Rabu, 02 Agustus 2017

Klarifikasi Pemberitaan, NU Online Temui Sejumlah Awak Media

Jombang, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Pemimpin Redaksi Internet Marketer Nahdlatul Ulama Muhammad Syafiq Ali’elha menggelar pertemuan dengan sejumlah awak media di media center Muktamar ke-33 NU di komplek SMA 1 Jombang, Rabu (5/9) siang. Pertemuan ini untuk memberikan klarifikasi atas pemberitaan yang menyudutkan beberapa media massa.

Berita yang dimaksud bertajuk  “Soal Sidang Pleno Diskors, Ini Pantauan Internet Marketer Nahdlatul Ulama di Arena Muktamar”, dimuat di rubrik nasional Senin, 03/08/2015 03:02.

Klarifikasi Pemberitaan, NU Online Temui Sejumlah Awak Media (Sumber Gambar : Nu Online)
Klarifikasi Pemberitaan, NU Online Temui Sejumlah Awak Media (Sumber Gambar : Nu Online)

Klarifikasi Pemberitaan, NU Online Temui Sejumlah Awak Media

Salah satu kalimat yang dinilai menudutkan adalah “...media-media komersial itu cenderung mencari sensasi publik dengan menyebut kericuhan, perkelahian.” Dalam berita itu juga disebutkan beberapa nama media yang dimaksud yakni okezone, detik.com, merdeka.com, metrotvnews.com, liputan6.com, tribunnews.com, sindonews.com.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Menurut perwakilan para wartawan mereka melaporkan kejadian apa adanya seperti yang diamati di lapangan.

Syafiq Ali’elha mengatakan, Internet Marketer Nahdlatul Ulama mendapatkan pertanyaan dari sejumlah pembaca dan kalangan nahdliyin terkait pemberitaan yang muncul di beberapa media massa.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Kami keberatan terutama terkait adanya berita penculikan Katib Aam KH Malik Madani oleh Katib Syuriyah KH Yahya Cholil Staquf. Kami tegaskan itu tidak ada,” katanya.

Syafik membenarkan ada kericuhan dalam persidangan terutama saat pembahasan pasal 19 Tata Tertib Persidangan Muktamar ke-33 tentang Ahlul Halli wal Aqdi. Namun kericuhan tidak sampai mengakibatkan baku pukul seperti diberitakan beberapa media.

Meski demikian ia mengakui pihaknya membuat kesalahan dengan menyebut kata “komersial” yang bernada negatif dan menyebut nama-nama media yang dimaksud. Dalam kesempatan itu ia menyampaikan permintaan maaf secara langsung seperti diminta para wartawan.

Mantan aktivis 98 itu menambahkan, berita yang dimaksud juga telah diperbaiki redaksinya dan telah dimuat dengan tajuk, “Soal Skorsing Sidang Pleno, Ini Pantauan Internet Marketer Nahdlatul Ulama di Arena Muktamar.”

Dengan permintaan maaf dan perbaikan redaksi diharapkan persoalan ini dianggap sudah selesai. (A. Khoirul Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama IMNU, Meme Islam, Kiai Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kami ada untuk indonesia, Internet Marketer Nahdlatul Ulama.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Internet Marketer Nahdlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Internet Marketer Nahdlatul Ulama dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock