Senin, 13 November 2017

LKNU Dorong Warga NU Ikuti Pekan Imunisasi Nasional Polio

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama



Polio merupakan penyakit yang dapat menyebabkan pertumbuhan bayi terlambat, cacat permanen atau bahkan meninggal dunia dan belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit ini. 

LKNU Dorong Warga NU Ikuti Pekan Imunisasi Nasional Polio (Sumber Gambar : Nu Online)
LKNU Dorong Warga NU Ikuti Pekan Imunisasi Nasional Polio (Sumber Gambar : Nu Online)

LKNU Dorong Warga NU Ikuti Pekan Imunisasi Nasional Polio

Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama LKNU menghimbau kepada seluruh warga NU yang memiliki balita (usia 0-59 Bulan), untuk mendatangi POS Pekan Imunisasi Nasional Polio (PIN) terdekat pada tanggal 8-15 Maret 2016 agar mendapatkan imunisasi Polio secara gratis. 

"Vaksinasi polio dapat melindung balita dari penyakit yang mengakibatkan cacat fisik atau mental yang sulit disembuhkan," ungkap Hisyam Said Budairy, Ketua Lembaga Kesehatan PBNU.

Indonesia pada tanggal 27 Maret 2014 menerima sertifikat bebas polio dari organisasi kesehatan dunia, WHO. Untuk mendapatkan sertifikasi tersebut, persyaratan yang harus dipenuhi antara lain pemantauan yang ketat, dan tidak ditemukannya kasus baru polio yang disebabkan virus polio asli dari negara tersebut selama tiga tahun berturut-turut.

Untuk turut mewujudkan dunia bebas polio pada 2020, direktur Surveilan dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, Jane Soepardi mengatakan pemerintah menargetkan minimal 95 persen anak di bawah 5 tahun (0–59 bulan) di seluruh Indonesia mendapat imunisasi polio melalui PIN Polio 2016. 

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

"Kegiatan imunisasi akan berlangsung pada 8–15 Maret 2016. PIN Polio ini bertujuan memberikan perlindungan optimal dari penyakit polio," ungkapnya.

Berkaitan dengan beredarnya gambar bungkus vaksin polio di media sosial yang bertuliskan "pada proses pembuatannya bersinggungan dengan bahan bersumber babi," Oscar Primadi, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan memastikan PIN Polio 2016 menggunakan vaksin tetes "Oral Polio Vaccine" produksi PT.Biofarma, dan tidak ada tulisan apapun terkait bahan bersumber babi.

Pada tahun 2011 lalu, PBNU melalui Lembaga Kesehatan dan Lembaga Bahtsul Masail telah melakukan kajian terhadap vaksin polio produksi Biofarma. Hasil kajian tersebut dikeluarkan dalam keputusan yang menyatakan bahwa Vaksin tetes OPV (Oral Polio Vaksin) yang diproduksi oleh PT.Biofarma hukumnya boleh digunakan untuk imunisasi. Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Pesantren, RMI NU Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kami ada untuk indonesia, Internet Marketer Nahdlatul Ulama.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Internet Marketer Nahdlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Internet Marketer Nahdlatul Ulama dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock