Minggu, 19 November 2017

PMII harus Kembali ke Masjid

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Ketua PBNU Masdar F. Mas’udi berharap agar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kembali ke masjid sebagai basis gerakannya. Masjid sebagai pusat kegiatan keummatan akan memberikan nilai spiritualitas yang tak akan diperoleh dari tempat lainnya.

“Mari kita kembali ke masjid,  bolehlah demo, tapi basisnya harus spiritualitas, visinya harus kerakyatan, tapi harus diikatkan dengan hablumminallah. Jangan tidak pernah ke masjid,” tuturnya kepada Internet Marketer Nahdlatul Ulama beberapa waktu lalu.

Beralihnya pusat kegiatan PMII dari masjid dikatakannya bisa menghilangkan visi dan ideologi yang dimiliki oleh organisasi yang banyak melahirkan para pemimpin dari NU ini. “Berangkat demo dari jalan, kembali ke jalanan, akhirnya menjadi orang jalanan, ini lama-lama bisa kehilangan visi dan ideologinya, lama-lama bisa menjadi pendemo bayaran,” tandasnya

PMII harus Kembali ke Masjid (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII harus Kembali ke Masjid (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII harus Kembali ke Masjid

Direktur Pusat Pengkajian dan Pengembangan Pesantren ini (P3M) ini menjelaskan bahwa pada masa rasulullah, masjid merupakan pusat peradaban yang mana segala kegiatan dilakukan disana, bukan sekedar sebagai tempat untuk melaksanakan ibadah mahdhoh.

 

“Kita bisa diskusi di masjid, tentang Islam yang paling sosialitik pun, tapi dalam perspeksif agama, mendiskusikan Das Kapitas, Adam Smith, dha papa asal didialogkan dengan pesan-pesan etika dan keagamaan, ini baru seru, baru ada karakter,” tambahnya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Pesan kembali ke masjid tersebut juga disampaikan kepada para kader GP Ansor. Saat selesai menjalankan aktifitas dunianya, masjid merupakan tempat kembali untuk menyelesaikan berbagai urusan.

“Kalau semua urusan diselesaikan di situ, insyaallah lebih berkah. Dan kalau kita memutuskan segala sesuatu di masjid, spiritnya kan lain, nga mungkin memutuskan sesuatu di masjid dengan jotos-jotosan, sesuatu yang sekarang lazim,” imbuynya. (mkf)



Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Daerah, Budaya, Hikmah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kami ada untuk indonesia, Internet Marketer Nahdlatul Ulama.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Internet Marketer Nahdlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Internet Marketer Nahdlatul Ulama dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock