Tampilkan postingan dengan label Hadits. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hadits. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Februari 2018

Gagasan Mahbub Djunaidi Tak Pernah Membosankan

Solo, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Mahbub Djunaidi yang dikenal sebagai sang “Pendekar Pena” adalah sosok yang dengan apiknya mampu meracik sesendok teh kritik, sejumput teori, dan diaduk dengan dua ratus mili liter humor sampai rata.

“Sehingga masyarakat dengan susahnya untuk bosan dengan gagasan-gagasan Mahbub,” papar Dimas Suro Aji pada acara Diskusi dan Bedah Film Dokumenter, yang diselenggarakan LSO Jurnalistik PMII Komisariat Kentingan Surakarta, di Taman Cerdas Jebres, Selasa (10/10).

Gagasan Mahbub Djunaidi Tak Pernah Membosankan (Sumber Gambar : Nu Online)
Gagasan Mahbub Djunaidi Tak Pernah Membosankan (Sumber Gambar : Nu Online)

Gagasan Mahbub Djunaidi Tak Pernah Membosankan

Ditambahkan pegiat sastra Solo itu, sosok Mahbub juga mampu menhadirkan kritik, akan tetapi dengan bahasa yang jenaka.

Sementara itu, pembicara lainnya Joko Priyono mengajak para kader PMII untuk ikut meneladani perjuangan Mahbub.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

"Perjalanan hidupnya penuh dengan pelajaran dan teladan untuk kemudian menjadi tugas kita sebagai kader PMII untui mengistiqamahkan nilai-nilai PMII yang telah dimulai oleh Mahbub Djunaidi," tutur Joko.

Selain kegiatan pemutaran film dokumenter Mahbub, selama hampir dua pekan (10-28/10), untuk memperingati Haul Mahbub Djunaidi ke-22 ini juga bakal dihelat sejumlah kegiatan.

“Ada lomba essai, resensi dan puisi. Kemudian pelatihan jurnalistik dan desain, dan puncaknya diskusi bertajuk “Jejak Mahbub Djunaidi di Kota Solo,” terang ketua panitia kegiatan, Elvin. (Ninda/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Pemurnian Aqidah, Hikmah, Hadits Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Rabu, 14 Februari 2018

Ini Penyebab Mimisan dan Cara Penanganannya

Sidoarjo, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Mimisan atau dalam bahasa kedokteran sering dikenal dengan istilah Epistaksis merupakan sebuah kondisi keluarnya darah dari hidung. Hal ini merupakan kondisi yang sering dialami oleh dewasa maupun anak-anak. Mimisan itu sendiri sebenarnya bukan merupakan sebuah penyakit, tetapi merupakan gejala dari sebuah penyakit.

Dokter umum Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo, Jawa Timur, dr Vanisia Hayu Firdayanti mengemukakan, kumpulan pembuluh darah di dalam hidung yang disebut plexus kiesselbach dan juga arteri ethmoidalis anterior ini rentan pecah terutama jika terjadi sebuah trauma atau jika ada suatu kondisi medis tertentu. Pada umumnya, mimisan ini sering terjadi pada anak-anak karena pembuluh darah pada anak-anak masih tipis dan sensitif.

Ini Penyebab Mimisan dan Cara Penanganannya (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Penyebab Mimisan dan Cara Penanganannya (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Penyebab Mimisan dan Cara Penanganannya

"Penyebab mimisan dapat dibagi menjadi penyebab lokal dan penyebab sistemik. Untuk penyebab lokal misalnya trauma (terjatuh, terpukul, mengorek-ngorek hidung, saat mengeluarkan ingus terlalu kuat, dan sebagainya), adanya benda asing, infeksi pada hidung dan sinus (influenza, sinusitis) serta pengaruh lingkungan (perubahan tekanan mendadak pada penerbang atau penyelam, serta kondisi lingkungan yang sangat dingin). Untuk penyebab sistemik dapat berupa hipertensi/tekanan darah tinggi, penyakit-penyakit jantung dan pembuluh darah, kelainan darah, maupun penyakit lain seperti demam berdarah dengue," kata dr Vani, Rabu (20/7).

Untuk menegakkan diagnosis, dokter yang bertugas di Rumah Sakit NU ini menjelaskan, ? dapat dilakukan anamnesis/wawancara, pemeriksaan fisik serta pemeriksaan penunjang (laboratorium atau radiologi) jika dibutuhkan. "Pada pemeriksaan fisik perlu diperhatikan apakah kondisi umum sangat lemah atau ada tanda-tanda syok karena perdarahan yang keluar terlalu banyak," ucapnya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Untuk pemeriksaan penunjang, sambung Vani, sebaiknya dilakukan jika perdarahan terjadi berulang dan darah yang keluar cukup banyak. Pemeriksaan yang umum dilakukan yaitu pemeriksaan laboratorium untuk darah lengkap, pemeriksaan fungsi hemostatis (pembekuan darah), foto rontgen hidung dan sinus paranasal.

"Penanganan awal dari mimisan yaitu tenangkan penderita terlebih dahulu. Penderita sebaiknya duduk tegak dan menekan cuping hidung selama kurang lebih 5-10 menit untuk menghentikan perdarahan. Selama memencet hidung, sebaiknya penderita bernafas melalui mulut. Kompres dingin pada pangkal hidung dan buang gumpalan darah dari dalam hidung," sarannya.

Pada umumnya, mimisan yang ringan akan berhenti jika dalam waktu 5-10 menit mimisan tidak kunjung berhenti, maka sebaiknya segera menuju pusat layanan kesehatan terdekat. Pemasangan tampon hidung merupakan cara yang umum digunakan untuk menghentikan perdarahan. Selain itu, juga perlu dicari penyakit lain yang mendasari terjadinya mimisan jika memang mimisan sering terjadi berulang kali. (Moh Kholidun/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Hadits, Budaya, AlaNu Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kamis, 08 Februari 2018

PCNU Brebes Ingatkan Pelajar NU pada Amanah Keagamaan dan Kebangsaan

Brebes, Internet Marketer Nahdlatul Ulama - Ketua PCNU Brebes KH Athoillah menyampaikan tentang pentingnya dua amanat yang telah diembankan kepada NU yang artinya berlaku juga untuk seluruh lembaga dan badan otonom NU, yaitu amanat diniyah (keagamaan) dan amanat wathaniyah (kebangsaan).

Demikian disampaikan Kiai Athoillah pada pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) XI IPNU-IPPNU Kabupaten Brebes di SMK/MTs Al-Ikhlas Limbangan, Losari, Brebes, Rabu (12/7).

PCNU Brebes Ingatkan Pelajar NU pada Amanah Keagamaan dan Kebangsaan (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Brebes Ingatkan Pelajar NU pada Amanah Keagamaan dan Kebangsaan (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Brebes Ingatkan Pelajar NU pada Amanah Keagamaan dan Kebangsaan

Dua amanah ini, kata Atho, dijalankan dengan tawasut artinya moderat pada posisi di tengah-tengah dan toleran. Dalam menjaga Islam yang mulia harus pula dengan kemuliaan. “Komitemen NU, yakni satu tekad, satu langkah untuk mempertahankan Islam dan negara,” kata Kiai Atho.

Ia mengingatkan, kebencian yang terlalu memuncak mendorong kelompok wahabi untuk melenyapkan NU antara tahun 2025 hingga 2030.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Tantangan ini, lanjutnya, justru menjadikan NU makin kuat apalagi sekarang sudah mendapat dukungan penuh dari tentara, polisi, dan negara. “Pendidikan kader penggerak NU di Kabupaten Brebes juga sudah digelar 6 angkatan, dan pengkaderan lainnya banom NU yang tiada henti menjadi kekuatan tersendiri,” tegasnya.

Sementara Wakil Bupati Brebes Narjo yang hadir pada pembukaan konferensi ini mengharapkan kelahiran kader yang mumpuni dan memberkahi. Jadikan forum konfercab sebagai ajang silaturahmi dan peningkatan SDM dalam mengawal NKRI.

Era sekarang, kata Narjo, organisasi pemuda tengah dihadapkan pada tantangan perubahan sosial. Untuk itu perlu peningkatan kapasitas dan kualitas yang memadai sehingga tidak tertinggal dan ditinggal oleh anggotanya.

Narjo juga meminta IPNU-IPPNU untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah. Terutama dalam penanganan dekadensi moral, merebaknya pornografi, narkoba, dan tindak negatif lainnya. “Pemkab memandang IPNU-IPPNU menjadi organisasi yang berakhlakul karimah sehingga mampu membentengi berbagai kegiatan negatif,” tandasnya.

Ketua Panitia Konferensi Abdul Azis menjelaskan, konferensi ini diikuti 750 peserta utusan dari 297 desa/kelurahan di 17 PAC se-Kabupaten Brebes. (Wasdiun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Hadits, Khutbah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Sabtu, 03 Februari 2018

LPBINU Bantu Warga Terdampak Banjir di Brebes

Brebes, Internet Marketer Nahdlatul Ulama - Banjir besar akibat jebolnya tanggul Sungai Pemali, Sungai Cisanggarung, dan Sungai Babakan yang melanda Kabupaten Brebes, Jawa Tengah pada Kamis (16/2) telah merendam belasan desa di 4 Kecamatan.

Relawan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) turut serta menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir berupa 150 paket cleaning kits yang berisi wiper, keset lantai, sabun colek, dan ember plastik.

LPBINU Bantu Warga Terdampak Banjir di Brebes (Sumber Gambar : Nu Online)
LPBINU Bantu Warga Terdampak Banjir di Brebes (Sumber Gambar : Nu Online)

LPBINU Bantu Warga Terdampak Banjir di Brebes

Menurut Tim Tanggap Darurat PP LPBINU, Asbit Panatagara, pemberian bantuan ini didasarkan pada tinjauan kebutuhan yang dilakukan oleh Tim Tanggap Darurat LPBINU selama di lokasi bencana. Bantuan disalurkan di Desa Limbangan Kulon, Wangandalem, Pemaron Kecamatan Brebes, Selasa (21).

Menurut pantauannya, hingga hari ini, korban banjir yang melanda Brebes dalam beberapa hari ini mulai surut dengan debit air di sungai Pemali yang mulai turun.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Sebagian warga yang mengungsi di Gelanggang Olahraga Brebes sudah mulai pulang ke rumah masing-masing. Warga mulai membersihkan rumah. Mereka menjemur perabotan yang basah karena terendam air. Tumpukan lumpur sisa banjir masih berserakan di jalan-jalan kampong” jelas Asbit.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Ketua PP LPBINU Muhamad Ali Yusuf mengajak semua pihak terutama pemerintah dan masyarakat di Brebes, khususnya di daerah terdampak banjir untuk melakukan kajian risiko bencana agar didapatkan gambaran menyeluruh dan terukur tentang ancaman, dampak, risiko, dan juga kapasitas yang dimiliki oleh para pihak di daerah tersebut.

Hasil kajian risiko bencana itu nantinya dapat dijadikan acuan semua pihak dalam melakukan upaya pengurangan risiko bencana dan mengintegrasikannya dalam perencanaan pembangunan di daerah tersebut.

Dengan begitu, Ali Yusuf berharap ke depan rencana dan tindakan konkret untuk penanggulangan bencana banjir dapat segera dirumuskan agar kejadian yang sangat merugikan itu tidak terulang lagi di masa mendatang. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Cerita, Aswaja, Hadits Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kamis, 25 Januari 2018

Kisah Sayyidina Umar dan Bocah Penggembala Kambing

Alkisah, suatu hari Sayyidina Umar bin Khattab berkeliling meninjau wilayah perkampungannya. Di tengah perjalanan, Umar melihat seorang budak kecil yang sedang menggembala puluhan kambing.

Dalam benaknya, Umar ingin menguji kepintaran budak kecil si penggembala kambing tersebut. Umar lalu mendekati budak itu dan mengutarakan niatnya untuk membeli sebuah kambing yang digembala si bocah.

Kisah Sayyidina Umar dan Bocah Penggembala Kambing (Sumber Gambar : Nu Online)
Kisah Sayyidina Umar dan Bocah Penggembala Kambing (Sumber Gambar : Nu Online)

Kisah Sayyidina Umar dan Bocah Penggembala Kambing

“Nak, kambingmu saya beli satu boleh?” tanya Umar mengawali perbincangannya.

“Saya ini budak, saya tidak memiliki kewenangan untuk menjual kambing ini. Semua kambing milik majikan saya tuan,”jawab si penggembala dengan kejujurannya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Meski milik majikanmu, kalau saya beli satu nanti kamu laporan kepada majikan bahwa kambing yang kamu gembala dimakan macan satu ekor,” timpal Umar menguji dengan pura-pura mengajari sikap berbohong.

Dalam pikiran umar, si budak ini pasti akan melepaskan satu ekor untuk dijual kepadanya. Namun tak diduga si Budak kecil ini memberikan jawaban lain.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Saya tidak mau melakukan itu tuan, karena semuanya nanti bisa kelihatan. Meski juragan (pemilikkambing) tidak tahu tetapi Allah akan mengerti dan mengetahui yang saya lakukan,” jawab si budak tegas.

Mendengar jawaban itu, Sayyidina Umar seketika menangis seraya menepuk-nepuk bangga di pundak punggung si budak. Dari peristiwa ini, Sayyidina Umar mendapat ilmu dari bocah penggembala.

Hikmah kisah ini adalah bahwa Allah itu Maha Tahu. Jadi manusia berbuat apapun meskipun tidak diketahui siapapun namun Allah tetap akan mengerti. Maka berbuatlah yang baik-baik supaya dicatat dan mendapat balasan kebaikan dari Allah di hari akhir kelak. (Qomarul Adib)

* Kisah ini disampaikan Mustasyar PBNU KH Sya’roni Ahmadi yang menerangkan surat Al-Hadid dalam pengajian rutin Tafsir Al-Qur’an di Masjid Al-Aqsha Menara Kudus, Ahad (21/7).

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Kajian Islam, Hadits, Tokoh Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kiai Mustafa Yaqub dan Kenangannya Baca Kitab di Hadapan Gus Dur

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. KH Ali Mustafa Ya’qub merupakan intelektual muslim di bidang hadits. Sebagai pakar hadits tidak mengherankan bila ia selalu merujukkan pendapatnya dari kisi-kisi kehidupan, perilaku dan tindakan Rasulullah Saw. Sehingga banyak pihak yang menilai jika pemikiran beliau cenderung pakem dan kaku dalam berislam.

Kiai Ali Mustafa Ya’qub adalah alumni pascasarjana King Saud Riyadh Saudi Arabia. Beliau termasuk salah seorang murid ulama terkenal yang juga pakar di bidang hadits asal Saudi, Prof Dr Syeikh MM Azami.

Kiai Mustafa Yaqub dan Kenangannya Baca Kitab di Hadapan Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Mustafa Yaqub dan Kenangannya Baca Kitab di Hadapan Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Mustafa Yaqub dan Kenangannya Baca Kitab di Hadapan Gus Dur

Meskipun keilmuannya sudah tidak diragukan, dan usianya yang relatif tidak muda namun ia tetap merasa haus untuk menambah pundi-pundi pengetahuan, khususnya dalam khazanah keislaman. 

Pada bulan Ramadhan tahun 2005, KH Mustafa Ya’qub ikut pengajian kitab bersama para santri Pesantren Ciganjur di Masjid Al Munawwaroh, Ciganjur Jakarta Selatan. Saat itu kitab yang dibaca di hadapan KH Abdurramah Wahid (Gus Dur) adalah Bughyah Al-Mustarsidin karya Al-Habib Abdur Rahman bin Muhammad bin Husain bin Umar al-Masyhur, ulama yang diberi julukan sebagai `Allaamah Hadhramaut, Faqih Hadhramaut, Rais Hadhramaut, Abu Tarim dan beragam gelar kemuliaan dan penghormatan.

Dalam video yang diunggah Mustiko Dwipoyono di youtube dengan judul (lihat: Ngaji Gus Dur, KH Ali Musthafa Yaqub baca Kitab) tampak Beliau duduk di samping Gus Dur. Membaca setiap kalimat dan melengkapinya dengan makna yang terkandung di dalamnya. Usai baca beliau dengan khusuk dan seksama mendengarkan setiap penjelasan dari Gus Dur. 

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

"Gus Dur itu adalah guru kami. Kami menjadi murid beliau sejak tahun 1971. Kami belajar Bahasa Arab dan mengaji kitab Qatr al-Nada dari beliau," kata Kiai Mustafa Yaqub saat memberi kesan terhadap Gus Dur.

"Itulah hubungan kami dengan Gus Dur yang beliau sebut sebagai adik dalam pemikiran, yaitu pemikiran ilmu hadits, bukan pemikiran yang lain,” lanjutnya. 

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

KH Ali Mustafa Yaqub, sosok ahli hadits telah kembali ke Haribaan Ilahi pada Kamis (28/4) pagi. Semoga segala amal dan sumbangsih pemikirannya untuk peradaban Islam mendapat balasan dari Allah Swt. (Zunus)     

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Syariah, Hadits Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Minggu, 21 Januari 2018

Perguruan Tinggi Islam Punya Mandat Cetak Masa Depan Bangsa

Surabaya, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Kamaruddin Amin, menyatakan bahwa perguruan tinggi Islam mempunyai mandat dari negara untuk melaksanakan tugas yang di share sama dengan perguruan tinggi lain di bawah Kemenag. Hal ini adalah untuk meningkatkan daya saing bangsa.

"Perlu diketahui bersama bahwa perguruan tinggi Indonesia masih di bawah Malaysia, Thailand dan Filipina. 75 persen anak Indonesia tidak mempunyai kesempatan belajar di perguruan tinggi. Maka ini merupakan salah satu amanah yang diberikan kepada perguruan tinggi untuk mencetak masa depan Indonesia. Indonesia memiliki potensi, mereka (generasi bangsa) yang akan menentukan Indonesia ke depan," kata Kamarudin disela-sela acara rapat terbuka senat IAI Al-Khoziny dalam rangka wisuda sarjana dan pasca sarjana di gedung DBL Surabaya, Ahad (16/10).

Perguruan Tinggi Islam Punya Mandat Cetak Masa Depan Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)
Perguruan Tinggi Islam Punya Mandat Cetak Masa Depan Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)

Perguruan Tinggi Islam Punya Mandat Cetak Masa Depan Bangsa

Selain melaksanakan, perguruan tinggi juga harus mempertahankan, menjaga dan merawat Indonesia. Pasalnya, Indonesia adalah negara yang paling plural. Indonesia memiliki perbedaan budaya, suku dan bahasa. Indonesia memiliki kualitas yang paling besar.

"Indonesia yang sesungguhnya memiliki potensi konflik yang begitu dahsyat karena perbedaan tadi. Tugas kita adalah merawat Indonesia yang keras dan plural menjadi Indonesia tetap damai dan tentram untuk masa yang akan datang," ujarnya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Menurutnya, Islam Indonesia adalah Islam demokratis. Indonesia adalah negara yang sangat damai padahal mempunyai potensi konflik yang paling besar. Indonesia berhasil merawat Islam yang sangat besar. Hal itu yang harus dirawat, dipertahankan dan dijaga oleh generasi bangsa. Nilai ke-Islaman menjadi pengawalan, bagaimana pengetahuan yang dimiliki dapat di transportasi menjadi sikap dan perilaku akhlak yang dimiliki.

"Tugas di atas bila dilakukan akan menjadi manusia sempurna. Dan ini harus dilaksanakan oleh perguruan tinggi karena sebagai sebuah lembaga mendapatkan amanah dari Allah dan negara untuk terus menjaga sikap dan perilaku generasi anak bangsa. Sarjana yang tawadhu, itulah yang diharapkan dari sarjana Islam," tutupnya.

Sementara itu, Rektor Institut Agama Islam (IAI) Al-Khoziny Buduran Sidoarjo, KH Asep Syarifuddin Chalim mengatakan, jangan menjadi wisuda wan dan wisuda wati yang mudah puas. Kiai Asep berharap, para mahasiswa IAI Al-Khoziny bisa melanjutkan S2.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

"Ketika kuliah di pasca sarjana S2 Al-Khoziny. Seorang pemuda harus mempunyai cita-cita yang tinggi. Bagi mereka yang menuntut ilmu akan ditempatkan di tempat yang paling mulia dan mudah-mudahan syafaat itu diberikan kepada mahasiswa yang wisuda tahun ini," harap Ketua Pergunu Pusat itu. (Moh Kholidun/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Hadits, Tokoh, Pahlawan Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Minggu, 14 Januari 2018

Jama’ah Al Khidmah Gelar Haul Akbar 2012

Surabaya, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Sebagai puncak seluruh kegiatan sepanjang tahun 2012, pada tanggal 23-24 Juni 2012, Jama’ah Al Khidmah menggelar “Haul Akbar dan Maulidurrasul SAW Al Khidmah 2012” di Pondok Pesantren Al Fithrah Kedinding Surabaya.?

Puncak acara ini diisi dengan dua agenda besar, yakni Majlis Dzikir Fida’ pada hari Sabtu malam, 23 Juni 2012, dan Majlis Dzikir, Maulidurrasul dan Manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jailani pada hari Ahad pagi, 24 Juni 2012. Turut hadir memberi mauidhoh hasanah, Sayyed Umar bin Hamid bin Abdul Hadi Al-Jailani RA, cucu Syeikh Abdul Qodir Al-Jailani, dari Makkah Al Mukarromah.?

Jama’ah Al Khidmah Gelar Haul Akbar 2012 (Sumber Gambar : Nu Online)
Jama’ah Al Khidmah Gelar Haul Akbar 2012 (Sumber Gambar : Nu Online)

Jama’ah Al Khidmah Gelar Haul Akbar 2012

Dua hari sebelum acara, para jama’ah sudah mulai berdatangan di lokasi acara. “Selain 200 ribu jama’ah dari dalam negeri, datang pula rombongan jama’ah dari Makkah, Yaman, Malaysia, Singapura, Thailand, Maroko, dan Australia”, kata H Hasanuddin, ketua umum Pengurus Pusat Al Khidmah. Lebih lanjut H Hasanuddin menjelaskan bahwa panitia juga menyediakan layanan streaming on air Radio Wava bagi para jamaah di luar daerah yang tak bisa hadir namun ingin tetap mengikuti acara.

Selain Sayyed Umar, para ulama’ dan tokoh yang hadir antara lain, Maulana Syeikh Afifuddin Al Qodir bin Mansyuruddin Al Jailani (cucu Syeikh Abdul Qodir Al Jailani) dari Baghdad, Syekh Muhammad bin Ali bin Hilal (murid kesayangan Sayyed Maliki) dari Makkah, Prof ? Dr Dato Mohd. Noh bin Dalimin (Vice-Chancellor Universiti Tun Hussein Onn Malaysia), Tuan Ahmad Sohsubah (Direktur Madrasah Darul Huda Wittaya, Yala, Thailand), H Safullah Yusuf (wakil Gubernur Jawa Timur), para habaib dan kiai sepuh seperti Habib Abdullah bin Umar Al Haddar (Surabaya), Habib Thohir bin Abdullah Al Kaff (Tegal), dan Romo KH Najib Zamzami (Kediri).

Sebagaimana diketahui, Jama’ah Al Khidmah adalah organisasi majlis dzikir terbesar di Indonesia. Didirikan oleh Hadratussyaikh KH Achmad Asrori Al Ishaqy pada tahun 2005 di Semarang. Saat ini jumlah anggota Jama’ah Al Khidmah telah mencapai 3 juta jama’ah, tersebar di seluruh Indonesia, luar negeri, dan kampus.?

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Di akhir mauidlohnya, Sayyed Umar berpesan, “Inilah jalan Rasulullah, jalan para auliya’, jalan ahlussunnah wal jama’ah, hadiah yang mulia dari Syeikh Achmad Asrori. Jagalah dan tetaplah istiqomah mengikuti jalan ini”.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Redaktur ? ? : Mukafi Niam

Kontributor: Nayla Sinuyudan

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Hadits Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kamis, 11 Januari 2018

Basmi Miras, PMII Temanggung Gelar Aksi Teaterikal

Temanggung, Internet Marketer Nahdlatul Ulama - Sebanyak 1.895 botol minuman beralkohol atau minuman keras (miras) dimusnahkan Polres Temanggung di alun-alun Temanggung, Sabtu (4/6) kemarin. Seusai pemusnahan miras, PMII Temanggung menggelar pementasan teaterikal di hadapan Bupati Temanggung, Kapolres, Dandim, Kajari, Ketua DPRD Temanggung, masyarakat umum dan pelajar.

Para mahasiswa itu selama 15 menit memperagakan adegan pesta miras, bahaya miras, serta adegan penggrebekan pesta miras oleh petugas Polres Temanggung.

Basmi Miras, PMII Temanggung Gelar Aksi Teaterikal (Sumber Gambar : Nu Online)
Basmi Miras, PMII Temanggung Gelar Aksi Teaterikal (Sumber Gambar : Nu Online)

Basmi Miras, PMII Temanggung Gelar Aksi Teaterikal

Dalam pemusnahan miras ini, pihak Polres mengundang Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompida) Temanggung, organisasi masyarakat (ormas), organisasi pemuda, mahasiswa, dan pelajar.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kapolres Temanggung AKBP Wim Wahyu Hardjanto menuturkan, pemusnahan miras ini merupakan simbol, untuk memerangi semua penyakit masyarakat (pekat), baik miras, narkoba, kekerasan seksual, pemerkosaan, pencurian, pembunuhan, aksi radikalisme serta kejahatan lainya.

"Pemusnahan miras ini secara simbolik. Tapi kita bersama semua komponen masyarakat berkomitmen untuk memberantas semua penyakit masyarakat," janji Wahyu di sela acara pemusnahan miras.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Ketua PMII Temanggung Arief Safrodin mengatakan, lewat aksi treatikal ini kita ingin mengajak generasi muda dan masyarakat pada umumnya bersama-sama menjauhi miras. Menurutnya, miras merupakan akar timbulnya segala kejahatan seperti perkelahian, pencurian, pembunuhan, pemerkosaan atau aksi pencabulan.

"Sebagaimana data di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Temanggung sampai pertengahan 2016 ini setidaknya ada sekitar 20 kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak. Dari 20 kasus tersebut, sebagian besar karena pelaku dipengaruhi miras," ucap Arief.

Sementara itu, Bupati Temanggung Bambang Sukarno berjanji, Temanggung harus bersih dari miras. Hiburan malam juga tidak kita perbolehkan. "Jika ada yang nekat, laporkan saja. Kita akan menutupnya," pungkasnya. (Ahsan Fauzi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Humor Islam, Hadits Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Rabu, 10 Januari 2018

PKC PMII Kalsel Gelar Aksi Damai

Banjarmasin, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia pada tanggal 09 Desember, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Kalimantan Selatan menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Kalsel, Selasa (08/12).



PKC PMII Kalsel Gelar Aksi Damai (Sumber Gambar : Nu Online)
PKC PMII Kalsel Gelar Aksi Damai (Sumber Gambar : Nu Online)

PKC PMII Kalsel Gelar Aksi Damai

“Kami dari PKC PMII Kalsel melakukan aksi damai dalam rangka hari anti korupsi se dunia, sekaligus menutut kepada pemerintah Indonesia agar menyelesaikan kasus-kasus korupsi yang ada di negeri ini,” ujar M. Syafi`i selaku koordinator aksi.

Dalam aksi ini PKC PMII Kalsel mebuat pernyataan sikap yang ditanda tangani Bunyamin selaku ketua umum yang menuntut kepada DPR dan DPRD agar bertindak cepat, dan tegas dalam upaya pemberantasan korupsi dan selalu memprjuangkan kepentingan rakyat. Serta penyelesaian berbagai permasalahan yang masih berlangsung hingga saat ini seperti kasus Bank Century, dan tiga lembaga hokum yang sedang mengalami disharmonis yakni Kepolisian, Kejaksaan, dan KPK.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Dimulai dari kawasan bundaran Jl. Hasanuddin, puluhan mahasiswa ini melakukan aksi longmarch menuju gedung DPRD Kalsel di Jl. Lambung Mangkurat dengan melakukan aksi teaterikal di sepanjang jalannya. Dan di kawal puluhan satuan anggota kepolisian.

Aksi teaterikal ini melakonkan seorang koruptor yang diseret oleh seorang rakyat. hingga tepat di depan gerbang kantor DPRD Kalsel sang koruptor roboh terbaring di jalanan, yang menandakan perlawanan rakyat terhadap segala jenis tindak korupsi yang berlaku di negeri ini.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Demo berjalan damai. Setelah beberapa lama melakukan aksi di depan gerbang rumah rakyat itu (kantor DPRD), para rombongan diizinkan pihak kepolisian masuk ke pelataran gedung DPRD Kalsel.

Rombongan disambut Nasib Alamsyah Ketua DPRD Kalsel setelah beberapa lama menunggu dihalaman. Yang dalam sambutanya mengatakan mereka akan selalu komit terhadap aspirasi rakyat dan akan memperjuangkannya demi kepentingan rakyat.

“ Kami selaku wakil rakyat akan selalu mengingatkan kepada anggota-anggota dewan agar korupsi jangan sampai terjadi di kawasan kita, kalaupun ada kita akan lawan dan tindak dengan segera,” kata Alamsyah.

Setelah menyampaikan wejangannya ketua DPRD Kalsel masuk ke dalam ruangan dan menyilakan perwakilan pendemo masuk untuk menyatakan pernyataan sikap yang selanjutnya dikirim via faximile yang ditujukan ke DPR-RI, Kapolri, dan Kejagung.

Setelah kehendak mereka terpenuhi rombongan membubarkan diri dengan tertib (sk.net/mad)Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Hadits, Ulama Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Sabtu, 30 Desember 2017

Aher Buka Konferensi Wilayah IPPNU Jabar

Karawang, Internet Marketer Nahdlatul Ulama - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) resmi membuka Konferensi Wilayah (Konferwil) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jawa Barat XV di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 3, Cilamaya, Karawang, Sabtu (26/11) sore. Aher dalam kesempatan ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa mempersiapkan diri menghadapi perkembangan zaman.

"Hari ini negara-negara di Asia sudah menunjukkan kekuatannya, dimulai dari Jepang, Korea, dan China. Indonesia, harusnya sudah siap menghadapi kemajuan itu," ujar Aher.

Aher Buka Konferensi Wilayah IPPNU Jabar (Sumber Gambar : Nu Online)
Aher Buka Konferensi Wilayah IPPNU Jabar (Sumber Gambar : Nu Online)

Aher Buka Konferensi Wilayah IPPNU Jabar

Kemajuan negara-negara Asia itu tidak lepas dari komitmentnya dalam menyejahterakan masyarakatnya.

"Inilah kemudian hari ini kita terus berupaya bagaimana bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat seperti yang tertera dalam sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia," tegasnya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Selain kesejahteraan sosial, Aher berkomitmen untuk bisa mencerdaskan masyarakat, baik mental maupun spiritual.

"Sebagaimana tuntunan Nabi SAW bahwa mencari ilmu hukumnya wajib. Kita berupaya memberikan akses agar masyarakat bisa menikmati mencari ilmu tersebut," pungkasnya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Hadir dalam pembukaan Konferwil Ketua KPUD Jawa Barat Yayat Hidayat, Ketua PWNU Jawa Barat KH Hasan Nuri Hidayatullah, Ketua GP Ansor Jawa Barat Deni Ahmad Haidar, dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana. (Ade Mahmudin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Hadits, Ahlussunnah, Nahdlatul Ulama Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Minggu, 24 Desember 2017

LPBINU Kuatkan Pelaksana Program 4 Kabupaten di Jatim

Bandung, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Pengurus Pusat Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) menggelar “Pelatihan Desain Perencanaan, Monev, dan Pelaporan” untuk pelaksana program penguatan kelembagaan penanggulangan bencana di Jawa Timur, selama empat hari, 25-28 Agustus 2014 di Hotel Gumilang Regency Bandung, Jawa Barat.

LPBINU Kuatkan Pelaksana Program 4 Kabupaten di Jatim (Sumber Gambar : Nu Online)
LPBINU Kuatkan Pelaksana Program 4 Kabupaten di Jatim (Sumber Gambar : Nu Online)

LPBINU Kuatkan Pelaksana Program 4 Kabupaten di Jatim

Pelatihan hasil kerja sama antara LPBI NU dan pemerintah Australia melalui AIFDR (Australia Indonesia Facility for Disaster Reduction) dan AIPD (Australia Indonesia Partnership for Decentralization) tersebut diikuti oleh 26 peserta dari empat kabupaten di Provinsi Jawa Timur, yaitu: Situbondo, Sampang, Malang dan Trenggalek.

Pelatihan ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas tim pelaksana program agar dapat bekerja sesuai rencana di kabupaten masing-masing. Dalam “Pelatihan Desain Perencanaan, Monev, dan Pelaporan” ini dibahas tiga materi pokok, yaitu desain perencanaan, monitoring dan evaluasi (monev), serta desain pelaporan.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Ketua PBNU KH. Abbas Mu’in saat membuka acara ini menyampaikan, sebagai lembaga dakwah NU memiliki tanggung jawab untuk memberi ruang sebesar-besarnya bagi masyarakat untuk mengaktualisasikan diri di tengah masyarakat.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Kita harus punya beran di semua aspek, terrmasuk di dalamnya penanggulangan bencana dan pemeliharaan lingkungan. Abbas Muin juga berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat yang bisa diimplementasikan oleh peserta di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

Bina Suhendra, Bendahara Umum PBNU, dalam sambutannya menekankan tentang pentingnya manajemen dalam sebuah program. Menurutnya, dalam program terdapat lima komponen, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengawasan (monitoring), evaluasi, dan pelaporan. Berkaitan dengan hal itu, ia menilai pelatihan ini menjadi penting karena membahas semua komponen tersebut.

Ketua LPBINU Avianto Muhtadi mengatakan, terkait upaya penanggulangan bencana, perubahan iklim, dan pelestarian lingkungan, LPBINU perlu menggandeng masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah.? LPBI NU berharap, semoga pelatihan ini tidak hanya bermanfaat bagi peserta pelatihan, tetapi juga bagi masyarakat secara luas di Jawa Timur.

Hadir sebagai narasumber Wakil Sekjen PBNU dr. H. Syahrizal Syarif; bersama trainer (pelatih) dalam pelatihan ini, Henry Pirade dari Australia-Indonesia Facility for Disaster Reduction (AIFDR) dan Yayah Ruchyati dari LPBINU.

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan memiliki kemampuan untuk menyusun desain program pengurangan risiko bencana, membuat instrumen serta melakukan monitoring dan evaluasi, menyusun laporan kegiatan dan? laporan program,? serta memahami strategi program dan memantau perkembangan kegiatan pengurangan risiko bencana di kabupaten masing-masing. (Mahbib Khoiron)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Santri, Anti Hoax, Hadits Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Jumat, 22 Desember 2017

Peduli Lingkungan, Santri dan TNI Tanam Pohon

Jepara, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Sebagai bentuk kepedulian untuk melestarikan lingkungan Pesantren Az Zahra, Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, kabupaten Jepara bekerja sama dengan Koramil 09 Mlonggo Jepara melakukan aksi penanaman pohon di kompleks pesantren, Jumat (19/12) pagi.

Penanaman diikuti ratusan santri SMK Az Zahra dan delapan anggota Koramil 09 Mlonggo. Mereka adalah Serka Musa Abdullah (Babinsa Mororejo), Serma Arif Cahyono (Babinsa Slagi), Serda Trihartono(Babinsa Tanjung), Serda Tauhid (Babinsa Lebak), Serda Bambang (Babinsa Sekuro), Kopka Khoirul Anam (Babinsa Bulungan), Pilda Mas’ad (Babinsa Srobyong) dan Serda Tas’an (Babinsa Sinanggul).

Peduli Lingkungan, Santri dan TNI Tanam Pohon (Sumber Gambar : Nu Online)
Peduli Lingkungan, Santri dan TNI Tanam Pohon (Sumber Gambar : Nu Online)

Peduli Lingkungan, Santri dan TNI Tanam Pohon

Mereka menanam ratusan Pohon Sengon, Ketapang dan Trembesi. Kepala SMK Az Zahra Mlonggo, Hasan Khaeroni memaparkan kegiatan merupakan bentuk kepedulian Pesantren Az Zahra peduli terhadap lingkungan.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Kepedulian terhadap lingkungan merupakan manifestasi hablun minal alam, peduli terhadap alam,” terang Khaeroni.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Menurut dia alam harus dijaga dan dilestarikan. Caranya, salah satunya dengan reboisasi. “Hasilnya tentu untuk anak-anak cucu kita kelak,” imbuh Hasan.

Kegiatan penanaman pohon tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama pesantren dan Koramil kegiatan sosialisasi Bela Negara yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Letnan Purwanto, mewakili Mashudi Koramil 09 Mlonggo menyampaikan kegiatan merupakan bentuk dukungan untuk menyukseskan program pemerintah penanaman 1 miliar pohon.

“Melalui kegiatan ini kami mengajak santri agar memiliki kesadaran untuk menanam dan mencintai lingkungan,” urai Purwanto.

Kegiatan tersebut lanjut dia terbuka untuk umum. Bagi siapa saja yang mempunyai kepedulian terhadap lingkungan bisa berkomunikasi dengan pihak Koramil terkait. (Syaiful Mustaqim/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Syariah, Hadits Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Selasa, 05 Desember 2017

Bantu Warga Miskin, Program Ansor Brebes Peduli Diluncurkan

Brebes, Internet Marketer Nahdlatul Ulama - Guna memfasilitasi para donatur yang akan menyisihkan sebagian rezeki atau hartanya ke kaum dhuafa dan fakir miskin, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mencanangkan program bernama Ansor Brebes Peduli. ?

Secra resmi Ansor Brebes Peduli diluncurkan di Gedung PCNU Brebes, akhir pekan kemarin (7/8) bersamaan dengan acara halal bihalal pengurus PC GP Ansor setempat yang dihadiri pengurus pimpinan anak cabang (PAC) GP Ansor se-Kabupaten Brebes.

Bantu Warga Miskin, Program Ansor Brebes Peduli Diluncurkan (Sumber Gambar : Nu Online)
Bantu Warga Miskin, Program Ansor Brebes Peduli Diluncurkan (Sumber Gambar : Nu Online)

Bantu Warga Miskin, Program Ansor Brebes Peduli Diluncurkan

Edy Tristiyanto selaku koordinator Ansor Brebes Peduli menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk membantu mereka yang tidak mampu atau sedang tertimpa musibah. Dana saat ini sudah terkumpul Rp4.075.000 hasil dari swadaya pengurus GP Ansor dan akan disalurkan kepada Umiyatun, warga RW 4 Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari, Brebes. Umiyatun merupakan seorang janda beranak tiga penderita penyakit paru-paru yang sehari sehari-hari bekerja sebagai pemulung.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Mudah-mudahan ke depan makin banyak lagi donasi yang terkumpul dari para donatur sehingga Ansor bisa membantu lebih banyak warga yang tidak mampu,” lanjut Edy.

Sementara, Ahmad Munsip selaku Ketua PC GP Ansor Kabupaten Brebes menambahkan bahwa pihaknya mempunyai beberapa bidang garapan termasuk bidang sosial kemasyarakatan. Oleh karena itu, pengurus GP Ansor di semua tingkatan harus peka terhadap kondisi sosial yang ada di masyarakat, salah satunya para kaum dhuafa. “Slogan GP Ansor yaitu ngaji, ngader, makaryo (mengaji, mengader, dan berkarya) itu yang harus kita laksanakan sehingga kiprah, eksistensi dan karya GP Ansor di masyarakat bisa dirasakan,” tutup Munsip.

Acara peluncuran Ansor Brebes Peduli diisi Business Opportunity Presentation oleh Bumiputera Syariah Cabang Tegal untuk calon tenaga Financial Consultant Syari’ah sebagai tindak lanjut nota kesepahaman antara Pimpinan Wilayah GP Ansor Jateng dan Bumiputera. Turut Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua PCNU Kabupaten Brebes H Sodikin Rahman serta penasihat PC GP Ansor Kabupaten Brebes sekaligus Ketua KPU Brebes Muamar Riza Pahlevi. (Red: Mahbib)

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

?


Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Hadits, Fragmen Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kamis, 30 November 2017

Warga Tolak Penambangan Semen di Gembong Selatan

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Warga di sekitar Kawasan Karst Gombong Selatan, Kebumen, Jawa Tengah, menolak eksploitasi atas batuan karst di Gombong Selatan oleh PT Semen Gembong karena dinilai menusak lingkungan.

Warga Tolak Penambangan Semen di Gembong Selatan (Sumber Gambar : Nu Online)
Warga Tolak Penambangan Semen di Gembong Selatan (Sumber Gambar : Nu Online)

Warga Tolak Penambangan Semen di Gembong Selatan

Ketua Persatuan Rakyat Penyelamat Karst Gombong (Perpag) Simtilar mengatakan, menghidupkan investasi daerah tak harus dengan semata-mata mengeksploitasi sumber daya alam, yang pada gilirannya mengorbankan kepentingan masyarakat yang lebih luas.

Setelah perubahan regulasi yang mengatur Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gombong Selatan (Kepmen ESDM), peluang untuk mengubah kawasan lindung eco-karst menjadi kawasan budidaya tambang kian terbuka.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Kami melihat adanya indikasi manipulasi dalam penetapan KBAK yang baru. Terlebih dalam perubahan ini tak dilampiri detail peta batas-batas dan koordinat yang menjelaskan mana kawasan lindung dan mana kawasan budidaya,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Internet Marketer Nahdlatul Ulama, Rabu (10/2).

Menurutnya, modus mengubah regulasi perlindungan KBAK yang tak partisipatif dan cenderung tertutup dari kajian kritis masyarakat luas, juga tak bisa diletakkan di atas isu otonomi daerah ataupun pertumbuhan iklim investasi daerah.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Simtilar menambahkan, serbuan kapital di sektor pertambangan semen yang mengincar berbagai daerah seperti Ajibarang, Wonogiri, Blora, Rembang, Pati, Gombong, semua bukan kepentingan masyarakat luas.

“Tapi lebih merupakan kepentingan pemodal yang hanya mengenal hukum akumulasi dan laba profit semata. Sedangkan kepentingan masyarakat luas akan bumi, air, udara dan seluruh kekayaan alam yang terkandung di dalamnya malah dikesampingkan,” ujanya.

Akan tetapi, imbuhnya, Pemkab Kebumen melalui Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu telah mengumumkan permohonan izin lingkungan PT Semen Gombong melalui surat No. 503/03/P-IL/II/2016; dan membantu proses terbitnya izin operasionalisasi kegiatan tambang semen.

“Pemkab Kebumen tak perlu “pasang badan” membela tambang semen ataupun terbitkan izin lingkungan tambang semen di Gombong Selatan,” katanya.

Aksi Persatuan Rakyat Penyelamat Karst Gombong (Perpag) digelar di desa-desa seputar Kawasan Bentang Alam Karst Gombong Selatan, Rabu (10/2), antara lain di Desa Sikayu, Karangsari, Ragadana, Banyumudal, Nagaraji. (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Hadits, Khutbah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Sabtu, 25 November 2017

PMII Jateng Siapkan Instruktur Kaderisasi nan Handal

Sukoharjo, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Untuk mensukseskan program dan proses kaderisasi, PKC PMII Jawa Tengah menggelar Pelatihan Instruktur di Pondok Pesantren Al-Muayyad Windan Kartasura Sukoharjo, Senin-Selasa (4-5/12). Selama dua hari tersebut, 60 peserta dari 17 cabang mengikuti sejumlah materi yang disiapkan panitia.

PMII Jateng Siapkan Instruktur Kaderisasi nan Handal (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Jateng Siapkan Instruktur Kaderisasi nan Handal (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Jateng Siapkan Instruktur Kaderisasi nan Handal

Panitia Training of Instructure (ToI) Firdausul Ulya menjelaskan, kegiatan bertema “Peran Instruktur dalam Meneguhkan Ideologi Gerakan” tersebut sebagai wujud usaha PMII Jateng dalam mengawal proses kaderisasi di daerah.

“Penyelenggaraan ini yang perdana. Kita harapkan sekembalinya dari pelatihan, para peserta dapat lebih maksimal dalam mengawal kaderisasi di daerah masing-masing,” terang Firdausul di sela acara.

Ditambahkan Firdausul, sebelum dimulainya kegiatan, para calon peserta terlebih dahulu mengikuti sejumlah tes untuk mengukur pemahaman serta pengetahuan mereka, khususnya di bidang kaderisasi.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Kemudian setelah diberikan materi, ada tes lagi untuk menilai kelayakan mereka menjadi seorang instruktur, baik dari segi kapasitas pengetahuan, personal, dan sosial,” jelasnya.

Selain, kegiatan pelatihan isntruktur, di waktu yang hampir bersamaan, PKC PMII juga menyelenggarakan kegiatan FGD tentang “Peningkatan Partisipasi Politik Masyarakat Untuk Kesejahteraan Rakyat” di salah satu hotel di Kota Solo bekerjasama dengan Kesbangpol Jateng. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Hadits Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Sabtu, 18 November 2017

Sains dan Sosiologi Al-Quran

Judul Buku: Al-Quran Sains dan Ilmu Sosial

Penulis    : Dale F. Eicklelman, dkk

Penerbit: eLSAQ Press

Cetakan: Pertama 2010

Sains dan Sosiologi Al-Quran (Sumber Gambar : Nu Online)
Sains dan Sosiologi Al-Quran (Sumber Gambar : Nu Online)

Sains dan Sosiologi Al-Quran

Tebal: xiii + 153Halaman

Peresensi: Masduri*

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Sungguh benar tidak salah, Al-Quran memang benar-benar mukjizat yang luar biasa. Kandungan ayatnya mencakup semua aspek kehidupan manusia. Tidak salah jika ada yang menyatakan bahwa Al-Quran adalah sumber dari segala ilmu pengetahuan. Karena tekstualitas ayat Al-Quran yang dikaji secara mendalam mampu memberikan pencerahan yang luar biasa kepada manusia. Misalnya dalam persoalan sains yang dulu dianggap tabu dalam Islam, kini sudah banyak ditemukan rahasianya dalam ayat-ayat Al-Quran. Zaghloul El-Naggar pernah menyatakan bahwa kemukjizatan sains Al-Quran merupakan satu-satunya senjata umat Islam dalam mempertahankan Al-Quran sebagai kitab suci dengan bahasa yang paling menjanjikan dan meyakinkan, ditengah kehidupan sains dan materialisme.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Betapa tidak, perkembangan dunia modern terus menuntut umat Islam beradabtasi dengan kemajuan dunia. Tetapi dengan tidak meninggalkan kerangka dasar agama, yakni Al-Quran. Sebagai kitab suci, Al-Quran disakralkan dalam Islam, ia menjadi alur gerak umat Islam, bahasa Ilahi yang ayat di dalamnya merupakan referensi dari legalitas ajaran dan tindakan umat Islam. Sehingga kadang sebagian umat Islam, menganggap Al-Quran sebagai teks Ilahi yang tidak boleh disentuh, dengan memaknai ayatnya secara tekstualis.

Tidak heran jika kemudian kemajuan Islam semakin sulit dicapai, karena kita enggan untuk berpikir secara kritis terhadap kemajuan dunia, dan mengkaji ayat Al-Quran secara mendalam. Andai umat Islam bisa berpikir kritis kepada kemajuan, kemudian mampu mengkorelasikannya dengan ayat Al-Quran, niscaya umat Islam tidak akan seperti saat ini. Kita sudah tertinggal jauh dengan Barat. Kemajuan sains dan teknologi Barat terus berkembang, sementara kita menjadi penonton yang tiap hari hanya termangu dan terkesima dengan penemuan-penemuan Barat. Dan ketika ada orang Barat mengkaji ayat Al-Quran kemudian dikaitkan dengan realitas dunia, umat Islam baru mengklaim diri, bahwa “benarkan apa yang ada dalam Al-Quran”, tetapi mereka tidak bisa membuktikannya sendiri.

Dale F. Eickelman, Dkk melalui bukunya “Al-Quran Sains dan Ilmu Sosial” mengajak umat Islam untuk maju, dan berpikir kritis menyikapi perkembangan dunia, dengan tidak meninggalkan kitab suci Al-Quran sebagai kitab suci yang disakralkan. Melalui Antologi tulisan dalam buku ini, beberapa penulis di dalamnya, mengkontektualisasikan ayat Al-Quran dengan kajuan realitas kemajuan sains dan ilmu sosial.

Realitas kehidupan dalam teks sains Al-Quran, misalnya tentang laut yang sebutkan 32 kali dalam Al-Quran, dan terma daratan ditulis 13 kali, sehingga perbandingan antara lautan dan daratan adalah 32/13. Pernyataan ini sesuai dengan perbandingan antara daratan dan lautan di bumi yanki 2/3. Rujukan yang sering juga diinterpretasi dalam sains modern tentang gunung sebagai penstabil bumi yang menahan permukaan luar bumi dengan kuat untuk menjaga bumi dari goncangan (baca QS. Anbiya’ ayat 31).

Contoh-contoh di atas hanya bagian kecil dari uraian sains dalam Al-Quran, masih banyak lagi sebenarnya uraian-uraian lain, yang saya kita tidak cukup dibicarakan dalam tulisan singkat ini, seperti proses penciptaan, astronomi, hewan, tumbuhan, reproduksi manusia, pengobatan dan ilmu sains lainnya.

Begitupun dalam ilmu sosilal, ayat-ayat dalam Al-Quran mengajarkan nilai-nilai humanisme yang tinggi, HAM, kesetaraan, kebebasan, dan akhlak yang baik antarsesama. Semua ini adalah anugerah Tuhan, upaya untuk membumikan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai sumber pertama dalam Islam, sudah pasti menjadi perhatian sepanjang zaman. Maka memahami Al-Quran dengan kontekstualiasasi realitas kehidupan saat ini merupakan sesuatu yang niscaya bagi kemajuan Islam. Jangan bermimpi Islam akan maju dan berkembang, tanpa pemahaman yang mendalam terhadap Al-Quran. Karena kunci kemajuan Islam ada dalam Al-Quran.

Buku ini menarik jadi bacaan umat Islam untuk mendalami pemahaman mereka terhadap Al-Quran, eksplorasi bahasanya menyegarkan dan luas. Sekalipun ada bahasan yang hanya mengulang dari pernyataan-pertanyataan intletual Muslim terdahulu. Tetapi tetap tidak menghilangkan kekhasan buku ini, sebab sajian kata-katanya mengalir dan mudah dipahami.    

   

*Masduri, Ketua Umum Aliansi Mahasiswa Bidik Misi (AMBISI) IAIN Sunan Ampel Surabaya dan Penggagas The Edensor Community Pesantren Nasy’atul Muta’allimin Gapura Sumenep.

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Hadits, Tegal Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Sabtu, 11 November 2017

Memetik Hikmah dari Peristiwa Isra’ Mi’raj

Khutbah I

? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ?

Memetik Hikmah dari Peristiwa Isra’ Mi’raj (Sumber Gambar : Nu Online)
Memetik Hikmah dari Peristiwa Isra’ Mi’raj (Sumber Gambar : Nu Online)

Memetik Hikmah dari Peristiwa Isra’ Mi’raj

? ? ? ?.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Hadirin jama’ah jum’ah yang mulia,

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Saya berwasiat kepada diri saya sendiri dan kepada Anda semua, mari kita meningkatkan takwa kita kepada Allah SWT dengan berusaha sekuat tenaga melaksanakan semua perintah-Nya serta menjauhi larangan-laranga--Nya. Telah maklum bahwa kita semua telah memasuki bulan Rajab, bulan yang mulia. Nabi Muhammad dalam memperhatikan bulan Rajab sampai memanjatkan doa yang sebagaimana diriwayatkan oleh Anas Ibn Malik dalam Musnad Ahmad:

? ? ? ? ? ? ? ? ?

“Ya Allah, semoga Engkau memberkahi kami pada bulan Rajab dan Sya’ban, semoga Engkau pertemukan kami dengan bulan Ramadlan.”

Seolah-olah bulan Rajab merupakan persiapan awal untuk menyambut bulan Ramadlan. Ia menjadi tonggak dari rangkaian ibadah-ibadah penting pada bulan yang jatuh setelahnya, yaitu bulan Sya’ban dan Ramadlan.? Sebagian ulama berkata:

? ? ? ? ? ? ? ? ?

“Rajab adalah bulan menanam, Sya’ban adalah bulan untuk menyirami, dan Ramadlan adalah bulan panen.”

Maka dari itu, marilah kita gunakan bulan Rajab ini dengan sebaik-baiknya dengan memperbanyak amal saleh, istighfar, sedekah, puasa dan lain sebagainya.

Hadirin jama’ah jum’ah yang berbahagia,

Sebagaimana kisah yang telah masyhur, pada bulan Rajab juga terdapat peristiwa ajaib dan mengagumkan, berupa isra’ wal mi’raj, perjalanan nabi dari Masjidil Haram sampai Masjidil Aqsha kemudian menuju Sidratul Muntaha. Berikut beberapa kisah yang dapat kita petik dari cerita Isra’ dan Mi’raj tersebut.

Pertama, Isra’ dan Mi’raj adalah perkara yang haq karena sharih (sangat jelas dan eksplisit) disebutkan dalam Al-Qur’an, sebuah kejadian yang pasti terjadi, pasti benar, tak ada keraguan sama sekali meskipun akal manusia tidak dapat menjangkau.

?

Semua hal aneh ini terjadi dalam rangka menguji dan mengukur ketebalan iman seseorang, sebab manusia tersesat adalah orang yang hanya mengukur sebuah kebenaran hanya bersandar pada akal semata.

Kita harus menghindari arus pemikir yang hanya membanggakan akal dengan mengesampingkan kekuatan Allah yang lain. Karena tidak mustahil jika pola pikir demikian dilestarikan akan menjadikan ajaran agama yang tidak cocok dengan akal akan ditolak dan diingkari, na’udzubillahi min dzalik. Padahal model demikian adalah cara pandang iblis.

Iblis itu disifati dengan ? ? ? ? ? (makhluk yang pertama kali mengukur kebenaran agama dengan akalnya sendiri).

Kedua, sebelum Nabi Muhammad menghadap Allah SWT (mi’raj), beliau dibedah dadanya, dibersihkan hatinya meskipun hati Nabi sebenarnya sudah pasti bersih karena beliau ma’shum (suci dari dosa). Sebagaimana yang ditulis pengarang Simthut Durrar, Habib Ali Al Habsyi:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

“Malaikat tidak menghilangkan kotoran dari hati Nabi, tetapi agar hati yang suci semakin menjadi suci”.

Pembersiahan hati ini dilakukan sebelum Rasulullah menerima tugas shalat lima waktu. Ini juga pelajaran bagi kita sebagai umatnya yang banyak dosa bahwa saat akan menghadap Allah SWT hendaknya lebih dahulu kita bersihkan hati kita masing-masing. Maksudnya, apabila kita shalat harus dimulai dengan hati yang suci, khusyu’ tidak memikirkan bab dunia. Sampai Allah SWT berfirman menggunakan lafadz " ? ? " tidak " ? ? ". Iqâmatusshalâh tidak sama dengan fi’lusshalâh. Fi’lusshalâh yang penting melakukan rukun dan syarat shalat sudah disebut fi’lusshalâh. Tetapi Iqâmatusshalâh yang maknanya adalah:

? ? ? ? ? ? ? ?

Melaksanakan shalat dengan menjalankan syarat-rukun shalat? yang dhahir dan syarat-rukun shalat yang bathin, yaitu khusyu’.

Hadirin,

Lalu bagaimana agar dapat melaksanakan shalat dengan khusyu’?

Hatim Al Asham ditanya? "? ? ? ?" Bagaimana engkau dapat khusyu’ dalam shalatmu? Maka ia menjawab:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Aku berdiri membayangkan Ka’bah ada di depanku

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Aku membayangkan Shirath di bawah telapak kakiku, surga ada di sebelah kananku, neraka ada di sebelah kiriku dan malakul maut ada di belakangku.

Hadirin hafidzakumullah,

Dengan keterangan tadi, kita semua dapat memahami bahwa shalat yang dimaksud dalam Al-Qur’an yang ? ? ? ? itu bukan shalat biasa, tidak hanya fi’lusshalâh namun harus Iqâmatussahlâh, shalat yang benar-benar khusyu’, hudlûr dan hati suci.

Semoga kita semua, dan keluarga kita dapat menjadi semakin baik, dimudahkan dalam melaksanakan semua perintah Allah SWT, mendapat ridha Allah SWT dan akhirnya masuk surga-Nya. Amin.

Khutbah II

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

? ? ? ? ?, ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ?, ? ?, ? ? ? ?.

? ? ? ? ? ? ?.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ×?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

H. M. Shofi Al Mubarok Baedlowie / Ahmad Mundzir

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Hadits Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kamis, 07 September 2017

PMII Bandung Kutuk Kekerasan Terhadap Aktivis Indramayu

Bandung, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Bandung mengutuk keras aksi kekerasan yang dilakukan oleh Mapolres Indramayu kepada para aktivis PMII Kabupaten Indramayu.

PMII Bandung Kutuk Kekerasan Terhadap Aktivis Indramayu (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Bandung Kutuk Kekerasan Terhadap Aktivis Indramayu (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Bandung Kutuk Kekerasan Terhadap Aktivis Indramayu

Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum PC PMII Kabupaten Bandung, Dhamiry Al Ghazaly saat melakukan orasi dalam aksisolidaritas di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta Bandung. Rabu (28/8).

Menurut Dhamir, tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Mapolres Indramayu terhadap aktifis PMII tersebut sudah termasuk kriminal dan segala kriminalitas tak dibenarkan oleh hukum.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Yang dilakukan aparat kepolisian Indramayu sudah termasuk tindakan kriminal!” tegas Damir.

Oleh karena itu, sambung Dhamir, PC PMII Kabupaten Bandung menyerukan empat tuntutan, pertama, menolak dengan tegas pembangunan waduk Bubur Gadung yang ada di Indramayu dan biarkan masyarakat menggarapnya. Kedua, sebagai aksi solidaritas, PMII Kabupaten Bandung menuntut segera bebaskan para petani dan kader PMII yang ditahan. Ketiga, mengusut tuntas tindakan kekerasan yang dilakukan oknum aparat kepolisian dalam aksi yang dilakukan aktifis PMII Indtamayu. Keempat, mendesak Kapolda Jawa Barat untuk mencopot Kapolres Indramayu dan menangkap para preman yang terlibat.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Dhamir pun mengancam, jika Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat tidak segera membebaskan petani dan Kader PMII Indramayu yang di tahan, PC PMII Kabupaten Bandung akan melakukan aksi besar-besarandan mengepung kantor Polda Jawa Barat.

“Jika tidak ada respon terhadap tuntutan ini, PC PMII Kabupaten Bandung akan mengerahkan massa besar-besaran,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pada Ahad (25/8) kemarin, sedikitnya 500 massa dari PMII Indramayu datang melakukan aksi bersama massa dari Serikat Tani Indramayu (STI) ke daerah proyek Waduk Bubur Gadung di Desa Loyang Kecamatan Trisi, Kabupaten Indramayu, namun aksi ini tak berlangsung lama karena ratusan massa tersebut dipukul mundur oleh aparat kepolisian, beberapa orangbahkan dipukuli dan ditangkap oleh aparat dari Polres Indramayu.

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor : Bakti Habibie

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Humor Islam, Hadits Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Rabu, 06 September 2017

Pengadilan Federal Malaysia Tolak Gugatan kata “Allah”

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Pengadilan tertinggi Malaysia menolak gugatan atas pelarangan penggunaan kata "Allah" yang merujuk ke Tuhan bagi umat Kristen.

Gugatan itu dilayangkan oleh Gereja Katolik yang selama ini paling keras bersuara mengenai larangan penggunaan kata "Allah". Demikian dilansir oleh situs BBC Indonesia.

Pengadilan Federal Malaysia Tolak Gugatan kata “Allah” (Sumber Gambar : Nu Online)
Pengadilan Federal Malaysia Tolak Gugatan kata “Allah” (Sumber Gambar : Nu Online)

Pengadilan Federal Malaysia Tolak Gugatan kata “Allah”

Tetapi, Pengadilan Federal mengatakan pelarangan yang menguatkan putusan Pengadilan Rendah pada 2013 lalu merupakan keputusan yang benar.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kasus mengenai penggunaan kata "Allah" bermula ketika Kementerian Dalam Negeri Malaysia melarang surat kabar Katolik berbahasa Melayu, The Herald, menggunakan kata "Allah" yang merujuk Tuhan pada 2007 silam.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Pada 2009, Pengadilan Tinggi memutuskan umat Kristen dan Katolik berhak menggunakan kata tersebut tatkala merujuk Tuhan.

Namun, pada 2013, Pengadilan Rendah mengubah putusan tersebut sehingga umat Kristen dan Katolik kembali tidak diperbolehkan menggunakan kata "Allah".

Kontroversi

Kasus yang kontroversial ini sempat memicu debat dan juga serangan terhadap masjid dan gereja.

Umat Kristen berpendapat mereka dapat menggunakan kata "Allah" dalam bahasa Melayu yang diambil dari bahasa Arab untuk menyebut Tuhan. Pelarangan justru melanggar hak mereka.

Namun, otoritas Malaysia mengatakan jika kata Allah digunakan oleh umat Kristen, umat muslim akan bingung dan menyebabkan sejumlah orang pindah menjadi pemeluk Kristen.

Umat muslim di Malaysia merupakan mayoritas, mencapai dua pertiga dari seluruh populasi negara tersebut. Meski demikian, komunitas Hindu dan Kristen cukup besar. (mukafi niam) 

foto: Reuters

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama AlaNu, Bahtsul Masail, Hadits Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Internet Marketer Nahdlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Internet Marketer Nahdlatul Ulama dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock