Sabtu, 03 Februari 2018

Penampilan Mbah Arwani, Keseharian Kanjeng Nabi Muhammad SAW

Kudus, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Mbah Arwani satu-satunya kiai di Kudus yang pada masa hayatnya berpenampilan meneladani Nabi Muhammad SAW. Kiai yang alim dalam bidang Al-Qur’an ini, membawa sisir ke mana saja untuk menjaga penampilan dan kerapian.

Demikian dikatakan Mustasyar PBNU KH Sya’roni  Ahmadi saat menerangkan sifat dan tabiat Nabi Muhammad SAW kepada jamaah pengajian rutin Tafsir Al-Quran di Masjid Al-Aqsha Menara Kudus, Jum’at (9/5) pagi.

Penampilan Mbah Arwani, Keseharian Kanjeng Nabi Muhammad SAW (Sumber Gambar : Nu Online)
Penampilan Mbah Arwani, Keseharian Kanjeng Nabi Muhammad SAW (Sumber Gambar : Nu Online)

Penampilan Mbah Arwani, Keseharian Kanjeng Nabi Muhammad SAW

KH Sya’roni menceritakan, Nabi Muhammad mempunyai rambut panjang tidak lebih sampai telinga, mbah Arwani juga menjaga rambutnya hingga telinga.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Seperti juga yang dilakukan kanjeng Nabi,  Mbah Arwani juga selalu membawa sisir untuk merapikan  rambut usai melaksanakan wudhu,” kata KH Sya’roni.

Mbah Arwani selalu memakai cincin Seloko bukan cincin batu akik seperti yang dipakai kebanyakan orang. Sebab, cincin Nabi yang dipakai juga berupa seloko. “Tidak ada ulama yang bisa meniru prilaku kanjeng nabi kecuali mbah Arwani,”tegas KH Sya’roni.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Mengenang sosok Mbah Arwani,  Pengurus Bidang Media ISNU Kudus Rosidi menuturkan hal yang berbeda. Menurutnya, Mbah Arwani pernah menerima penghargaan “Al-Qoriul Kabir” dari pemerintah Arab Saudi pada tahun 2009.

“Ia menerima gelar itu karena karya tulisnya kitab Faidh al-Barakat fi as-Sabi’a Qira’at.  Mbah Arwani mempunyai tradisi menulis karya yang patut menjadi inspirasi dan teladan bagi santri dan generasi masa kini,” kata Rosidi saat memberi motivasi menulis santri di Madrasah Aliyah NU TBS.

KH Arwani merupakan ayahanda  Rais Syuriyah PCNU Kudus KH Ulil Albab Arwani. Ia lahir pada 15 Rajab 1323 H bertepatan dengan 5 September 1905 M di kampung Kerjasan Kota Kudus Jawa Tengah. iamendirikan pesantren Yanbu’ul Qur’an.

Pada 1 Oktober 1994 M, Mbah Arwani Wafat dalam usia 92 tahun (dalam hitungan Hijriyah) dan dikebumikan di kompleks pesantren Yanbu’ul Qur’an Kudus. Hingga kini makamnya selalu ramai diziarahi para santri dan masyarakat Kudus dan sekitarnya. (Qomarul Adib/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Hikmah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kami ada untuk indonesia, Internet Marketer Nahdlatul Ulama.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Internet Marketer Nahdlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Internet Marketer Nahdlatul Ulama dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock