Senin, 04 September 2017

Santri Pesantren SAQA Dilatih Buat Batik Ikat Celup

Probolinggo, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Dalam rangka menciptakan santri wirausahawan di lingkungan pesantren, sedikitnya 30 santri Pesantren Syech Abdul Qodir Al Jaelani (SAQA) di Desa Rangkang, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, mengikuti pelatihan kerajinan pembuatan batik ikat celup dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kabupaten Probolinggo, Rabu (18/3).

Santri Pesantren SAQA Dilatih Buat Batik Ikat Celup (Sumber Gambar : Nu Online)
Santri Pesantren SAQA Dilatih Buat Batik Ikat Celup (Sumber Gambar : Nu Online)

Santri Pesantren SAQA Dilatih Buat Batik Ikat Celup

Selain santri, pelatihan yang digelar di asrama KH Aminuddin ini juga diikuti oleh masyarakat sekitar lingkungan pesantren. Mereka tampak sangat antusias menyimak materi sekaligus praktik yang dipandu oleh pelaku Batik Tulis Prabu Linggih dari Desa Bulujaran Lor Kecamatan Tegalsiwalan Satimin.

Kasi Pengembangan Kewirausahaan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Probolinggo Totok Suyanto mengungkapkan pelatihan ini digelar sebagai upaya untuk mendidik santri pesantren supaya menjadi seorang santri entrepreneurship.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Pelatihan ini digelar dengan tujuan agar santri memiliki minat kemauan dan kemampuan menjadi wirausahawan serta termotivasi untuk mendirikan usaha, terutama usaha kecil dan menengah,” ungkapnya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Dengan adanya pelatihan ini Totok mengharapkan agar mampu menggugah bagi para santri lain supaya berminat menjadi seorang wirausaha sehingga mampu mengurangi angka pengangguran dan dapat menciptakan lapangan usaha baru.

“Mudah-mudahan pelatihan ini bisa memberikan semacam motivasi dan dorongan semangat kepada para santri lain agar mampu mengembangkan dan mengolah kemampuan yang dimilikinya untuk dapat menciptakan usaha baru baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain,” harapnya.

Sementara Pengasuh Asrama KH Aminuddin Hj. Sa’diyah Aminuddin menyambut baik pelatihan bagi santrinya tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan cita-cita pesantren untuk mencetak kader muda yang handal dan berkualitas berbekal ilmu agama dan keterampilan yang dimilikinya selama mondok di pesantren.

“Paling tidak setelah lulus dari pesantren, santri bisa langsung mempraktikkan ilmu yang didapatnya di tengah-tengah masyarakat sehingga mampu menjadi kebanggaan keluarganya,” ungkapnya. (Syamsul Akbar/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Ubudiyah, Makam Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kami ada untuk indonesia, Internet Marketer Nahdlatul Ulama.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Internet Marketer Nahdlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Internet Marketer Nahdlatul Ulama dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock