Sabtu, 28 Oktober 2017

Jangan Bawa NU ke Ranah Politik Praktis

Yogyakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Katib Aam PBNU KH Malik Madani mengimbau semua jajaran pengurus NU di tingkat manapun untuk mengambil posisi kepengurusan secara jelas. Jangan sampai, ia berpesan, pengurus NU melibatkan organisasi untuk calon atau partai tertentu.

Jangan Bawa NU ke Ranah Politik Praktis (Sumber Gambar : Nu Online)
Jangan Bawa NU ke Ranah Politik Praktis (Sumber Gambar : Nu Online)

Jangan Bawa NU ke Ranah Politik Praktis

"NU harus kembali ke jati dirinya, sebuah jami’yah sosial keagamaan, bukan partai politik. NU tidak bermain dalam tataran politik praktis, maka tidak boleh dukung-mendukung atas nama NU. Baik itu terhadap partai politik maupun terhadap calon-calon legislatif,” terang Kiai Malik usai sambutan di acara tabligh akbar dan pengajian Al-Quran dalam rangka maulid Nabi Muhammad Saw dan doa untuk bangsa, di masjid UIN Sunan Kalijaga, Jumat malam (21/2).

Tidak boleh atas nama NU. Kalau atas nama pribadi, silahkan, tegasnya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Pada pemilu 2014, Kiai Malik meminta warga NU untuk memanfaatkan hak politik mereka sebagai warga negara Indonesia. Tetapi dengan catatan, mereka tidak membawa nama NU ke ranah politik praktis.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

"Masyarakat dipersilahkan memanfaatkan hak politik. Pilihlah partai politik dan calon legislatif yang sesuai dengan pilihan hati nurani masing-masing. Tapi jangan menyeret-seret NU ke situ," imbuh Kiai Malik.

Disinggung tentang harapan NU sepeninggal Kiai Sahal yang konsisten menjaga Khittah NU, ia berharap Rais Aam PBNU yang baru melanjutkan perjuangan Kiai Sahal. "Harapan kami, warisan Mbah Sahal berupa kemandirian NU dari politik praktis setidaknya bisa dilanjutkan," tandas Kiai Malik. (Nur Rokhim/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Aswaja, Warta Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kami ada untuk indonesia, Internet Marketer Nahdlatul Ulama.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Internet Marketer Nahdlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Internet Marketer Nahdlatul Ulama dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock