Senin, 13 Juni 2016

NU Cilegon Desak Pemerintah Upayakan Kesamaan Upah

Cilegon, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. PCNU Kota Cilegon Banten mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon agar perusahaan yang mempekerjakan orang asing dan pribumi diupah dengan seimbang. Kuota tenaga kerja pribumi juga harus lebih banyak daripada orang asing. 

“Kami dari PCNU Kota Cilegon mendesak kepada Pemkot Cilegon agar memperketat izin orang asing untuk bekerja ataupun tinggal di Wilayah Cilegon,” kata KH. Hifdullah selepas kegiatan bahsul  masail PCNU Kota Cilegon beberapa waktu lalu.

NU Cilegon Desak Pemerintah Upayakan Kesamaan Upah (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Cilegon Desak Pemerintah Upayakan Kesamaan Upah (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Cilegon Desak Pemerintah Upayakan Kesamaan Upah

KH. Hifdullah juga berpandangan, kehadiran para pekerja asing asal Korea di Kota Cilegon berpotensi akan mengubah budaya dan perilaku masyarakat, yang cenderung akan semakin jauh dari nilai-nilai ajaran Islam. 

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

”Berdasarkan laporan dari warga Nahdliyin yang masuk kepada kami, banyak sekali warga asing terutama Korea yang membawa budayanya ke Cilegon. Bahkan pada saat bulan Ramadhan, restoran yang menyajikan menu Korea buka di siang hari, dan ini jelas sekali menyalahi pertauran pemerintah. Kami siap mengawal apabila ada organisasi atau instansi yang terkait untuk melakukan pengawasan terhadap pekerja asing, terutama Korea,” tegas KH. Hifdulloh.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Karena itulah PCNU juga mendesak supaya pemerintah membuat lembaga yang memberikan pengawasan orang asing di Cilegon. 

Terkait hal itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cilegon, Erwin Harahap mengatakan, untuk masalah warga negara asing yang bekerja di Cilegon, pihaknya sudah cukup ketat dalam memberikan izin. Dokumen tenaga kerja asing yang masuk semuanya sudah lengkap. Bahkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan membentuk tim untuk mendatangi KS-Posco dan mengecek jumlah pekerja orang asing. 

"Apakah sudah sesuai dengan yang dilaporkan atau tidak. Kalau terjadi penyimpangan, akan kami beri tindakan tegas. Untuk mempelajari hal tersebut, kami butuh payung hukum seperti apa penerapannya. Untuk itu tanggal 2 September besok, kami akan lakukan studi banding ke Batam terkait penanganan pekerja asing,” terang Erwin. 

Seperti diketahui, menurut PCNU Kota Cilegon, perkembangan investasi Korea Selatan makin pesat di Kota Cilegon. Kemudian pekerja asal Korea yang berdatangan dan menetap di Kota Cilegon.

Redaktur    : Abdullah ALawi 

Kontributor: AA Candra Zaini  

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Pertandingan Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kami ada untuk indonesia, Internet Marketer Nahdlatul Ulama.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Internet Marketer Nahdlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Internet Marketer Nahdlatul Ulama dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock