Sabtu, 11 April 2015

Ketika Vokalis “Debu” Bercerita Tentang Kisah Cinta Laila-Majnun

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Vokalis grup musik religi, Debu, Musthofa tampil di acara pembukaan Nahdlatul Ulama Cultural and Business (NUCB) Expo 2015 yang digelar oleh LTMNU, Rabu (14/10) di Gedung Smesco UKM, Jl Gatot Subroto Jakarta. Ditemani 8 personil lainnya, Musthofa berkisah tentang cinta Laila dan Majnun sebelum membawakan kisah tersebut dalam bentuk lagu.

Ketika Vokalis “Debu” Bercerita Tentang Kisah Cinta Laila-Majnun (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketika Vokalis “Debu” Bercerita Tentang Kisah Cinta Laila-Majnun (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketika Vokalis “Debu” Bercerita Tentang Kisah Cinta Laila-Majnun

Musthofa menceritakan, bahwa Majnun setiap malam dibuat mabuk kepayang jika memikirkan gadis pujaan hatinya, yaitu Laila. Sampai ketika itu Majnun diundang ke sebuah acara. Ternyata di acara tersebut Laila, sang pujaan hatinya pun ikut diundang hadir bersama keluarganya.

“Kisah cinta mereka cukup masyhur, bahkan Majnun mendapat rintangan yang cukup berat karena kedua orang tua Laila kurang suka Majnun jatuh cinta pada anaknya,” kisah Musthofa.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Majnun, lanjutnya, hanya bisa memandang Laila dari jarak kejauhan. Namun demikian, jarak tersebut sudah mampu membuat hatinya berdesir dan jantung berdegup kencang.

“Sampai akhirnya, tibalah acara makan. Semua tamu undangan antri untuk mengambil makanan tak terkecuali Laila dan Majnun,” jelasnya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Dia kembali menjelaskan, bahwa antrian makan yang terus terpangkas menjadikan jarak pandang Majnun semakin dekat dengan Laila. Peristiwa tersebut membuat jantungnya semakin berdegup kencang. “Semakin dekat, semakin kencang detak jantung Majnun,” ujarnya.

Setelah jarak Majnun sangat dekat, tutur Musthofa, tiba-tiba piring yang dipegangnya terjatuh ke lantai dan pecah. Suara piring cukup menarik perhatian tamu-tamu lain. Orang tua Laila cukup senang melihat tingkah laku Majnun yang dianggap memalukan sehingga Laila pun akhirnya akan terbuat malu.

“Tapi orang tua Laila dibuat bingung oleh Majnun dan anaknya sendiri. Mereka justru saling tersenyum satu sama lain. Ada apa? Ternyata jatuhnya piring membuat hati Majnun justru bahagia. Karena dengan demikian, Majnun kembali bisa mengantri dan bisa dekat dengan sang pujaan hatinya,” tutup Musthofa. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Daerah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kami ada untuk indonesia, Internet Marketer Nahdlatul Ulama.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Internet Marketer Nahdlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Internet Marketer Nahdlatul Ulama dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock