Rabu, 06 September 2017

Pemerintah dan Warga Mesti Bersikap Proporsional Terhadap Gafatar

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama - Wakil Sekretaris Jenderal PBNU H Ulil Abshar Hadrawi memberikan tanggapan terkait kelompok Gafatar. Ia mengharapkan negara hadir dalam menjamin kebebasan rakyatnya dalam berorganisasi. Kendati demikian, pemerintah juga memanajemen kebebasan itu agar tidak bertabrakan dengan norma-norma di masyarakat.

Demikian disampaikan H Ulil terkait sikap-sikap reaktif sejumlah warga terhadap kelompok Gafatar, di gedung PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (21/1).

Pemerintah dan Warga Mesti Bersikap Proporsional Terhadap Gafatar (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemerintah dan Warga Mesti Bersikap Proporsional Terhadap Gafatar (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemerintah dan Warga Mesti Bersikap Proporsional Terhadap Gafatar

Menurutnya, Gafatar sebagai sebuah fenomena sosial harus dilihat secara rinci, apakah masuk ke dalam fenomena keorganisasian atau masuk ke dalam isu-isu keagamaan. Sebagai sebuah organisasi, kelompok ini tidak bisa dihukumi dengan kacamata agama tapi harus dilihat dari Undang-undang keorganisasian.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Pemerintah, menurutnya, harus melihat dengan jelas apakah organisasi ini melakukan pelanggaran dalam aktivitasnya. Jika terbukti ada pelanggaran, pemerintah berhak memberikan tindakan. Selain itu pemerintah diimbau untuk melindungi anggota Gafatar dari tindakan-tindakan anarkis.

“Sebagai warga NU, jika melihat orang melakukan kesalahan, jangan lah mendahulukan tindakan kekerasan melainkan harus melakukan pendekatan yang baik, misal dengan menunjukan ke jalan yang baik,” tukasnya. (Adi Sucipto/Alhafiz K)

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Sejarah, Humor Islam Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kami ada untuk indonesia, Internet Marketer Nahdlatul Ulama.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Internet Marketer Nahdlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Internet Marketer Nahdlatul Ulama dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock