Selasa, 08 Mei 2012

Ikut Rawat Jenazah-Rajin Tahlilan Hindarkan Pemuda dari Paham Radikalisme

Jakarta, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Komunitas yang menamakan diri Nahdliyin Nusantara atau Nahnu di DKI Jakarta bekerjasama dengan IKA-PMII menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Tata Cara Merawat Jenazah dan Menjadi Imam Tahlil. Kegiatan dilaksanakan di Musholla Baiturrahimin Jatinegara Jakarta Timur, Ahad (12/4) kemarin.

Ikut Rawat Jenazah-Rajin Tahlilan Hindarkan Pemuda dari Paham Radikalisme (Sumber Gambar : Nu Online)
Ikut Rawat Jenazah-Rajin Tahlilan Hindarkan Pemuda dari Paham Radikalisme (Sumber Gambar : Nu Online)

Ikut Rawat Jenazah-Rajin Tahlilan Hindarkan Pemuda dari Paham Radikalisme

Menurut Ketua Umum Sekretariat Nasional Nahnu Miftahul Aziz acara tersebut dihadiri oleh organisasi pemuda masjid di wilayah DKI Jakarta dan jamaah Musolla Baiturrahim, khususnya pemuda.

Aziz mengatakan, bermasjid harus menjadi gaya hidup pemuda tentunya dengan kegiatan – kegiatan positif didalamnya dalam rangka memakmurkan masjid, seperti pelatihan merawat jenazah dan menjadi imam tahlil yang sedang berlangsung.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Masjid harus dikembalikan fungsinya yang lebih luas tidak hanya sebagai tempat sholat tetapi juga sebagai pusat silaturrahim dan kegiatan positif, pusat syiar islam rahmatalilalamin bukan sebaliknya dan pemuda harus menjadi pelopor di dalamnya.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

"Anak muda itu harus semestinya punya kegiatan-kegiatan yang positif, memakmurkan masjid adalah bagian dari kegiatan itu, seharusnya bermasjid harus jadi gaya hidup anak muda sekarang," tuturnya kepada Internet Marketer Nahdlatul Ulama usai pembukaan acara tersebut, Ahad (12/4).

Lebih lanjut Setnas Nahnu mengapresiasi kegiatan ini, apalagi di tengah ancaman paham radikalisme yang sangat nyata menjadikan pemuda sebagai sasaran utama, fakta bahwa pelalu beberapa peristiwa terorisme di indonesia menjadikan pemuda sebagai pelaku sekaligus korban, bahkan pelaku bom JW marriot dan Masjid polres Cirebon usianya masih relatif muda.

Hal tersebut harus direspon dengan tidak hanya memberikan pemahaman islam yang rahmatalilalamin tetapi juga diperlukan kegiatan-kegitan yang positif dan merangkul para pemuda untuk dekat dengan masyarakat dan terlibat pada kegiatan sosial kemasyarakatan.

"Nahnu meyakini pemuda yang rajih tahlil, rajin tawasul dan aktif silaturrahim terlibat kegiatan bersama masyarakat akan terhindar dari pengaruh radikalisme dan terorisme," imbuhnya.

Pelatihan tersebut dibuka oleh Zainul Munasichin Staf Khusus Menpora Bid. Kepemudaan dan dihadiri beberapa tokoh agama dan Masyarakat sekitar Musolla Baiturrahimin seperti H. Yusuf Mujni yang merupakan shohibul bait. (Nashr Fanie/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Sejarah Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kami ada untuk indonesia, Internet Marketer Nahdlatul Ulama.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Internet Marketer Nahdlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Internet Marketer Nahdlatul Ulama dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock