Minggu, 04 Maret 2018

Dihadiri Instruktur PBNU, Pendidikan Kader Penggerak NU Dilaksanakan di Jombang

Jombang, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) giliran diselenggarakan di Jombang Jawa Timur selama tiga hari, Jum’at-Ahad (6-8/3). Pembukaan Jum’at sore kemarin dihadiri Wakil Ketua Umum PBNU H As’ad Said Ali dan dan para instruktur kaderisasi dari PBNU Jakarta.

Dihadiri Instruktur PBNU, Pendidikan Kader Penggerak NU Dilaksanakan di Jombang (Sumber Gambar : Nu Online)
Dihadiri Instruktur PBNU, Pendidikan Kader Penggerak NU Dilaksanakan di Jombang (Sumber Gambar : Nu Online)

Dihadiri Instruktur PBNU, Pendidikan Kader Penggerak NU Dilaksanakan di Jombang

Lokasi PKPNU sengaja dipilih agak jauh dari pusat kota Jombang, yakni Pondok Pesantren Babus Salam, Kalibening, Mojoagung.

PKPNU di Jombang kali ini tidak hanya diikuti para kader dari kabupaten Jombang. Peserta juga datang dari perwakilan kader beberapa cabang NU seperti Batu, Lamongan, Kediri, dan Nganjuk.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

"Sengaja kita mengundang dari beberapa cabang NU untuk menjadi peserta, karena semua materi dan tim pelatih langsung dari PBNU," kata Sholahul Am Notobuwono, ketua pelaksana PKPNU Jombang.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Dari Jakarta, H As’ad Said Ali datang bersama para instruktur kaderisasi dari PBNU diantaranya Abdul Mun’im DZ yang juga wakil sekjen PBNU asal Jombang, Enceng Shobirin Najd dan Adnan Anwar.

Hadir dalam pembukaan PKPNU Jombang KH Masduqi Abdurrahman Al Hafidz, KH Hasib Abdul Wahab Chasbullah, KH Wazir Aly, Munif Kusnan Wakil ketua PCNU Jombang, serta KH Salmanuddin dan para pengasuh Pesantren Babus Salam lainnya.

"Saya berharap peserta bisa mengikuti dengan serius pelatihan kader ini, karena moment ini jarang ada. Ke depan para kader bisa menjadi penggerak NU dimasing masing daerahnya," pinta Munif Kusnan mewakili Ketua PCNU Jombang, KH Isrofil Amar.

Sementara itu Ketua Pelaksana Kaderisasi PBNU KH Masyhuri Malik yang hadir di hari ketiga mengatakan, PKPNU di tingkat pusat telah dilaksanakan sebanyak 12 kali di Pusdiklat NU Rengasdengklok Karawang dan diikuti sekitar 270 kader NU dari berbagai daerah di Indonesia. PKPNU juga telah bergulir di sejumlah daerah sebanyak 60 kali yang diikuti 2000-an kader NU.

Ditambahkan Masyhuri Malik, selain PKPNU bagian lain dari kaderisasi PBNU adalah Forum Strategis NU (Forgisnu) yang telah beberapa kali diselenggarkan di Rengasdengklok. Jika PKPNU melibatkan para pengurus dan calon pengurus NU, Forgisnu merupakan forum komunikasi antar kader NU yang telah aktif di luar, baik di dunia profesi dan bidang keahlian, bisnis, birokrasi, maupun akademisi. (Muslim Abdurrahman/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama RMI NU Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kamis, 01 Maret 2018

UNU Kalbar Mulai Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Setelah melakukan penerimaan dosen, Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalbar bersiap-siap membuka pendaftaran mahasiswa. Sebagai langkah awal, pihak UNU Kalbar mengadakan kunjungan sosialisasi ke Kemenag Kalbar untuk diteruskan ke madrasah-madrasah aliyah.

"Kita baru saja diterima oleh Kepala Kanwil Kemenag Syahrul Yadi. Kita mengharapkan UNU Kalbar bisa tersosialisasi lewat jaringan madrasah aliyah di bawah naungan Kemenag Kalbar," kata Rektor UNU Kalbar Dr Agung Hartoyo usai pertemuan di Kantor Kemenag Kalbar, Kamis (12/3).

UNU Kalbar Mulai Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
UNU Kalbar Mulai Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

UNU Kalbar Mulai Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru

UNU Kalbar berencana membuka pendaftaran perdana mahasiswa baru pada awal April. Menjelang pembukaan itu, pihak UNU Kalbar akan melakukan sosialisasi dulu. “Sasaran utamanya Kemenag dan Dinas Pendidikan. Karena dua lembaga itu memiliki jaringan sekolah tingkat atas atau sederajat," papar dosen FKIP Untan ini.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Sementara Syahrul Yadi menyambut baik kehadiran UNU. Ia menyatakan kesiapannya untuk mendukung dan membantu sosialisasi UNU ke seluruh madrasah di Kalbar.

"Setelah sosialisasi ke Kemenag, kita juga berencana audiensi ke Kepala Dinas Pendidikan Kalbar. Cuma, jadwalnya belum ditentukan. Setelah itu, ke lembaga lain dan ke sekolah-sekolah tingkat atas," kata Ketua ISNU Kalbar ini.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Agung didampingi Pembantu Rektor (Purek) II Dr Andi Usman, Purek III Dr Rahmat Syahputra, Dekan Fakultas Teknik Dr Muhammad Rifat, dan Kepala Biro Administrasi Umum Keuangan dan Kemahasiswaan Rosadi Jamani.

Sementara Rosadi menambahkan, sosialisasi yang terjadwal pada 20 Maret ini akan berlangsung di SMA 2 Sungai Raya.

"Dalam waktu dekat ini, kita berusaha mencari waktu yang pas untuk kesediaan Kepala Dinas Pendidikan Kalbar menerima audiensi pengurus UNU. Mudah-mudahan Pak Kadis punya waktu untuk menerima sosialisasi pengurus UNU," harap Rosadi. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama AlaNu Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Rabu, 28 Februari 2018

Beberapa Keutamaan Muwaddaah Haji

Saya berkesempatan menghadiri acara muwaddaah (perpisahan) haji di kediaman sekretaris GP Ansor Cabang Purworejo. Sambil iseng browsing, saya kaget ada artikel yang menyebutkan bahwa ritual ini adalah bentuk kemungkaran, tidak pernah dilakukan oleh Nabi SAW. Saya langsung berkesimpulan bahwa si penulis tak menetahui substansi dan cara pengambilan hukum (ushul fiqh) dalam Islam.

Sebagaimana kita maklumi bersama, umat ekspresi keislaman umat Islam Nusantara telah mentradisi dan membudaya. Ini bisa kita lihat dari berbagai acara pra-kelahiran sampai pasca-kematian seorang Muslim. Ini tentu menguntungkan dakwah Islam, dan membuat agama semakin hidup dan menggema di tengah masyarakat tanpa perlu paksaan. Inilah salahsatu manifestasi Islam Nusantara yang dikembangkan oleh Walisongo.

Dalam muwaddaah haji atau terkadang disebut walimatus safar, ratusan orang berkumpul dalam satu majelis.

Pertama, ritual ini sudah merupakan bentuk silaturrahmi yang direkomendasikan oleh baginda Nabi.

Beberapa Keutamaan Muwaddaah Haji (Sumber Gambar : Nu Online)
Beberapa Keutamaan Muwaddaah Haji (Sumber Gambar : Nu Online)

Beberapa Keutamaan Muwaddaah Haji

Kedua, dalam acara muwaddaah haji dibacakan kisah Nabi (Albarjanzi) serta bershalawat kepada sang nabi akhir zaman. Jelas sudah perintah Allah SWT untuk bershalawat, dan bahkan Allah sendiri senantiasa bershalawat.

"Innallaha wa malaikatahu yusholluna alan nabi. Ya ayyuhalladziina amanu shollu alaihi wa salamu taslima. Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat (memuji dan berdoa) kepada Nabi (Muhammad SAW). Wahai orang-orang yang beriman bershalawatlah kamu kepadanya serta ucapkanlah salam denganpenghormatan kepadanya." (Al-Ahzab: 56).

Bahkan, kata "yushalluna" dalam ayat tersebut berbentut fiil mudlari yang berarti senantiasa. Artinya, Allah dan malaikatnya tidak hanya membaca shalawat, namun senantiasa membaca shalawat. Subhanallah.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Ketiga, ada bacaan dzikir tahlil menyebut asma Allah yang agung. Sudah jelas dalam al-Quran, bahwa Allah berfirman yang kurang lebih artinya, "Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku," (Al-Baqarah: 152)

Selain itu, dalam muwaddaah haji sang tuan rumah juga memberi berkat, nasi serta kelengkapan lauk pauk, snack dan minumannya. Ini merupakan manifestasi rasa syukur shahibul hajat dan sedekah kepada tetangga dan handai taulan.

Terakhir, ada pengajian dari kyai atau muballigh yang membahas wacana dan doktrin Islam. Pengajian ini merupakan bukti bahwa kyai ikut berperan dalam charracter building, membangun karakter dan akhlak masyarakat. Dalam acara walimatus safar ini, biasanya yang punya hajat minta didoakan hadirin agar selamat dalam perjalanan, sukses dalam melaksanakan rukun haji dan menjadi haji yang mabrur.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Di sisi lain, tanggapan dari pemerintah desa atau tokoh masyarakat meminta didoakan di depan baitullah, serta kirim salam kepada rasulullah. Bukankah ini hal yang luar biasa?

Jadi intinya, acara muwaddaah atau walimatus safar haji ini adalah baik dan secara prinsip dianjurkan agama. Orang yang menyatakan bahwa acara ini kufur adalah mengingkari doktrin Islam dan tak mengerti substansi ajaran, hanya melihat sisi legal-formalnya saja.

Di banyak desa, haji menjadi suatu perjalanan yang mulia, meski di sebagian kecil kalangan tertentu menjadi suatu tahap untuk meningkatkan kelas sosial. Seperti yang terjadi di dusun Gintungan ini, dari 3.500 penduduk, hanya 6 orang yang mendapat panggilan Allah untuk berziarah kubur dan napak tilas kepada Khalilullah Ibrahim A.S.

Semoga kita semua kelak mendapat kesempatan pergi haji, melengkapi rukun Islam, meniti jalan Ilahi. Amin Allahumma Amin.

 

Ahmad Naufa, Wakil Sekretaris PC GP Ansor Purworejo, Jawa Tengah

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Kajian Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Selasa, 27 Februari 2018

Wafa Patria Ketua Umum IPPNU Baru

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Kongres XIV Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU),? Kamis (13/7), pukul 05.15, diakhiri dengan? menyanyikan Mars IPPNU mengiringi ketukan palu peresmian Wafa Patria Ummah sebagai Ketua Umum IPPNU periode 2006-2009.

Wafa, kader asal Jombang, Jawa Timur, mengantongi 165 suara dari dari total suara wilayah dan cabang IPPNU seluruh Indonesia, mengalahkan Lia Suci Mulyawati dari Banten yang hanya memperoleh 100 suara.

Wafa Patria Ketua Umum IPPNU Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
Wafa Patria Ketua Umum IPPNU Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

Wafa Patria Ketua Umum IPPNU Baru

"Kami menyerahkan cinderamata ini kepada ketua baru IPPNU dengan harapan semua yang telah dikatakan tentang kaderisasi dan konsolidasi di daerah-daerah tidak hanya janji yang muluk-muluk," kata salah seorang delegasi dari Papua usai peresmian sambil menyerahkan barang antik khas Papua. Ketua umum terpilih selanjutnya melengkapi kepengurusan pusat IPPNU yang baru dengan didampingi oleh mantan ketua umum? dan tujuh orang dari unsur pengurus wilayah berdasarkan waktu, yakni 2 untuk Indonesia bagian timur (WIT), 2 untuk Indonesia tengah (WITA) dan 3 untuk Indonesia barat (WIB).

Sebelumnya, di hadapan para peserta konggres dari 26 propinsi dan 240 cabang seluruh Indonesia, Wafa berjanji akan menjadikan kaderisasi sebagai? program utama yang akan direalisasikan pada tahun pertama kepengurusannya.

"Nanti saya akan road show ke daerah-daerah untuk memantau perkembangan IPPNU di sana. Saat ini kita memang mengalami krisis kader," kata Wafa pada saat menyampaikan orasinya sebelum pemilihan.

Dikatakanya, saat ini bermunculan berbagai? organisasi kepemudaan? yang? telah menunjukkan kiprahnya masing-masing dan hampir menggelamkan IPPNU dari dunia peran. Hal itu memicu IPPNU untuk semakin serius dalam menjalankan roda keorganisasiiannya. "Agar kita lebih percaya diri berhadapan dengan yang lain," kata Wafa.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Lia Suci Mulyawati, calon ketua umum yang lain, menyatakan, IPPNU perlu mengembalikan kepercayaan publik terhadap berbagai aktivitas organisi pelajar. Dikatakannya masyarakat saat ini tidak begitu antusias dan cenderung psimistik terhadap aktivitas berbagai organisai kepemudaan.

"Kita sekarang perlu realistis dan rasional, apa yang bisa kita lakukan, kita lakukan. Kita tidak hanya butuh wacana dan konsep," kata Lia berorasi sebelum pemilihan. (nam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Internet Marketer Nahdlatul Ulama IMNU Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Dulag, Suara Bedug dari Sunda

Tetabuhan dengan alat musik bedug dan beberapa kohkol (kentungan atau tongtong) yang biasa berada di samping masjid. Ngadulag artinya menabuh bedug dengan irama dulag. 

Uniknya, ngadulag tidak memiliki aturan khusus dalam menabuhnya. Tapi setiap penabuh berusaha menampilkan irama seenak dan seunik mungkin. Dalam pendengaran orang Sunda, secara umum, dulag berbunyi dulugdugdag.  

Dulag, Suara Bedug dari Sunda (Sumber Gambar : Nu Online)
Dulag, Suara Bedug dari Sunda (Sumber Gambar : Nu Online)

Dulag, Suara Bedug dari Sunda

Dulag hanya diperbolehkan saat bulan puasa. Biasanya ditabuh selepas tarawih dan saat membangunkan orang sahur. Dulag dilakukan semalam suntuk saat malam takbiran Lebaran Idul Fitri atau Idul Adha. Tidak hanya di masjid, kadang ngadulag dilakukan sambil mengarak bedug di jalanan.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Sebagai penghias lebaran, dulag jadi istilah yang disandingkan dengan pakaian baru dibeli. Misalnya sarung dulag, atau peci dulag. Artinya sarung dan peci yang baru dibeli. 

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Dengan demikian, dulag mengacu kepada keramaian. Ada peribahasa Sunda berbunyi “jauh ka bedug anggang ka dulag”. Artinya, tempat yang jauh dari bedug dan dulag yang mengisyaratkan kesepian. 

Di daerah Banten, ada tradisi ngadu dulag, yaitu pertandingan memukul bedug antarkampung selepas lebaran. Yang paling tahan lama ngadulag dianggap sebagai pemenang. 

Di wilayah Sukabumi ada Soldug, artinya solawat bedug. Irama dulag diiringi nyanyian solawat Nabi. Biasanya dipertunjukkan saat samenan (imtihan, atau kenaikan kelas) sekolah agama (madrasah diniyah). (Abdullah Alawi)  

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Sunnah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Senin, 26 Februari 2018

Gagasan Mahbub Djunaidi Tak Pernah Membosankan

Solo, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Mahbub Djunaidi yang dikenal sebagai sang “Pendekar Pena” adalah sosok yang dengan apiknya mampu meracik sesendok teh kritik, sejumput teori, dan diaduk dengan dua ratus mili liter humor sampai rata.

“Sehingga masyarakat dengan susahnya untuk bosan dengan gagasan-gagasan Mahbub,” papar Dimas Suro Aji pada acara Diskusi dan Bedah Film Dokumenter, yang diselenggarakan LSO Jurnalistik PMII Komisariat Kentingan Surakarta, di Taman Cerdas Jebres, Selasa (10/10).

Gagasan Mahbub Djunaidi Tak Pernah Membosankan (Sumber Gambar : Nu Online)
Gagasan Mahbub Djunaidi Tak Pernah Membosankan (Sumber Gambar : Nu Online)

Gagasan Mahbub Djunaidi Tak Pernah Membosankan

Ditambahkan pegiat sastra Solo itu, sosok Mahbub juga mampu menhadirkan kritik, akan tetapi dengan bahasa yang jenaka.

Sementara itu, pembicara lainnya Joko Priyono mengajak para kader PMII untuk ikut meneladani perjuangan Mahbub.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

"Perjalanan hidupnya penuh dengan pelajaran dan teladan untuk kemudian menjadi tugas kita sebagai kader PMII untui mengistiqamahkan nilai-nilai PMII yang telah dimulai oleh Mahbub Djunaidi," tutur Joko.

Selain kegiatan pemutaran film dokumenter Mahbub, selama hampir dua pekan (10-28/10), untuk memperingati Haul Mahbub Djunaidi ke-22 ini juga bakal dihelat sejumlah kegiatan.

“Ada lomba essai, resensi dan puisi. Kemudian pelatihan jurnalistik dan desain, dan puncaknya diskusi bertajuk “Jejak Mahbub Djunaidi di Kota Solo,” terang ketua panitia kegiatan, Elvin. (Ninda/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Pemurnian Aqidah, Hikmah, Hadits Internet Marketer Nahdlatul Ulama

PBNU: Jaga Aset Banten dari Investor Asing

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama PBNU KH Said Aqil Siroj mengimbau Pemerintah Daerah Banten, sebagai daerah provinsi yang masih muda, untuk menjaga aset Banten dari investor asing. Banten merupakan satu dari daerah industri potensial di Indonesia.

Imbauan itu disampaikan Ketua Umum PBNU dalam sambutan peresmian kantor baru PWNU Banten di jalan raya Jakarta, Kemang, Kota Serang, Rabu (30/1) Sore.

PBNU: Jaga Aset Banten dari Investor Asing (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU: Jaga Aset Banten dari Investor Asing (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU: Jaga Aset Banten dari Investor Asing

Di hadapan sedikitnya 4000 warga NU Banten, Kang Said menyatakan, penjagaan aset bukan berarti menutup diri dari para pemodal asing. Dia menegaskan, penerimaan para investor harus ditimbang dengan matang. Jajaran PWNU dan banom NU Banten terlihat duduk di barisan depan.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Jangan sampai para investor asing itu mengeruk kekayaan Banten habis-habisan karena ketidakcermatan,” tegas Kang Said di hadapan hadirin, termasuk Hj. Ratu Atut Chosiyah, Gubernur Banten.

Nahdlatul Ulama mengajarkan keterbukaan dengan siapa saja. Tetapi, keterbukaan tidak bersifat mutlak. Keterbukaan termasuk bagi pemodal asing, harus dibatasi oleh kemaslahatan khususnya bagi masyarakat Banten, tambah Kang Said.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Menurut Kang Said, Daerah Banten memiliki kekayaan alam dan sumber perekonomian yang luar biasa. Sejumlah aset disebutkan seperti Lapangan Udara Internasional Sukarno-Hatta, Pelabuhan Merak, industri baja di Cilegon, dan ratusan pabrik pada sejumlah titik kawasan industri Banten.

Kalau kontrak perjanjian dengan investor asing lebih menguntungkan mereka, maka kesalahan tersebut akan mencelakai warga Banten. Padahal, mayoritas warganya adalah nahdliyin. Dan, Nahdliyin Banten akan bernasib seperti warga Papua di wilayah Freeport atau warga Kalimantan di sekitar korporasi Newmont, tutup Kang Said.

Penulis: Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Lomba Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Internet Marketer Nahdlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Internet Marketer Nahdlatul Ulama dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock