Sabtu, 11 Februari 2017

Rindu Gus Dur, Remaja Masjid ini Sowan Ciganjur

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Ikatan Remaja Masjid (Irmas) Nurul Huda Desa Kediri, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang, Jawa Barat sowan ke keluarga keluarga KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Ciganjur, Jakarta Selatan.

Rindu Gus Dur, Remaja Masjid ini Sowan Ciganjur (Sumber Gambar : Nu Online)
Rindu Gus Dur, Remaja Masjid ini Sowan Ciganjur (Sumber Gambar : Nu Online)

Rindu Gus Dur, Remaja Masjid ini Sowan Ciganjur

Ketua Irmas Nurul Huda, Kastaman, mengatakan sudah sejak lama mereka ingin sowan ke Ciganjur, bahkan ketika Gus Dur masih ada. Namun niat itu baru tercapai sekarang.

Jika Gus Dur masih ada, remaja masjid itu akan bersalaman, foto bareng, dan berdialog. “Dan sekarang kami masih sangat mencintai beliau dan masih butuh pemikiran dan nasihat dari beliau,” ujarnya melalui surat elektronik pada Kamis (4/12).

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Meski Gus Dur sudah wafat, remaja masjid tetap bersilaturahmi. Paling tidak menemui keluarganya. Kemudian ia bersama tujuh temannya mengunjungi Ny Hj Sinta Nuriyah, istri Gus Dur pada Selasa (2/12). “Alhamdulillah, semalam kami menginap di Ponpes Ciganjur, dan esok harinya kami disambut baik, dan bisa berhadapan langsung dengan beliau,” jelasnya.

Ia bersama teman-temannya mengaku senang bertamu di rumah sang idola, meski tetap saja ia terlihat hanya dalam foto yang terpajang di berbagai sudut rumah. “Kami mendapatkan nasihat dari Ibu Sinta,” lanjutnya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Ia menambahkan, keinginan remaja masjid itu selanjutnya bertemu dengan putri Gus Dur, Alissa Wahid selaku Seknas Gusdurian. “Kami meminta jadwal dalam rangka sebagai narasumber dalam acara seminar Maulid Nabi Muhammad dan acara deklarasi Gusdurian di Subang,” jelasnya.

Remaja masjid itu akan menemui Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj untuk diminta berceramah pada acara Muludan yang akan digelar pada bulan Januari.

Ia berharap Kiai Said berceramah di halaman anak-anak muda di kampungnya. Remaja, kata dia perlu ada bimbingan pemikiran maupun wawasannya secara lebih luas. “Perlu adanya bimbingan yang bisa menjadikan kedewasaan yang berilmu amaliyah, dan bisa beramal ilmiyah,” ungkapnya. (red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Budaya, Anti Hoax Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kami ada untuk indonesia, Internet Marketer Nahdlatul Ulama.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Internet Marketer Nahdlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Internet Marketer Nahdlatul Ulama dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock