Jumat, 06 April 2012

Kemenag Diminta Telusuri Keaslian Kitab Mbah Hasyim

Surabaya, Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Kementerian Agama (Kemenag) melalui lembaga pusat penelitian dan pengembangan yang dimiliki perlu lebih serius memperhatikan karya tulis ulama pesantren. Selain menerbitkannya, juga menelusuri keaslian tulisan itu.

Rekomendasi ini dimunculkan Rais Syuriyah PBNU yang juga imam besar Masjid Istiqlal Jakarta KH Ali Musthofa Yaqub dalam acara halaqah ulama yang digelar Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Kemenag di Surabaya, Jawa Timur, Senin (2/12) kemarin.

Kemenag Diminta Telusuri Keaslian Kitab Mbah Hasyim (Sumber Gambar : Nu Online)
Kemenag Diminta Telusuri Keaslian Kitab Mbah Hasyim (Sumber Gambar : Nu Online)

Kemenag Diminta Telusuri Keaslian Kitab Mbah Hasyim

Dia menceritakan betapa seorang ulama klasik, Imam Suyuthi, yang memiliki 647 kitab, tak ada seperempat dari keseluruhan karyanya itu yang dicetak. Hal ini dikarenakan karyanya yang tersebar di masyarakat banyak yang terbukti dibajak oleh orang yang tak bertanggung jawab.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Makanya, saya meragukan kumpulan kitab karya Mbah Hasyim (Irsyadus Sari karya KH Hasyim Asy’ari, red) yang dikumpulkan oleh Gus Ishom (KH Muhammad Ishomuddin Hadziq) itu. Apa betul itu semua karya beliau? Karena bahasa Arabnya rendah,” ujar Kiai Ali Musthofa.

Kitab Irsyadus Sari yang juga berjudul “Kumpulan Kitab Karya Hadlratus Syaikh KH Hasyim Asyari” memuat 15 judul kitab dalam terbitan tahun 2013 oleh Pustaka Tebuireng Jombang. Menurut Kiai Ali Musthofa, penelitian terhadap karya Hadratus Syaikh patut dilakukan secara mendalam.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama

“Kalau perlu cari murid-murid Mbah Hasyim. Wawancarai mereka. Lalu lakukan uji perbandingan dengan kitab lainnya yang membahas tentang hal itu,” pungkasnya. (Ali Musthofa Asrori/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Internet Marketer Nahdlatul Ulama Pahlawan Internet Marketer Nahdlatul Ulama

Kami ada untuk indonesia, Internet Marketer Nahdlatul Ulama.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Internet Marketer Nahdlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Internet Marketer Nahdlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Internet Marketer Nahdlatul Ulama dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock