Jumat, 15 Desember 2017

Inilah Nama-Nama Kiai Usulan Calon Ahwa PWNU Jatim

Jombang, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Meski menjadi pengawal sistem Ahlul halli Wal Aqdi (Ahwa) Rais Syuriyah PWNU Jatim menolak untuk dimasukkan dalam usulan nama-nama calon Ahwa.

Inilah Nama-Nama Kiai Usulan Calon Ahwa PWNU Jatim (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Nama-Nama Kiai Usulan Calon Ahwa PWNU Jatim (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Nama-Nama Kiai Usulan Calon Ahwa PWNU Jatim

"Jawa Timur merupakan penggagas sistem Ahwa ini, karenanya saya sendiri tidak etis jika dimasukkan dalam usulan yang kita sodorkan ke panitia," tutur KH Miftahul Akhyar di Media Center Muktamar ke 33 NU, Rabu (5/8).

Kiai Mif biasa dipanggil mengaku PWNU Jatim sudah menyetor nama nama calon untuk masuk sebagai Ahwa. Para kiai yang diusulkan diantaranya adalah, KH Makruf Amin, KH Nawawi Abdul Jalil, KH Anwar Mansur Kediri, KH Subadar dan KH Ali Mashuri (Gus Ali). 

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

"Saya tidak hafal, karena sejak awal untuk Ahwa ini kita tidak menyebut nama. Dan baru kemarin kita sodorkan," imbuhnya mengatakan.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Nama nama kiai yang diusulkan ini, lanjutnya dinilai memiliki kriteria sebagai calon Ahwa, yakni  faqih atau alim, muaddin atau mengerti agama, muharrik atau mampu mendinamisasi organisasi atau sebagai penggerak organisasi, kemudian memiliki kharisma dan mutawarrik atau wirai.

"Wirai ini adalah bukan hanya soal haram yang  tidak mau, subhab saja tidak mau beliau ini. Dan juga tidak wira-wiri atau menjadi calo politik," tandasnya.

Mengapa KH Muchit Muzadi tidak masuk? Rais PWNU ini mengatakan, sudah meminta ijin akan mengusulkan kakak kandung KH hasyim Muzadi ini. Namun yang bersangkutan menolak.

"Beliau tidak diusulkan, karenan beliau tidak mau," jawabnya.

Terkait beberapa pengurus Cabang NU Jawa Timur yang tidak mendukung sistem Ahwa ini KH Miftahul Ahyar meminta maaf kepada seluruh pengurus NU yang sama-sama mendorong dan memperjuangkan Ahwa.

”Mohon maaf, semuanya. Sebagai penggagas dan pendorong sistem Ahwa ternyata Jawa Timur sendiri ada yang lolos," ujarnya seraya meminta PCNU patuh terhadap keputusan dan kesepatan bersama.

"Di NU itu kan yang diutamakan adalah ketaatan, karenanya kita minta cabang cabang sepaham lah," tandasnya.

KH Miftahul Akhyar juga meminta kepada panitia untuk benar-benar transparan terkait tabulasi nama nama calon Ahwa yang diusulkan PWNU dan PCNU.

"Janjinya panitia akan transparan soal tabulasi nama-nama calon Ahwa, kita harapkan mereka betul betul transparan," pungkasnya. (Muslim Abdurrahman/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama IMNU Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kami ada untuk indonesia, Internet Marketer Nahdlatul Ulama.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Internet Marketer Nahdlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Internet Marketer Nahdlatul Ulama dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock