yang terdiri dari para santri, pelajar dan mahasiswa.



Ribuan Massa Hadiri Puncak Acara (Sumber Gambar : Nu Online)
Ribuan Massa Hadiri Puncak Acara (Sumber Gambar : Nu Online)

Ribuan Massa Hadiri Puncak Acara

Secara bersama-sama mereka menyerukan tentang pentingnya perdamaian yang belakangan ini terus menghadapi tantangan.

Beberapa perguruan tinggi yang terlibat aktif dalam acara ini diantaranya adalah Universitas Indonesia, Universitas Nasional, Universitas Guna Darma, UIN Jakarta, Universitas Kristen Indonesia, Presiden University, London School, Budi Luhur dan lainnya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Seluruh badan otonom juga mengerahkan anggotanya untuk memeriahkan acara ini seperti IPNU, IPPNU, Fatayat NU, Muslimat NU, Pagar Nusa, Ansor NU dan lainnya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Acara ini dimeriahkan dengan sejumlah pentas seni yang mewakili tradisi di Indonesia, seperti tari saman, barongsai, Soreang yang merupakan tradisi masyarakat lereng Merbabu, lagu-lagu daerah dan lainnya. Turut pula ditampilkan hadrah yang sudah akrab bagi warga NU. Marching band siswa Maarif NU Blitar yang telah menjadi juara tingkat internasional juga unjuk kebolehan.

Audiens juga dihibur dengan pentas seni dari para artis terkenal seperti Harvey Malaiholo, Mike Mohede serta Maudi Wilhemina. Para penonton yang sebagian besar masih berusia muda menantikan aksi dari penyanyi Rossa, Evelyn Young, Sarwana serta Slank menutup acara. Tak ketinggalan Slanker dengan setia mengikuti kemana pujaan mereka beraksi.

Pada kesempatan tersebut program power of rupiah yang merupakan upaya mengumpulkan dana melalui koin-koin untuk membantu kelompok tidak mampu, yang telah berjalan sekitar sebulan ini diserahkan kepada panitia yang selanjutnya akan dikelola oleh PBNU untuk kelompok masyarakat miskin dan anak tak mampu sekolah.

Program ini bertemakan aksi kecil harapan besar, tidak bermaksud untuk mengumpulkan milyaran rupiah, tetapi lebih pada upaya memberdayakan masyarakat untuk membantu orang lain.

Hadir pada acara tersebut KH Said Aqil Siradj, pendiri Global Peace Foundation Hung Jim Moon, Ketua MK Mahfud MD, Menakertrans Muhaimin Iskandar, sekitar seratus peserta Global Peace Leadership Conference dari 17 negara serta para tokoh lintas agama. (mkf) Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Ahlussunnah, Internasional, Olahraga Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Minggu, 18 Februari 2018

Puncak Harlah PCNU Cirebon Dimajukan Sehari

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Puncak harlah ke-88 NU oleh PCNU kabupaten Cirebon yang semula dijadwalkan jatuh pada Ahad (16/3), dimajukan menjadi Sabtu (15/3). Pemindahan jadwal acara ini dilakukan karena  mempertimbangkan ketertiban umum mengingat hari yang dijadwalkan jatuh pada hari pertama kampanye.

Puncak Harlah PCNU Cirebon Dimajukan Sehari (Sumber Gambar : Nu Online)
Puncak Harlah PCNU Cirebon Dimajukan Sehari (Sumber Gambar : Nu Online)

Puncak Harlah PCNU Cirebon Dimajukan Sehari

“NU biasa mengalah seperti ini demi menjaga kondusifitas dan keamanan di tengah masyarakat,” kata Rais Syuriyah PCNU Cirebon KH Usamah Mansur di hadapan sedikitnya 1000 warga NU yang mamadati area acara puncak harlah ke-88 NU di halaman Kantor PCNU Cirebon, Sumber, Cirebon, Sabtu (15/3) malam.

Acara ‘NU Bersholawat’ yang rencananya menghadirkan Habib Syekh bin Abdul Qadir Assegaf di stadion Ranggajati Cirebon, diurungkan. Karena, kegiatan kemasyaratan yang melibatkan masa besar selama masa kampanye di lapangan terbuka, tidak diperkenankan.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Puncak acara ditutup dengan ceramah ke-NUan yang disampaikan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. Sebelum ceramah, jajaran PCNU Cirebon membagikan hadiah kepada sejumlah pemenang perlombaan yang dilangsungkan sepekan sebelum puncak harlah. Perlombaan itu meliputi penulisan ilmiah ke-NUan, cerdas cermat, genjring, dan mewarnai logo NU.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Usai ceramah, warga NU disuguhkan pementasan grup wayang cepak dari Jamblang. Pementasan ini mengusung cerita masuknya Islam ke tanah Cirebon. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Ahlussunnah, Ubudiyah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Selasa, 13 Februari 2018

Sejumlah MA dan SMA se-Jatim Ikuti Olimpiade Matematika di Unipdu

Jombang, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Himpunan Mahasiswa Matematika atau Himatika Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Peterongan Jombang kembali menyelenggarakan kompetisi matematika tingkat provinsi. Kegiatan kali ini untuk tingkat MA dan SMA, dari sebelumnya yakni MTs dan SMP. 

Pada sambutan pembukaan, Prof Dr KH Ahmad Zahro menyampaikan bahwa Fakultas MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) terbilang sangat kreatif. “Walaupun kecil, tapi bisa membuktikan dengan kegiatan yang sangat bermutu, salah satunya adalah Program Kreatifitas Mahasiswa atau PKM,” kata Rektor Unipdu tersebut, Ahad (28/1).

Sejumlah MA dan SMA se-Jatim Ikuti Olimpiade Matematika di Unipdu (Sumber Gambar : Nu Online)
Sejumlah MA dan SMA se-Jatim Ikuti Olimpiade Matematika di Unipdu (Sumber Gambar : Nu Online)

Sejumlah MA dan SMA se-Jatim Ikuti Olimpiade Matematika di Unipdu

Selanjutnya Profesor Zahro, sapaan akrabnya menjelaskan bahwa Fakultas MIPA selalu mendapatkan hibah penelitian PKM yang diselenggarakan Ristek Dikti. “Ke depan, Fakultas Matematika Unipdu diharap tambah berkembang dan menjadi pioner di lingkungan kampus bahkan dalam kancah nasional,” kata guru besar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya ini.

Dyah Novita Larasati selaku ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan yang diselenggarakan Himatika Unipdu tidak semata menjadi kewajiban memajukan organisasi internal kampus. “Tetapi juga sebagai tanggung jawab mahasiswa dalam menjunjung tinggi almamater yaitu mengembangkan Unipdu menjadi kampus go to internasional,” tandasnya.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti 60 peserta dari 30 sekolah di berbagai kota se-Jatim seperti Sidoarjo, Probolinggo, Nganjuk, Mojokerto, Malang, Jombang, hingga kota-kota di Madura. Selama olimpiade berlangsung, juga diisi lomba swafoto antar sekolah. (Ibnu Nawawi

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Kajian Sunnah, Khutbah, Ahlussunnah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Jumat, 09 Februari 2018

Rugikan Ribuan Madrasah Sore, LP Ma’arif NU Minta Mendikbud Diganti

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama?

Ketua Pengurus Pusat Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama H. Arifin Junaidi menegaskan pihaknya memiliki madrasah formal sejumlah 48 ribu. Menurut dia, murid dan guru lembaga tersebut menolak kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Sekolah 5 Hari.?

Rugikan Ribuan Madrasah Sore, LP Ma’arif NU Minta Mendikbud Diganti (Sumber Gambar : Nu Online)
Rugikan Ribuan Madrasah Sore, LP Ma’arif NU Minta Mendikbud Diganti (Sumber Gambar : Nu Online)

Rugikan Ribuan Madrasah Sore, LP Ma’arif NU Minta Mendikbud Diganti

“Jika kebijakan ini dipaksakan, Prgunu (Persatuan Guru Nahdlatul Ulama) dan Ma’arif akan datang ke Jakarta,” ungkapnya pada konferensi bersama Pengurus Besar PBNU menyikapi kebijakan Sekolah 5 Hari di gedung PBNU, Jakarta, Kamis (15/6). ?

Karena, menurut laporan yang diterima dari lembaga-lembaga M’arif di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Lampung, Makassar, Banjarmasin, Maluku, kebijakan tersebut sangat merasahkan.?

“Saya telah berkomunikasi dengan LP Ma’arif di Makassar, di Banjarmasin; terjadi keresahan yang luar biasa kebijakan Mendikbud ini,” katanya.?

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Ia menambahkan, sebelumnya Mendikbud akan membuat kebijakan Full Day School (FDS). Kemudian diubah menjadi kebijakan Sekolah Lima Hari dengan belajar selama 8 jam sehari. Ini adalah kebijakan yang sama saja, beda nama.?

“Mendikbud telah bikin gaduh. Kami meminta Presiden untuk menggantinya,” tegasnya. ?

Arifin menambahkan, di luar 48 ribu madrasah di bawah LP Ma’arif terdapat 70 ribu Madrasah Diniyah Takmiliyah yang waktu belajarnya sore hari. Dengan demikian, kebijakan tersebut akan 7 juta murid Madrasah Diniyah Takmiliyah tersebut. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Aswaja, Ahlussunnah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kamis, 25 Januari 2018

Peserta Liga Santri Nusantara 2016 Naik Lima Kali Lipat

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kemenpora kembali menginisiasi persiapan gelaran Liga Santri Nusantara (LSN) II/2016. Kali ini, peserta kompetisi akan meningkat lima kali lipat dibanding LSN tahun 2015.

Menurut Ketua LSN Abdul Ghaffar Rozin, konsep tahun ini akan berbeda karena jumlah region meningkat menjadi 32 region. "Sebelumnya tak sebanyak tahun ini. Dengan region yang nambah, otomatis peserta juga nambah menjadi 1024 tim dari seluruh Indonesia," kata ketua Pengurus Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) atau asosiasi pesantren NU ini, Selasa (16/5) malam.

Peserta Liga Santri Nusantara 2016 Naik Lima Kali Lipat (Sumber Gambar : Nu Online)
Peserta Liga Santri Nusantara 2016 Naik Lima Kali Lipat (Sumber Gambar : Nu Online)

Peserta Liga Santri Nusantara 2016 Naik Lima Kali Lipat

Selain meningkatkan kuantitas, lanjut dia, secara kualitas pertandingan di LSN dipastikan bakal meningkat. Itu seiring kerja sama yang sudah dilakukan dengan Asosiasi Wasit Profesional Indonesia (Awapi).

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Ada 130-an wasit yang akan dilibatkan memimpin di tiap region, dengan regulasi dan tata kelola yang lebih baik. "Kalau sebelumnya masih ada banyak kekurangan, sekarang sudah di evaluasi. Termasuk verifikasi pemain, untuk mencegah pencurian umur," tegas dia.

Di sisi lain, Asdep Olahraga Pendidikan Kemenpora, Arifin ?Majid menjelaskan bahwa anggaran pada tahun ini meningkat. Apalagi, ada APBN yang siap mendukung kegiatan ini. "Kalau jumlahnya kebutuhan anggaran mencapai Rp 20-an miliar, tapi APBN menyiapkan tak sebanyak itu. Sisanya dari sponsorship," papar dia.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kemenpora menurut dia melihat ada kesuksesan dalam pelaksanaan pada 2015 lalu. Banyak pemain bagus lahir, dan mereka siap untuk disalurkan masuk dalam tim Pelajar Asia U-18. "Nanti pemain terbaik yang terpilih pada 2015, akan memperkuat Timnas Pelajar U-18 untuk 2016," tandasnya. (Red: Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Ahlussunnah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Selasa, 23 Januari 2018

IKA-PMII: Negara Bergerak ke Arah Penghilangan Tanggung Jawab

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Pasca reformasi dan amandemen UUD 1945, pengertian negara mulai berbelok. Tujuan negara yang semestinya memberi kesejahteraan sebesar-besarnya kepada rakyat seperti diamanatkan konstitusi berangsur lenyap.

IKA-PMII: Negara Bergerak ke Arah Penghilangan Tanggung Jawab (Sumber Gambar : Nu Online)
IKA-PMII: Negara Bergerak ke Arah Penghilangan Tanggung Jawab (Sumber Gambar : Nu Online)

IKA-PMII: Negara Bergerak ke Arah Penghilangan Tanggung Jawab

Pandangan ini disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Arief Mudatsir Mandan pada pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-5 IKA-PMII bertema "Menegaskan Kedaulatan Indonesia di Tengah Percaturan Geolpolitik Dunia” di Jakarta, Senin (1/7) sore.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Arief mengatakan, pembelokan tersebut menuju pengertian hanya tanggung jawab secara prosedural dalam segenap tatakrama formalitas politik kekuasaan, seperti pemilu, pembatasan masa jabatan kekuasaan, keberadaan lembaga-lembaga negara, dan seterusnya.

”Negara secara perlahan bergerak kepada penghilangan kemaslahatan rakyat, jaminan keamanan, pemenuhan kebutuhan rakyat secara fisik dan batin, dan individual maupun kolektif,” tuturnya.

Menurut Arief, kedaulatan perekonomian nasional yang terliberalisasi dengan dipersilakannya kekuatan luar telah mengeksploitasi ekonomi Indonesia serta mendorong hancurnya sendi-sendi jati diri bangsa dan kemandirian sebagai sebuah negara.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

”Jika negara abai dan dalam menjalankan peran tidak berfungsi, maka rakyat wajib memberikan petisi, memberikan koreksi, guna mengembalikan kedaulatan agar tetap di tangannya,” tegasnya.

Ia berharap, Munas ke-5 IKA-PMII yang baru akan berakhir pada Rabu ini tidak hanya menghasilkan pemimpin baru yang lebih baik tapi juga menyumbangkan gagasan dan kiprah bagi perbaikan bangsa dan negara secara keseluruhan.

”Sebagai bagian terpenting dari ujung tombak NU, kader PMII dan alumninya memiliki peran strategis dalam mendorong Indonesia kembali ke khittahnya, mengembalikan kedaulatan di tangan rakyat sepenuhnya,” jelas Arief.

Penulis: Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Pahlawan, Ahlussunnah, Ubudiyah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Sastra Purnama, Cara Gusdurian Semarang Sebar Pesan Damai

Semarang, Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Di tengah maraknya ujaran kebencian dan berita hoaks di media yang dapat memecah belah keutuhan NKRI, para penggerak Gusdurian terus berusaha menebar perdamaian. Jumat malam (03/11), ratusan pemuda yang tergabung dalam komunitas Gusdurian Semarang, Gusdurian Malang, Sabda Perubahan, dan Gubuk Tulis menyelenggarakan

Sastra Purnama, Cara Gusdurian Semarang Sebar Pesan Damai (Sumber Gambar : Nu Online)
Sastra Purnama, Cara Gusdurian Semarang Sebar Pesan Damai (Sumber Gambar : Nu Online)

Sastra Purnama, Cara Gusdurian Semarang Sebar Pesan Damai

Sastra Purnama





Sastra Purnama adalah  acara seni dan sastra yang diselenggarakan di setiap malam bulan purnama. Mengangkat tema Harmoni Cinta dalam Bhinneka, Sastra Purnama kali ini juga disambut antusias oleh berbagai komunitas di Semarang.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Acara diisi dengan pembacaan puisi, orasi Media Damai, orasi cinta oleh salah satu penggerak Gusdurian Semarang. Acara juga menampilkan musik-musik akustik dan performance art dari berbagai kalangan, baik dari tokoh agama, perwakilan komunitas dan individu. Sebelum penutup, dengan Al Muiz Liddinillah selaku pendiri komunitas Gubuk Tulis membacakan doa literasi dengan khidmad.

Dalam orasi media damai disebutkan, menurut Kominfo ada 800ribu situs penyebar hoaks di Indonesia saat ini di tengah rendahnya budaya minat baca masyarakat, tidak heran apabila sebaran hoaks semakin tidak terbendung. 

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Para pemuda harus lebih giat lagi menjadi aktifis literasi baik di dunia nyata ataupun di dunia maya, intinya bagaimana masyarakat dapat terbantu memiliki bahan bacaan yang baik, agar tidak mudah terprovokasi oleh isu dan berita hoaks,” kata Muhammad Yasin dalam orasinya. 

Abdul Ghofar, Koordinator Gusdurian Semarang mengatakan  perbedaan adalah sesuatu yang indah, seperti pelangi yang terdiri  dari beragam warna. Dengan adanya Sastra Purnama ini, harapannya Indonesia pada umumnya dan Semarang khususnya mampu menjaga  dan merawat kerukunan antar sesama manusia.  

“Kemanusiaan adalah titik temu diantara  keberbedaan kita. Inilah harmoni cinta yang muncul ditengah kemajemukan latar belakang agama,  ras,  suku diantara kita," kata Abdul Ghofar.

Acara yang berlangsung di Pelataran Gereja Katolik Santa Theresia Bongsari Semarang ini ditutup dengan menyanyikan lagu Satu Nusa Satu Bangsa oleh seluruh tamu yang hadir dengan dipandu Romo Didik, Pastor Kepala Paroki. (Nabila/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Cerita, Ahlussunnah, Anti Hoax Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Internet Marketer Nahdlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Internet Marketer Nahdlatul Ulama dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock