Jumat, 30 Oktober 2015

Kedatangan Ketua Umum PBNU ke Istana Dianggap Wajar

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. kedatangan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj ke Istana Negara untuk bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), baik dalam kapasitas sebagai Ketua Umum PBNU atau Ketua Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) dinilai sebagai sesuatu yang wajar.

“Kami tidak merasa keberatan dengan kedatangan Kiai Said ke Istana Negara," kata seorang aktivis NU Ahmad Joyo Bintoro di kantor PBNU, Jakarta, Rabu (20/3). Kunjungan itu, menurutnya, merupakan bagian dari cara komunikasi pimpinan Ormas dan Kepala Negara.

Kedatangan Ketua Umum PBNU ke Istana Dianggap Wajar (Sumber Gambar : Nu Online)
Kedatangan Ketua Umum PBNU ke Istana Dianggap Wajar (Sumber Gambar : Nu Online)

Kedatangan Ketua Umum PBNU ke Istana Dianggap Wajar

Pernyataan ini disampaikannya terkait kritik Ketua Lembaga Kajian dan Survey Nusantara (LAKSNU) Gugus Joko Waskito atas kedatangan KH Said Aqil Siroj dan pimpinan 13 Ormas Islam ke Istana Negara.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

"Jika saudara Gugus Joko mengatakan dirinya kader muda NU, saya juga kader muda NU. Menurut saya kunjungan itu adalah bentuk komunikasi pimpinan Ormas dengan pemimpin pemerintahan. Komunikasi antara Ormas yang mewakili masyarakat sebagai anggotanya dengan Presiden atas kedudukannya sebagai Kepala Negara. Itu hal wajar yang tidak perlu diperdebatkan," urai Bintoro. 

Dalam keterangannya Bintoro juga meminta sesama aktivis NU untuk menyampaikan kritik dengan sopan santun. Ada adab yang harus diindahkan oleh setiap Nahdliyin, katanya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Mengenai tudingan Kiai Said sudah mempolitisir NU melalui kedatangannya ke Istana Negara, dengan tegas Bintoro menyampaikan bantahannya.

"Saya menolak anggapan Kiai Said sudah mempolitisir NU. Sebaliknya, saya menganggap kritik atas kedatangan Kiai Said ke Istana penuh muatan politik," pungkas Bintoro.

Lebih lanjut Bintoro juga mengatakan, Ormas Islam itu tidak boleh tidak peduli dengan kondisi dan perkembangan pengelolaan Negara, karena terselenggaranya pemerintahan yang baik merupakan prasyarat terwujudknya penegakan hukum, terbinanya tertib sipil dan terjaminnya masyarakat dalam menjalankan syari’at agama. 

Seperti diwartakan, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Kamis (14/3) kemarin memimpin pimpinan 13 Ormas Islam yang tergabung dalam Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) memenuhi undangan Presiden SBY ke Istana Negara.

Dalam pertemuan tersebut selain dilaporkan keberadaan LPOI yang sudah mendapatkan pengakuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), juga disampaikan pernyataan sikap perihal penuntasan sejumlah kasus hukum, pemberantasan narkoba dan terorisme.

Foto: KH Said Aqil Siroj dan Presiden SBY saat menghadiri Munas-Konbes NU di Cirebon, September 2012 lalu.

Redaktur: A. Khoirul Anam

Penulis    : Samsul Hadi

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Warta, Hikmah, Kyai Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kami ada untuk indonesia, Internet Marketer Nahdlatul Ulama.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Internet Marketer Nahdlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Internet Marketer Nahdlatul Ulama dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock